• Homepage
  • >
  • TIPS
  • >
  • Dukung Gerakan EBT – ATW Solar Perkenalkan Solusi Energi Surya Inovatif

Dukung Gerakan EBT – ATW Solar Perkenalkan Solusi Energi Surya Inovatif

  • Karyoto
  • 2 Desember 2017
  • 0

Sejalan dengan komitmen pemerintah untuk penghematan energi dengan menggunakan energi baru dan  terbarukan,  ATW Solar, sebagai pionir dari perusahaan penyedia sistem listrik surya atap (Rooftop Solar PV System) di Indonesia, barubaru ini secara resmi memperkenalkan solusi listrik tenaga surya yang dapat diandalkan oleh konsumen di pasar Indonesia.

ATW Solar berkomitmen untuk memberdayakan konsumen Indonesia dalam memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber energi listrik mandiri dan menjadikan energi surya sebagai tren gaya hidup baru, dengan menyediakan sistem panel surya fotovoltaik kualitas internasional dari REC, pabrikan panel surya asal Norwegia.

Menurut Caroline Weno selaku Presiden Komisaris PT ATW Sejahtera, ATW Solar berkomitmen penuh dalam mendukung agenda pemerintah terkait pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), salah satunya Deklarasi Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap Menuju Gigawatt Fotovoltaik di Indonesia, yang diluncurkan dalam Indo EBTKE Conex dan Bali Clean Energy 2017.

“Kami melihat bahwa harus ada peran aktif masyarakat untuk mulai mengenal dan menggunakan energi surya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui serangkaian kampanye yang akan kami jalankan ke depan, kami berdedikasi untuk mengedukasi dan  menggaungkan pentingnya energi surya sehingga pada akhirnya menjadi sebuah gaya hidup baru yang terus melekat,” ujar Caroline, saat pengenalan teknologi panel surya fotovoltaik, di jakarta, Senin ( 27/11/2017) lalu.

Sementara itu pada kesempartan yang sama Paulus Adi Wahono selaku Presiden Direktur PT ATW Sejahtera, mengungkapkan bahwa ATW Solar menyediakan solusi energi surya yang ramah (friendly solar energy solutions) untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi pengguna, dengan menekankan pada tiga komitmen utama yaitu: ramah pengguna (user-friendly), ramah terhadap tagihan (bill-friendly) dan ramah lingkungan (eco-friendly).

“Dengan menggunakan ATW Solar,  konsumen Indonesia dapat melakukan penghematan biaya listrik sekaligus peduli terhadap lingkungan dengan mengaplikasikan pemanfaatan tenaga listrik surya dalam kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Paulus pada kesempatan tersebut.

Paulus juga menjelaskan bahwa dengan menggunakan solusi ATW Solar, pengguna dapat menghemat biaya penggunaan listrik 50 -70 %.  Di samping itu menurut Paulus, biaya perawatan teknplogi panel surya tersebut tergolong sangat murah sekali.

Untuk menudukung penggunaan solusi energi surya tersebut, ATW Solar menjalin kerjasama dengan dengan produsen ternama yang dikenal sebagai yang terbaik di bidangnya, yaitu REC (Norway), KACO (Jerman), dan Fronius (Austria).

“Dengan bekerjasama  dengan mitra kelas dunia, ATW Solar percaya diri untuk menawarkan solusi yang layak secara ekonomis ke pasar. Solusi energi surya ini kami persembahkan untuk konsumen Indonesia agar dapat menikmati gaya hidup yang lebih hijau, modern dan sekaligus melakukan penghematan biaya listrik,” ujar Paulus mengaskan.

Lebih jauh Paulus juga mengungkapkan bahwa  dalam jangka panjang, dengan kekuatan energi yang berkelanjutan ini, konsumen dapat secara tidak langsung terhindar dari dampak kenaikan tarif listrik.  Menurut Paulus, rata-rata kenaikan tarif listrik per tahun sekitar 7%.

“Kami optimis untuk menjadikan energi surya sebagai tren gaya hidup modern terbaru yang ramah lingkungan. Dengan panel surya, kita tidak perlu khawatir dengan tren tarif listrik yang cenderung meningkat . Selain itu, kita turut serta go green, membantu menjaga kelestarian lingkungan di atap rumah sendiri dengan menggunakan sumber energi yang terbarukan dan tanpa polusi,”  ujar Paulus optimis.

Untuk lebih memasyarakatkan penggunaan solusi energi surya, ATW juga menggandeng mitra lokal seperti  Smart Grid Initiative Indonesia  (PJCI ). Selain itu untuk lebih mempopulerkan penggunaannya  ATW Solar juga menggandenga  aktor  Nicholas Saputra, sebagai brand ambassador.

 

 

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *