AdAsia 2017 Bali Angkat Isu Strategis Industri Periklanan

  • Churry
  • 1 November 2017
  • 0

Indonesia akan menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan Konferensi Periklanan terbesar di Asia yakni AdAsia 2017 yang akan berlangsung 8 hingga 10 November mendatang. Pertemuan dua tahunan yang dimotori oleh AFAA (Asian Federation of Advertising Associations) ini, akan mengangkat berbagai isu terkini, salah satunya tren konvergensi digital media dan dampaknya terhadap industri advertising dan periklanan.

Setelah dua puluh dua (20) tahun tak berpartisipasi dalam penyelenggaraan AdAsia, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) berhasil memenangkan bidding untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan AdAsia. Kongres Periklanan terbesar di Asia yang terdiri dari 16 negara anggota ini, akan membahas berbagai tema terkini, seperti tren digitalisasi dengan menghadirkan para pembicara yang ekspert  di bidangnya, baik dari praktisi maupun para pakar.

“Dengan mengangkat tema utama ‘Globalizasian – Advancing New Possibilities’, kongres ini akan menjadi acara yang tepat untuk mempelajari trend terbaru di industri periklanan. Di antaranya akan menyorot berbagai studi kasus pemasaran serta periklanan di wilayah Asia Pasifik yang kian berkembang dinamis di era digital ini,” ungkap Maya Watono, Kepala Hubungan Internasional PPPI, dalam jumpa pers (31/10), di Jakarta yang juga dihadiri Harris Thajeb, Chairman Komite AdAsia.

Menurutnya, Indonesia sebagai tuan rumah AdAsia adalah salah satu negara Asia yang paling berpotensi dengan perkembangan industri iklan terbesar di Asia. Saat ini, Indonesia memiliki 8.000 brand yang aktif di pasar dan 400 perusahaan di bidang periklanan, dengan sekitar Rp 120 triliun uang yang beredar di industri ini setiap tahunnya.

Bagi pelaku industri periklanan di Indonesia, Melalui AdAsia, mereka berpeluang membangun networking baik dengan mitra lokal maupun internasional, terutama dalam industri periklanan. Acara ini juga bisa menjadi ajang showcase untuk Indonesia, baik dari sisi destinasi maupun bisnis. “Target AdAsia  menghadirkan bisa menghadirkan 1.500 peserta dari sekitar 16 negara,” ujarnya.

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah, di mana empat tahun lalu di Vietnam, PPPI mengikuti bidding untuk menjadi tuan rumah Kongres AdAsia yang ke-30.  Indonesia berhasil memenangkan bidding tersebut dengan menyisihkan kompetisi dari Thailand dan Filipina.  Indonesia terakhir berperan sebagai tuan rumah di tahun 1995.  Di AdAsia 2015 di Taiwan dua tahun lalu, PPPI menggelar ‘Indonesian Night’, malam budaya yang merupakan teaser promo sebagai rangkaian event AdAsia Bali 2017.

Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan akan hadir untuk menyampaikan Keynote speech dengan tema ‘Positive Change’. Dalam paparannya nanti, penerima nobel perdamaian dunia ini akan menyampaikan gagasan tentang bagaimana bisnis dapat menjadi bagian penting dalam sebuah perubahan positif.

Kongres ini juga akan menghadirkan lebih dari 30 pembicara kelas dunia. Beberapa nama yang dipastikan hadir antara lain ahli marketing Guy Kawasaki, pembalap F1 David Coulthard, serta Vice President dari Ogilvy Noor Shelina Janmohamed. Beberapa bos perusahaan startup dalam dan luar negeri juga masuk dalam daftar pembicara seperti Charles Adler (co-founder of Kickstarter.com), Piotr Jakubowski (CMO of Go-Jek Indonesia), dan Azran Osman Rani (CEO of iflix Malaysia). (ACH)

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »