BERBISNIS

Bango Luncurkan Bumbu Kuliner Nusantara

Kecap Bango kembali hadirkan inovasi untuk mengangkat dan mempopulerkan kuliner Indonesia dengan meluncurkan produk bumbu masak “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” (16/5), di Jakarta.
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk., kembali menghadirkan inovasi untuk mengangkat dan mempopulerkan kuliner Indonesia melalui peluncuran “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” yang diracik dari rempah alami berkualitas tanpa bahan pengawet. Bumbu siap saji ini hadir dalam empat varian, yaitu Opor Ayam khas Cepu, Tongseng khas Solo, Soto Betawi khas Jakarta, dan Nasi Goreng Kambing khas Jakarta.

“Selain kaya akan budaya dan adat istiadat, Indonesia juga kaya akan rempah-rempah yang menjadikan kuliner kita begitu beragam karena memiliki karakter dan cita rasa unik. Rempah-rempah atau bumbu memang menjadi kunci kelezatan kuliner Nusantara karena dapat memberikan warna, rasa, dan aroma yang sedap pada setiap masakan. Dengan ‘Bango Bumbu Kuliner Nusantara’, Bango mendorong para ibu untuk menyajikan #KelezatanAsli dari berbagai daerah Indonesia yang tentunya akan semakin menghangatkan momen makan bersama di rumah, dengan cara yang kini lebih praktis. Pada akhirnya, hal ini akan menjadi bagian dari upaya kita semua untuk bersama-sama melestarikan warisan kuliner Nusantara,” papar Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, saat peluncuran jumpa pers peluncuran “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” dan buka puasa bersama (16/5), di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta.

Cita rasa masakan yang menggoda selera dari “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” yang diracik dari rempah alami.

Menurutnya, keempat varian “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” terpilih setelah tim ahli Bango mengeksplorasi ragam kuliner Nusantara dengan berkeliling Indonesia, mencicipi dari satu penjaja kuliner ke penjaja kuliner lainnya untuk menemukan citarasa yang autentik dan lain daripada yang lain. Hal yang paling menonjol dari produk ini adalah penggunaan rempah-rempah segar dan berkualitas. “Cita rasanya begitu autentik, menyerupai bumbu yang digiling langsung oleh tangan para penjaja kuliner kenamaan. Dan yang terpenting, produk ini tanpa menggunakan bahan pengawet,” ujarnya.

Para ibu dapat menyajikan aneka hidangan autentik yang menggugah selera tanpa kekhawatiran karena “Bango Bumbu Kuliner Nusantara” telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Hal ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Bango untuk selalu menghadirkan produk-produk yang halal dan berkualitas. Berkat komitmen ini, Bango telah mendapatkan penghargaan Halal Award dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) selama tiga tahun berturut-turut sejak 2016. Dengan harga Rp6.000,-, produk ini sudah dapat ditemukan di toko-toko terdekat sehingga kini semua ibu bisa memasak dengan 3 langkah mudah, sesuai petunjuk pada bagian belakang kemasan.

Vita Datau selaku Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia menyatakan, Kemenpar RI mengapresiasi peluncuran inovasi ini sebagai sebuah pembuktian dari komitmen berkelanjutan Bango sebagai salah satu brand Indonesia dalam mempopulerkan aneka hidangan autentik Nusantara. Kehadiran produk ini juga bagian dari kerjasama antara Bango dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) melalui peluncuran “Bango Bumbu Kuliner Nusantara”.

“Produk ini adalah bentuk kerjasama kami dan Bango dalam bentuk co-branding, dimana logo ‘Pesona Indonesia’ telah tertera di seluruh kemasan ‘Bango Bumbu Kuliner Nusantara’. Bagi kami, hal ini menjadi suatu penegasan bahwa produk ini adalah produk kebanggaan Indonesia,” ujarnya. (ACH)

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas