Kampanyekan Pencegahan Diabetes, Dompet Dhuafa dan PT TEP Gelar Pemeriksaan Gratis Penderita Diabetes

  • Karyoto
  • 18 Maret 2018
  • 0

Menurut berbagai laporan dan data menunjukan bahwa angka penderita penyakit Diabetes Melitus  (DM) di dunia terus meningkat. Sehingga hal itu menjadi persoalan serius di dunia. Tercatat sebanyak 422 juta atau 8,5 persen penyandang diabetes yang berusia 18 tahun. Indonesia merupakan negara yang berada di urutan keempat dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia. Tidak hanya itu, diabetes juga merupakan penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia.

Menyadari tingginya angka penderita Diabetes Mellitus ( DM ) di dunia saat ini dan  menjadi persoalan serius dunia tersebut , Dompet Dhuafa ( DD ) dan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PT TEP) melalui program CSR nya, baru-baru ini menggelar program pemeriksaan secara dini DM bagi 555 perempuan di Koja-Jakarta Utara.

Program pemeriksaan dini gratis bagi perempuan di kawasan Koja- Jakarta Utara tersebut dilaksankan di Gerai Sehat Rorotan, sebuah pusat layanan kesehatan yang merupakan hasil kerjasama antara Dompet Dhuafa Social Enterprise dengan PT TEP melalui program CSR nya.

Menurut General Affairs Manager PT TEP, Afiat Djajanegara, pihaknya selalu mendukung berbagai program kesehatan di lingkungan perusahaanya berada.

“Sebagai bentuk CSR dari PT TEP, kami mendukung program pemerintah dalam mencegah Diabetes Melitus dengan deteksi dini. Di Gerai Sehat Rorotan sebenarnya sudah ada poli yang menangani DM tapi dalam merayakan ulang tahun ketiga Gerai Sehat Rorotan kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat untuk melakukan deteksi dini DM, terutama perempuan, ” ujar Afiat seusai acara pemeriksaan gratis para penderita DM di Jakarta, Kamis (15/03/2018).

Lebih lanjut Afiat mengungkapkan bahwa PT TEP telah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk pembangunan Gerai Sehat Rorotan bersama dengan DD. Oleh karenanya ia berharap apa yang telah dikeluarkannya setimpal dengan manfaat yang terima dan dirasakan oleh masyarakat. “ Dari tahun ke tahun kami menargetkan peningkatannya sebesar 10% ,” jelas Affiat. Ia juga berharap setiap tahunnya dapat terus meningkatkan jumlah para penerima manfaat dari program CSR nya.

Bagi Affiat yang penting seberapa besar dana yang dikeluarkan minimal harus sebanding atau lebih besar dampak sosial yang diterima bagi para penerima manfaat program tersebut.

Sementara itu Direktur Pengembangan Usaha Sosial Dompet Dhuafa Social Enterprise, Rini Suprihartanti, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memaksimalkan pengelolaan dan pelayanan kesehatan di Gerai Sehat Rorotan, sesuai dengan setandar dan target yang ditetapkan oleh PT TEP sebagai penyandang dana.

“Kegiatan pemeriksaan dan pencegahan diabetes telah dilakukan di 5 Kelurahan di Jakarta Utara yakni Kalibaru, Koja, Warakas, Marunda dan Rorotan. Selain dari pasien Gerai Sehat Rorotan, kami juga meminta data dari Puskesmas terkait untuk mengetahui data masyarakat yang berpotensi DM. Terutama perempuan, karena perempuan ternyata memiliki peluang lebih besar dalam mengidap DM,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Sosial Dompet Dhuafa Social Enterprise, Rini Suprihartanti pada kesempatan yang sama.

 

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *