Kemenhan Lakukan PKS Bela Negara Dengan BPHN Kementerian Hukum dan HAM RI

  • Churry
  • 14 Oktober 2017
  • 0

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM RI untuk bersama melakukan sosialisasi bela negara dalam program “Bela Indonesiaku”. Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antara BPHN Kementerian Hukum dan Ham RI dengan Idekami Kreatif Komunika, selaku pelaksana program “Bela Indonesiaku”.

Kerja sama: (kiri ke kanan): Direktur Bela Negara M Faisal , Sekretaris Badan Pembinaan Hukum Nasional Audi Murfi , Ketua Pelaksana Bela Indonesiaku yang juga direktur Idekami Kreatif Komunika , Ricky H Sutjipto, dan Kepala Bidang Bantuan Hukum, Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum , C. Kristomo , saat melakukan program kerjasamanya , di Jakarta . (ist)

Kerja sama ini merupakan salah satu wujud komitmen antar lembaga dalam upaya ikut serta menyukseskan program Bela Indonesiaku yang merupakan program sosialisasi resmi bela negara yang diinisiasi Kemenham RI. Guna memaksimalkan program ini, Kementerian Pertahanan menjalin kerja sama untuk pelaksanaan program bela negara dengan sejumlah kementerian, organisasi masyarakat sipil, komunitas, BUMN dan organisasi lainnya untuk bersama menyukseskan kegiatan ini di tengah masyarakat luas.

Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, Laksma Dr. M. Faisal, S.E, M.M, saat acara penandatanganan kerja sama ini menjelaskan bahwa kerja sama ini senada dengan unsur dari bela negara, yakni Cinta Tanah Air di mana melalui BPHN dan Bela Indonesiaku, rasa cinta tanah air sebagai unsur dari bela negara akan diwujudkan dalam bentuk penyuluhan, pembinaan dan bantuan hukum untuk rakyat.

“Bela negara tidak sama dengan wajib militer atau juga angkat senjata, bela negara dapat dilakukan sesuai dengan peran warga masyarakat yang ada. Penyuluhan, pembinaan dan memberikan bantuan hukum bagi rakyat miskin di Indonesia adalah bela negara,” papar Faisal.

Melalui kesepakatan bersama ini, diharapkan bisa meningkatkan upaya penyebarluasan nilai-nilai kesadaran bela negara di lingkungan masyarakat luas, sebagai upaya membangun karakter bangsa yang bisa menyadari akan hak dan kewajibannya untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Pembinaan kesadaran bela negara dan cinta Tanah Air ini dinilai sangat penting untuk terus ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku berbangsa dan bernegara Indonesia dalam membangun daya tangkal bangsa dan negara dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman yang berkembang sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional.

Sementara itu, Ricky H Sutjipto, Ketua Pelaksana Program “Bela Indonesiaku” yang juga Direktur PT Idekami Kreatif Komunika, menyampaikan, sinergi yang dilakukan antara Bela Indonesiaku, Kemhan dan BPHN-Kumham diharapkan makin dapat secara efektif dan cepat meningkatkan program sosialisasi bela negara bagi masyarakat di Indonesia. Gerakan Nasional Bela Indonesiaku merupakan program sosialisasi Bela Negara ke masyarakat dengan cara yang kreatif melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif.

Hadir dalam acara penandatanganan kerja sama yang dilakukan di Jakarta, belum lama ini, di antaranya Direktur Bela Negara, Laksma Dr.M Faisal, S.E., M.M,; Sekretaris Badan Pembinaan Hukum Nasional, Audi Murfi SH MH; Ketua Pelaksana Bela Indonesiaku yang juga Direktur Idekami Kreatif Komunika, Ricky H Sutjipto, dan Kepala Bidang Bantuan Hukum, Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum, C. Kristomo, S.S., M.H., beserta tim Bela Indonesiaku yang merupakan program sosialisasi resmi bela negara Kemenhan RI. (ACH)

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *