Anak Harus Didampingi saat Gunakan Internet

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Pandemi telah membuat jumlah pengguna internet semakin meningkat. Tak hanya itu, kini anak-anak harus sekolah secara online. Peran orangtua untuk mendampingi anak dalam pemakaian internet sangatlah penting, untuk menghindari dampak negatif yang tidak diinginkan.

Mona Ratuliu, seorang selebritis yang juga pendiri ParenThink mengatakan, melarang anak menggunakan internet saat ini agaknya akan sulit terlebih di tengah pandemi hampir semuanya serba online. Dia pun bercerita bagaimana menemani dan memberikan ajaran tentang keamanan penggunaan internet pada anaknya.

Mona sebagai ibu pun menemani anaknya yang paling bungsu saat membuka laptop, biasanya untuk melihat tayangan YouTube, namun ada durasinya. Anak ketiganya itu pun sebelumnya tidak memiliki gawai, namun karena sekolah saat ini online akhirnya sekarang memiliki gawai sendiri.

Dapat dibayangkan bagaimana kekhawatirannya sebagai orangtua akan ancaman dan bahaya internet yanv bisa saja datang dari orang tidak dikenal lewat media sosial. Seperti ada pesan dengan gambar yang tidak sepantasnya, kata-kata tidak senonoh, hingga ajakan live streaming dengan iming-iming.

“Untuk anak di bawah 9 tahun pastinya bingung jika mengalaminya, karena itu orangtua perlu mencegah apalagi pernah ada kasus ingin bunuh diri dikarenakan cyberbullying,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I,  pada Kamis (4/11/2021).

Menurutnya orangtua perlu menjamin keamanan internet anak, namun meski bahaya internet ada begitu banyak sebenarnya dampak positifnya pun juga banyak. Misalnya untuk keperluan mencari informasi dan menjadi tempat belajar baru, menunjang proses belajar, agar mudah mencari referensi, mengoptimalkan penggunaan bahasa asing, bahkan untuk menjalin kolaborasi. Sehingga memang diperlukan komunikasi dan hubungan baik antara anak dan orangtua agar dapat memilah apa saja yang bisa dikonsumsi dan mana yang harus diwaspadai dari internet.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, Iman Darmawan, seorang Fasilitator Public Speaking dan Ryan Samuel, seorang dokter muda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *