• Homepage
  • >
  • BERBISNIS
  • >
  • Jalin Kerjasama dengan BBPLK Bekasi, Schindler Luncurkan Program Magang Perdana di Indonesia

Jalin Kerjasama dengan BBPLK Bekasi, Schindler Luncurkan Program Magang Perdana di Indonesia

  • Karyoto
  • 11 Oktober 2017
  • 0

Membangun SDM yang handal merupakan aspek penting  dalam perusahaan.  Menyadari akan hal itu Berca Schindler  beupaya untuk mengembangkan SDM  yang kuat dengan  meluncurkan program magang perdana yang dikembangkan bersama BBPLK (Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja) Bekasi, sebuah lembaga pelatihan kejuruan terkemuka di Indonesia.

Untuk merealisaskikan program tersebut  Pihak  Group Central Cipta Murdaya, yang diwakili oleh Karuna Murdaya bersama Presiden Direktur PT Berca Schindler Lifts, Willis Phua; dan Kepala BBPLK Bekasi, Helmiati Basri  telah menandatangani pernyataan kehendak bersama (joint declaration of intent) pada hari Senin ( 09/10/2017)  di BBPLK Bekasi.

Menurut Karuna Murdaya dalam sambutannya mengungkapkan  pentingnya  membangun tenaga berkualitas, mengingat masih terdapatnya kesenjangan antara kebutuhan dan jumlah tenaga kerja yang berkualitas. “ Dengan adanya  program ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan investasi di Indonesia melalui pengembangan  tenaga kerja yang berkualitas,” ujar Karuna dalam sambutannnya saat penandatangan kerjasama tersebut di Bekasi, Senin ( 09/10/2017).

Dalam sambutannnya karuna juga menekan kan beberapa aspek tentang pentingnya  pengembangan bagi talenta muda untuk bisa berprestasi dalam dunia bisnis. Hal lain yang menjadi penekanan Karuna adalah tentang pentingnya  peningkatan kesadaran  terhadap aspek  K3 serta  standar yang berkualitas.

Schindler sebagai pemimpin di industri lift, mendukung peningkatan standar keselamatan dan kualitas industri lift di Indonesia. Schindler meluncurkan pusat pelatihan terbesarnya di Asia Tenggara di Puri Indah pada awal tahun ini dengan kapasitas yang mampu menampung berbagai pelatihan hingga 300 orang per tahun.

Sementara itu menurut    Willis Phua, program magang gabungan bersama BBPLK Bekasi ini akan menghasilkan sejumlah karyawan muda berbakat di bidang teknis industri lift.  “Hal ini pasti akan membantu para pemain lainnya di industri ini untuk mengimplementasikan dan meningkatkan standar keselamatan dan kualitas industri lift di Indonesia,” ungkap Willis Phua, Presiden Direktur Berca Schindler,  usai menandatangi  MOU bersama  BBPLK Bekasi, di Bekasi, Senin ( 09/10/2017).

Hal senada diungkapkan  Helmiaty Basri, Kepala BBPLK Bekasi,  bahwa  pihaknya  sangat senang dapat mengembangkan suatu program yang sangat praktis bersama pemimpin industri seperti Schindler.  “ Kami telah membantu menyesuaikan kurikulum dengan menyisipkan modul-modul dari disiplin ilmu kelistrikan, elektro dan mesin dari beragam kursus yang kami miliki guna memastikan bahwa para peserta magang dapat menerapkan apa yang mereka pelajari di ruang kelas langsung ke lingkungan kerja nyata,” ujar  Helmiaty  pada kesempatan yang sama.

Program hasil kerjasama  Berca Schindler Lifts dan BBPLK  ini menggabungkan berbagai aspek pengembangan penting bagi para peserta magang. Program ini mencakup pelatihan berbasis kerja, kurikulum yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan, sertifikasi yang diakui, serta peluang pengembangan karier yang jelas setelah mengikuti program magang.

Kurikulum program magang memfasilitasi para peserta magang dengan beragam keterampilan yang relevan dan khusus yang dibutuhkan di industri lift dan eskalator. Keterampilan-keterampilan ini meliputi aspek instalasi, pemeliharaan dan perbaikan lift dan eskalator. Para peserta magang juga memperoleh kesempatan kerja di seluruh bisnis operasional Schindler guna memberikan mereka pengalaman kerja yang nyata.

Program ini bertujuan untuk membangun fondasi yang kuat bagi banyak karyawan yang akan memulai karier mereka bersama Schindler sebagai teknisi dan berkembang menjadi pakar-pakar teknik masa depan.

Program  ini perekrutan pesertanya  dilakukan  oleh Schindler dilakukan setiap tahun mulai dari bulan Maret hingga Mei, kemudian program akan dimulai pada bulan Juli setiap tahunnya. Para calon peserta yang ingin mengikuti program ini harus sudah menyelesaikan Sekolah Menengah Kejuruan di jurusan teknik mesin atau elektro.

Peserta magang yang lebih diutamakan adalah mereka yang baru saja lulus dan harus berkewarganegaraan Indonesia. Sementara  untuk biaya program akan dibayarkan oleh perusahaan dan para peserta  juga akan menerima uang saku bulanan selama program berlangsung.

 

 

 

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *