Rakornas Pertama TV Kabel Indonesia

  • Redaksi
  • 21 September 2017
  • 0

Di tengah situasi industrilisasi usaha TV Kabel Indonesia menuju era digital muncul organisasi Go TV Kabel Indonesia. Perkumpulan yang terdiri dari Gabungan Operator TV Kabel Indonesia ini menyiapkan Rapat Kordinasi Nasional Pertama di Magnolia Ballroom Hotel Grand Mahakam, Jakarta.

Sekitar 150-an pengusaha TV Kabel se-Indonesia sudah komitmen dan menyatakan siap hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional ini. Menjadi menarik, karena peristiwa ini merupakan hajat ajang silaturahmi akbar dari jaringan Televisi Kabel Indonesia.

Seperti kita tahu, aktivitas bisnis TV Kabel meskipun ditilik satu demi satu masih merupakan kelompok usaha kecil dan mikro, namun bila ditinjau secara kumulatif keberadaannya menjadi strategis. Usaha ini, dampak dari kondisi geografis Indonesia yang sedemikian luas dan tersebar di lebih dari 17.000 pulau, sehingga menyulitkan penyiaran TV telesterial untuk menjangkau seluruh wilayah negeri ini.

Tercatat ada 7.000 lebih pengusaha TV Kabel yang tersebar di Indonesia, dengan estimasi jumlahnya mencapai lebih dari sembilan juta rumah tangga atau setara dinikmati lebih dari 40 juta penduduk kita. “Dari Pulau Natuna, hingga Aceh, di Jakarta juga banyak, ujar Muhlis, Sekretaris Jenderal Go TV Kabel tentang para anggotanya yang terdiri di korda-korda di Jawa, hingga Kalimantan dan Sumatera. Gabungan Operator Televisi Kabel Indonesia ini terbentuk dari forum, kemudian 12 Agustus 2017 menjadi perkumpulan.

Organisasi Go TV Kabel Indonesia, menurut penjelasan sang Sekjen Muhlis tekatnya, menghimpun ide dan gagasan para anggota, sekaligus menyatukan aneka persepsi, kepentingan dan kebutuhan para pengusaha TV kabel yang beragam sekaligus mencari formula penyelesaian atas beragam persoalan yang mendera usaha TV Kabel.

Peran para operator TV Kabel menyiarkan beragam channel televisi untuk memberikan hiburan dan informasi sangat strategis, khususnya dalam menangkis hoax. Hanya saja, sumbangsih para pengusaha yang punya Izin Penyelenggara Penyiaran ini memang sempat dijadikan korban pihak yang menginginkan monopoli dalam melakukan diseminasi secara luas.

Bukan hanya pengusaha di Yogya atau daerah yang dijadikan tersangka. Ada pihak-pihak yang merasa “kuat”, semacam Asosiasi Penyelenggara Multi Media Indonesia menganggap pengusaha TV Kabel yang selama ini berusaha dengan idealisme. “Kami dilaporkan dengan landasan hukum yang masih abu-abu,” Gugun Yudinar, Ketua Umum Go TV Kabel Indonesia.

Menyatakan diri sebagai “pahlawan penyebar informasi kebaikan di dunia TV”, khususnya lewat TV Kabel para pengusaha ini mendesak pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah untuk ikut mencari formula penyelesaian atas persoalan yang mendera usaha TV Kabel. Keseragaman langkah, komitmen, melindungi para anggotanya inilah yang menjadikan Rakornas satu terlaksana.

Di era industrialisasi usaha TV Kabel menuju era digital, para operator TV Kabel merasakan adanya “intimidasi” dari pengusaha besar yang selama ini eksis. Bila selama ini pendekatan cara dalam penyelesaian persoalan banyak dilakukan sendiri-sendiri oleh setiap LO di daerah, dengan GO TV Kabel menjadi sebuah keberpihakan dalam menyokong perkembangan usaha TV Kabel.

“Kami menyasar kaum bawah, penduduk yang masuk di gang, yang berada di pinggir sungai juga rumah susun kelas bawah,” ujar Gugun Yudinar, yang menyebutkan bahkan para anggota Go TV Kabel Indonesia juga melaksanakan fungsi sosial dengan menggratiskan pos kamling agar bisa menikmati layanan TV Kabel. “Jadi sebenarnya sang pengusaha TV kabel nasional tak usah takut pasarnya dimakan oleh kami,” jelasnya.

Dalam kaitan konsolidasi, Gugun Yudinar mendeklarasikan #Spirit TV Kabel jalan lurus.

Maksudnya, tak lain adalah minta keberpihakan pemerintah dan aparat yang terjalin untuk melahirkan kebijakan agar timbul daya rangsang usaha ini dalam menyajikan data-data kuantitatif dan kualitatif. TV Kabel adalah salah satu bentuk lembaga penyiaran berlangganan sebagai mana diatur dalam UU no 32 tahun 2002 tentang penyiaran. “Diharapkan tercipta keseragaman langkah,” ujar Gugun Yudinar, Ketua Umum Go TV Kabel Indonesia menegaskan.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *