Acronis Bangun Data Center di Indoneaia

  • Whatsapp


 

Acronis, hari ini mengumumkan dibukanya Acronis Cyber Cloud Data Center  pertama di Indonesia. Data Center ini  merupakan satu  dari 111 data center  yang sudah ada.  Data Ceneter  terbaru  ini akan digunakan untuk memberikan akses layanan terhadap mitra bisnis berupa solusi perlindungan siber dimana mereka dapat membangun layanan baru saat memberikan akses lebih cepat, ketersediaan data yang konstan, dan data tertinggi bagi pelanggan mereka.

Data center baru tersebut melengkapi pusat layanan mitra dengan solusi perlindungan siber yang komprehensif, memberikan akses lebih cepat, ketahanan data lebih besar dan terhadap pelanggan.

Kemampuan tersebut merupakan kunci bagi penyedia layanan Indonesia saat ini, sebagai cyberthreats loom diatas tatanan bisnis dan aksesbilitas, privasi, dan sesuai tuntutan pertumbuhan kepatuhan. Sesuai Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 perihal Pelaksanaan Sistem Elektronik dan Transaksi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan bahwa data strategis seperti indikator yang terkait dengan keamanan negara dan kecerdasan, atau populasi data, akan disimpan secara local .

“Memberikan dampak bencana serangan dunia maya dan dengan lanskap ancaman dunia maya yang terus menerus berkembang – serangan dunia maya di Indonesia hampir berlipat menjadi lebih dari 495 juta (menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN))—perlindungan siber dan data kepatuhan yang merupakan prioritas uatama bagi perusahaan di Indonesia,” kata Rendy Maulana Akbar, Chairman, Association Cloud Hosting Indonesia, dalam paparannya secara virtual, Kamis (19/08/2021).

“Kami sangat bergembira memiliki vendor perlindungan siber yang dikenal secara global, Acronis, meluncurkan lokal data center di Indonesia.  Saat ini, perusahaan-perusahaan Indonesia akan dapat menyimpan data strategik mereka di Indonesia,” tambah Rendy

Pembukaan data center di Indonesia merupakan bagian dari AcronisGlobal/Local Inisiatif, upaya yang mencakup seluruh data manajemen global untuk data terpusat, redudansi geografik, untuk mengontrol mitra lokal, dan lokasi pemulihan bencana—seluruhnya dengan biaya yang kompetitif.

Tujuan dari inisiatif  tersebut adalah penyedia layanan tidak akan mengalami kesulitan atas kepatuhan yang terus mengalami perubahan, data kedaulatan, dan kinerja mereka dalam menghadapi persyaratan pelanggan mereka.

Jaringan global dari Acronis Cyber Cloud Data Centers sudah termasuk lokasi di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Swiss, Perancis, Jerman, Jepang, Australia, Selandia Baru, Bhutan, Korea Utara, India, dan Singapura. Dengan adanya data center di Indonesia, penyedia jasa lokal akan memiliki lokasi di negaranya dimana mereka dapat menyimpan data kritikal bisnis bagi pelanggan mereka.

Managed Service Providers (MSPs) juga akan mendapatkan manfaat dari kelengkapan dari managed cloud solutions dan solusi perlindungan siber yang tesedia melalui Acronis Cyber Cloud platform.

“Kehadiran lokal data center adalah kebutuhan mutlak bagi bisnis cloud modern dan kami bangga memberikan Acronis Cyber Cloud Data Center di Indonesia, salah satu fokus utama Acronis di APAC, daerah berkembang yang paling cepat,” kata Neil Morarji, General Manager, Acronis APAC.

“Ini merupakan sesuatu yang diinginkan mitra kami saat ini—memiliki  Acronis Cloud Data Center di Indonesia. Sekarang mereka dapat menjaga data lokal pelanggan dan mereka mengetahui bahwa mereka didukung mitra global yang siap dalam 24/7/365 untuk menangani masalah. Bersama mitra jaringan pusat data, kami mampu mengimbangi meledaknya jejak data dan mengirimkan solusi perlindungan siber terbaik ke penyedia layanan dan pelanggan mereka,” tegas Neil.

Kehadiran Data Center tersebut disambut baik oleh Mitra Acronis di Indonesia. Mereka menyatakan kegembiraannya tentang kemampuan dan peluang data center yang baru akan membuat lebih yakin mereka menawarkan ke pelanggan.

“Saat ini pasar mulai bergerak maju cepat untuk solusi cloud, sekumpulan data adalah data yang sama pentingnya seperti sebuah wilayah. Ditengah dunia pandemi, investasi yang dilakukan Acronis memasuki cloud data center yang baru menjamin kebutuhan kritikal karyawan yang bekerja jarak jauh terpenuhi,” kata Lie Heng, Solution Business Director, PT Synnex Metrodata Indonesia.

Di antara solusi yang sekarang tersedia melalui data center baru adalah Acronis Cyber Protect, yaitu integrasi yang unik dari backup, pemulihan bencana pada sistem, antimalware generasi berikutnya, keamanan siber dan endpoint management tools – semuanya dikelola melalui satu panel kaca. Solusi yang bersertifikasi VB100 dan kemampuannya yang unik tersebut membuat Acronis Cyber Protect mendapatkan Penghargaan Inovasi Produk Baru 2020 untuk Perlindungan Data dari Frost & Sullivan.

Pendekatan komprehensif terhadap perlindungan siber ini semakin penting bagi organisasi untuk berhasil di industri TI saat ini. Seperti terungkap dalam Laporan Cyberthreats Report Mid-year 2021 yang dikeluarkan oleh Acronis baru-baru ini, empat dari lima organisasi mengalami pelanggaran keamanan siber yang berasal dari kerentanan pada ekosistem vendor pihak ketiga, hanya dalam paruh pertama tahun 2021.

Pada saat yang sama, rata-rata biaya pelanggaran data naik menjadi sekitar $3,56 juta, dengan rata-rata pembayaran ransomware melonjak 33 persen – menjadi lebih dari $100.000.

Solusi Acronis Cyber Protection mengatasi Lima Faktor Perlindungan Cyber yaitu memastikan keamanan, aksesibilitas, privasi, mempertahankan keaslian dan mengaplikasikan keamanan (SAPAS) data. Dengan cara yang sama, Acronis Cloud Data Centers dirancang untuk memberikan tingkat tertinggi dari ketersediaan data, keamanan, dan keselamatan—dengan masing-masing kemudahan fitur dengan perangkat yang mutakhir serta operasional terbaik dan pengawasan keamanan.

 

 

 2 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *