BERBISNISMajalah Eksekutif

Daboba, Minuman Kekinian Asal Malaysia –  Kini Hadir di Gandaria City

522Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

Prospek bisnis minuman di Tanah Air terus meroket dan tengah menjadi primadona. Hal ini terlihat dengan semakin menjamurnya outlet-outlet minuman kekinian yang menyasar pangsa pasar dari kalangan milenial. Salah satunya Daboba, brand tersohor asal Malaysia, turut meramaikan industri minuman bubble milk tea di Indonesia.

Daboba, merupakan minuman kekinian berupa bubble milk tea yang sukses dan menjadi trending di Malaysia ini, kini hadir di  Gandaria City – Jakarta.

Di Malaysia sendiri yang mulai  buka  sejak Maret 2019, kini telah melesat tumbuh dengan ekspansi 40 gerai hanya dalam waktu kurang dari satu tahun.

Menurut Christina Natalia, Master Dealer Daboba Indonesia menjelaskan, kehadiran Daboba di Indonesia, khususnya di mal Gandaria City sejak akhir 2019 lalu, disambut antusias oleh konsumen.

“Sejauh ini responnya sangat bagus.  Daboba  mampu membukukan penjualan hingga 1.000 cup setiap hari dari satu gerai di Gandaria City. Padahal belakangan kan ada kendala banjir, musim liburan anak sekolah, tapi penjualan tetap bagus,” ujar Christina, saat pebukaan gerai perdana Daboba di Gandaria City, Minggu ( 05/01/2020).

“Setelah  Daboba menjadi nomer satu di Malaysia, kami berharap semoga di Indonesia juga bisa berkembang pesat,” tambahnya.

Bersama partnernya Louis Rumanouw, Christina memiliki mimpi untuk membesarkan brand ini dengan melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia. Model pengembangan yang menjadi fokusnya adalah dari mal ke mal, meskipun tak menutup kemungkinan untuk membuka gerai di ruko-ruko.

Menurut Louis, pihaknya akan menargetkan 100 gerai Daboba dalam waktu satu tahun ke depan. “ Di Malaysia aja kurang dari satu tahun bisa 40 gerai, Indonesia kan  pasarnya lebih besar, jadi kami optimis bisa membuka 100 gerai dalam waktu dekat, “ ujar Louis optimis, saat  acara  pembukaan tersebut.

Hal itu diamini juga oleh Christina. Menurutnya, di tahun 2020 ini tentunya mau buka sebanyak-banyaknya. “Cuma buka di mal itu tidak mudah karena harus waiting list dulu. Saat ini yang masih dalam proses ada tiga gerai di Makassar. Selanjutnya menyusul Surabaya, Bandung, dan Semarang. Di Jakarta sendiri, mal kan banyak. Yang masih proses waiting list seperti di Senayan City,” sebutnya.

Sementara itu, menurut  Louis , tinggkat BEP Daboba, bisa kurang dari satu tahun. Sementara untuk investasi satu gerai Daboba, berkisar antara  Rp. 3,5 – 4 milyar.

Lalu, bagaimana jika ada yang tertarik untuk bermitra dengan Daboba? “Untuk buka di mal, investasinya dari Rp3,5—4 miliar. Semua peralatan, bahan baku, outlet, hingga furnitur sudah siap. Semua sudah disiapkan, mitra bisa langsung jalan,” ujar Christina.

Sebagai informasi, Daboba memiliki 25 varian menu, tapi yang saat ini diproduksi masih di bawah 10 menu dengan harga antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Tak hanya menawarkan minuman dingin, ke depan bahkan bakal ada variasi minuman panas termasuk menjual aneka cheese cake.

Soal rasa jangan ditanya. Sebab inilah yang membedakan Daboba dengan minuman sejenis lainnya di pasaran. “Saya rasa brand lokal juga banyak yang meramaikan industri ini. Perbedaan kami pasti ada di rasa, termasuk packaging kami beda,  Premium,” tegas Christina.

Menurutnya, hampir semua bahan baku Daboba diimpor dari Taiwan.  “  90 % bahan-bahannya dimpor dari luar, sehingga kami menjamin kualitasnya yang premium,” jelas Christina.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »