Shell Cariphalte PMB Menghasilkan Pengaspalan Lebih Tahan Lama

  • Rizki
  • 18 Desember 2017
  • 0

PT Shell Indonesia memperkenalkan rangkaian produk aspal dengan teknologi modifikasi polimer (PMB), Shell Cariphalte, di Indonesia dalam acara “Ekspose Teknologi Aspal Modifikasi Polimer” di Jakarta, hari Kamis (14/12).

Darwin Silalahi, Presiden Direktur PT Shell Indonesia mengatakan, dibandingkan dengan aspal konvensional, Shell Cariphalte PMB memiliki tingkat elastisitas dan daya tahan yang lebih baik terhadap perubahan bentuk.

“Oleh karenanya, produk ini menghasilkan pengaspalan yang lebih tahan lama, sesuai dengan tingkat kepadatan lalu lintas dan iklim tropis Indonesia,” jelas Darwin. 

Pasokan Shell Cariphalte PMB sebagian besar berasal dari pabrik yang baru saja beroperasi di Balaraja, Tangerang. Pabrik ini dioperasikan oleh PT Buntara Megah Inti selaku distributor Shell Bitumen di Indonesia. 

Pabrik ini mampu memproduksi semua produk Shell Cariphalte dengan beragam tingkatan PMB, tidak hanya spesifikasi PG70, PG 76, PG82. Teknologi PMB juga akan tersedia dalam formulasi yang tahan bahan bakar (Fuelsafe) dan suhu rendah (Low Temperature).

“Di sektor jalan dan bandara, kami berupaya mengadopsi beragam solusi yang lebih maju, seperti aspal dengan modifikasi polimer, yang dapat memberikan performa yang lebih baik dan daya tahan yang lebih lama,” kata Ir. Hediyanto W Husaini, Ketua Umum Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI).

Rangkaian produk Shell Cariphalte telah digunakan di banyak proyek jalan raya, jalan tol, bandara dan lintasan balap ternama di seluruh dunia. 

Proyek terbaru, landasan penghubung (taxiway) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan menggunakan produk Shell Cariphalte PG76 Fuelsafe.

Menurut Darwin, formulasi Fuelsafe menawarkan daya tahan yang lebih baik terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh tumpahan bahan bakar. Formula ini juga mengurangi risiko munculnya lubang, sehingga meningkatkan daya tahan landasan penghubung.

“Shell sebagai pemimpin global teknologi bitumen (aspal) berharap dapat terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan dalam membangun infrastruktur di Indonesia,” kata Thanes Rajatapiti, General Regional Manager Shell Bitumen Asia

Rajatapiti menambahkan, kemampuan dan fasilitas produksi lokal yang ada juga memungkinkan kami untuk lebih responsif terhadap permintaan pasar. 

Kesuksesan Shell Cariphalte PMB juga telah diuji di ruas-ruas tertentu Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta, Jalan Raya di Magelang dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

(rr/Syam)

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *