Wall Street Tawarkan Inovasi Baru Belajar Inggris

  • Churry
  • 25 Oktober 2017
  • 0

Belajar bahasa Inggris kini semakin mudah dan menarik dengan adanya terobosan inovasi baru dari Wall Street English dengan diluncurkannya “All-New Wall Street English Experience”. Inovasi ini sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, dengan memberikan pengalaman belajar bahasa Inggir dengan mengadaptasi revolusi teknologi digital dalam pembelajaran.

Ki-Ka; Andrew Whitmarsh – Kish Gill – Donna Limuel – Magda Sigalingging – Subandi – Bayu Janitra II

Menyadari betapa teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat sekaligus dalam rangka merayakan hari ulang tahunnya (HUT) ke-10, Wall Street English Indonesia melakukan perubahan besar dalam pengalaman belajar yang diberikan dengan mengadaptasi revolusi digital melalui peluncuran “All-New Wall Street English Experience”. Program baru ini terdiri dari beberapa komponen yang meliputi platform belajar multimedia baru, pengalaman belajar member di dalam cabang yang dirancang ulang secara menyeluruh, dan pendirian empat komunitas baru yang bertujuan untuk membudayakan kebiasaan berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

“Misi Wall Street English Indonesia adalah ingin membangun rasa percaya diri member-nya agar dapat berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris guna memperkaya kehidupan, produktivitas, dan daya saing mereka. Media belajar digital terbaru kami memungkinkan member untuk belajar bahasa Inggris dengan menonton serial TV, dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Ada juga sesi multimedia interaktif yang dibarengi dengan pengalaman belajar yang personal dan juga sesi privat bersama tenaga pengajar kami yang berkualitas. Didukung dengan lingkungan yang menyenangkan, aman dan sepenuhnya berbahasa Inggris. Kami menyebut metode belajar ini sebagai ‘Blended Learning Method’,” ujar Kish Gill, President Director Wall Street English Indonesia, dalam jumpa pers (24/10), di Jakarta.

Disebutkan, Blended Learning Method telah digunakan Wall Street English sejak tahun 1972 dan diakui oleh para ahli sebagai cara terbaik untuk belajar bahasa Inggris bagi orang dewasa. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 73% pendidik yang memanfaatkan metode blended learning menemukan peningkatan interaksi dari siswanya1. Pedagogi yang mendasari metode ini adalah konsep flipped classroom, yang merupakan salah satu inovasi terbaru dalam dunia pendidikan. Sebuah survei oleh LearnDash menyimpulkan bahwa 9 dari 10 pendidik melihat perubahan positif dalam interaksi siswa setelah menerapkan konsep flipped classroom (meningkat 80% dibandingkan tahun 2012).

Sementara itu, Billy Boen, co-founder Top Karir dan penulis Young on Top, yang ikut berbicara dalam konferensi pers menambahkan, di era globalisasi agar tetap dapat bersaing, memiliki kemampuan berbahasa Inggris adalah sebuah keharusan. Menurutnya, meskipun mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kemampuan bahasa Inggris dasar, kebanyakan dari mereka belum memiliki kepercayaan diri untuk menggunakannya demi meraih kesuksesan. Salah satu cara yang paling efektif untuk menaklukkan ketakutan dan keraguan kita adalah dengan terus berlatih menggunakan bahasa Inggris di dalam lingkungan yang mendukung, seolah-olah kita tinggal di negara berbahasa Inggris.

Dalam kesempatan itu, Andrew Whitmarsh, Franchise Manager Wall Street English International, menambahkan, pengembangan All-New Experience memakan waktu lebih dari dua tahun yang dilakukan oleh tim dari Inggris, Amerika, Tiongkok, dan India serta menelan biaya lebih dari 20 juta Pound Sterling. “Peluncuran global kami dimulai hampir dua tahun lalu dan kami mendapat respons yang luar biasa dari para member, terutama di Asia. Kami juga telah melakukan investasi besar-besaran pada sarana pembelajaran dan perangkat yang digunakan oleh staf agar dapat memberikan pengalaman belajar yang benar-benar personal dan dapat diakses melalui ponsel, tablet, dan desktop,” ujarnya.

Kish Gill menambahkan, All-New WSE Experience merupakan sebuah respon atas meroketnya penetrasi smartphone dan pengaruh teknologi di Indonesia. Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa 47% masyarakat menggunakan smartphone mereka untuk mengakses internet. Saat ini, hampir setiap aspek kehidupan kita dikelilingi oleh gadget, perangkat mobile, apps, dan media sosial3. “Kami membawa praktik terbaik internasional di dalam dunia pembelajaran bahasa Inggris, mengemasnya dengan teknologi terbaru, dan menyesuaikannya dengan pangsa pasar Indonesia untuk memberikan hasil yang terjamin bagi member.” ujarnya,

Di dalam The All-New Wall Street English Experience terdapat rangkaian pelajaran yang dibuat dengan mengacu pada the Global Scale of English, satu-satunya standar global yang mengukur perkembangan seseorang dalam mempelajari bahasa Inggris dengan mudah dan akurat. Skala tersebut disesuaikan dengan tujuan belajar berdasarkan penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, sehingga skala menjadi semakin relevan bagi member kami. Skala GSE saat ini semakin banyak digunakan oleh universitas-universitas dan departemen imigrasi dalam melakukan penilaian terhadap peserta.

Sebagai bagian dari All-New WSE Experience, WSE Indonesia juga mendirikan empat komunitas baru yang ditujukan untuk menjadi sebuah wadah bagi member untuk dapat mengembangkan ketertarikan mereka di dalam lingkungan berbahasa Inggris. Klub-klub tersebut adalah: The Syndicate, bagi para eksekutif dan pengusaha muda yang ingin mengembangkan keahliannya di bidang profesional. LEAP, untuk para remaja yang akan memulai fase baru dalam kehidupan mereka. CRE-8, yang ditujukan bagi member yang menyukai seni dan ketertarikan di dalamnya. Keempat Bold Women yang dikhususkan bagi member yang memiliki ketertarikan untuk mengembangkan peranan wanita di Indonesia. WSE Indonesia akan mengadakan acara dan memfasilitasi setiap pertemuan untuk komunitas-komunitas tersebut, dengan kegiatan seperti jamuan makan malam jejaring bisnis, mendatangkan pembicara inspiratif, mengadakan acara perkembangan akademis, hingga workshop kreatif.

Pada moment Ultah ke-10 ini, WSE Indonesia juga mengumumkan pembukaan sebuah cabang flagship baru di Pacific Place pada bulan Januari 2018. Desain cabang tersebut akan mencerminkan “All-New New WSE Experience” dengan suasana seperti co-working space atau kafe. Cabang baru kami di Pacific Place akan diorientasikan kepada para profesional dengan topik pembelajaran bahasa Inggris yang berfokuskan bisnis, dari penulisan laporan, presentasi, hingga kemampuan persuasi. (ACH)

 

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *