• Homepage
  • >
  • TIPS
  • >
  • Cloudera Luncurkan Layanan Cloud Gudang Data Pertama dengan Cloudera Altus Analytic DB

Cloudera Luncurkan Layanan Cloud Gudang Data Pertama dengan Cloudera Altus Analytic DB

  • Karyoto
  • 5 Desember 2017
  • 0

Cloudera, Inc, platform modern untuk pembelajaran mesin (machine learning) dan analitik yang dioptimalisasi untuk cloud, mengumumkan peluncuran Cloudera Altus Analytic DB versi beta.

Cloudera Altus Analytic DB merupakan layanan cloud gudang data pertama yang mendekatkan gudang ke data melalui arsitektur penyesuaian cloud unik yang mengeliminasi pergerakan data yang kompleks dan mahal.

Berbasis Cloudera Altus Platform-as-a-Service (PaaS), Altus Analytic DB menghadirkan layanan mandiri instan untuk analitik BI dan SQL bagi setiap pengguna dengan mudah, andal, dan aman. Selain itu, dengan memanfaatkan Shared Data Experience (SDX), data dan katalog yang sama dapat diakses oleh para analis, ilmuwan data, teknisi data, dan lainnya dengan menggunakan tool yang mereka pilih –SQL, Python, R– semua dilakukan tanpa pergerakan data.

Cloudera Altus Analytic DB, yang dikembangkan dengan mesin pencari SQL berkinerja tinggi, Apache Impala (yang baru saja ditingkatkan ke Top-Level Project), menghadirkan kekuatan dan fleksibilitas penuh dari database analitik modern berbasis cloud bagi perusahaan secara cepat, mudah, andal, dan aman.

Bagi banyak perusahaan enterprise, tantangan lingkungan analitik saat ini telah menyebabkan sejumlah keterbatasan bagi para analis bisnis dan TI. Berbagai kendala sumber daya membuat laporan penting dan SLA diprioritaskan, namun membatasi akses layanan mandiri bagi proses pencarian dan beban kerja lainnya.

Untuk mendukung beban kerja dan akses tambahan di luar SQL, silo data menjadi berkembang dan menyebabkan pengelolaan beberapa salinan data menjadi tidak efisien, kesulitan dalam menerapkan kebijakan keamanan yang konsisten, serta masalah tata kelola. Sementara itu, para pengguna bisnis berjuang untuk menganalisis data di seluruh silo ini dan membatasi kemampuan untuk berkolaborasi dengan kelompok-kelompok, termasuk bersama para pakar dan teknisi data.

Cloudera Altus Analytic DB menghilangkan berbagai keterbatasan tersebut melalui kecepatan dan penyesuaian cloud. Yang menjadi inti Altus Analytic DB merupakan arsitektur uniknya untuk mendekatkan gudang ke data, sehingga memungkinkan akses langsung dan berkelanjutan ke semua data dalam penyimpanan objek cloud. Desain yang sederhana namun kuat ini memberikan manfaat yang signifikan bagi tim TI, para analis bisnis, serta pengguna non-SQL.

“Dengan arsitektur unik dari Cloudera, kami telah membantu para pelanggan kami dalam memodernisasi gudang data mereka, baik on-premise maupun dalam lingkungan cloud,” ungkap Charles Zedlewski, Senior Vice President of Product, Cloudera dalam siaran pers nya, Senin (04/12/2017).

“Cloudera Altus Analytic DB melanjutkan jalur pengembangan itu, sehingga memudahkan para analis untuk memperoleh akses layanan mandiri khusus untuk analitik BI dan SQL, yang semuanya dilakukan dengan fokus enterprise. Tanpa perlu memindahkan data ke platform Cloudera Altus, para pengguna dapat dengan cepat melakukan spin-up kluster bagi pelaporan bisnis, eksplorasi, dan bahkan menggunakan Altus Data Engineering untuk menerapkan jaringan lini data, di seluruh data yang sama dan Shared Data Experience tanpa mempengaruhi kinerja atau SLA,” tambahnya.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *