Berapa Banyak Sebaiknya Kita Minum Air Putih Setiap Hari?

  • Dodo
  • 9 Juni 2018
  • 0

Ternyata, kebutuhan air tiap orang bisa berbeda-beda.Walaupun Anda sering mendengar pesan minum air putih 8 gelas sehari, namun jangan terlalu terpaku pada hal ini.

Bisa jadi Anda butuh minum air putih kurang atau melebihi rekomendasi ini. Tapi, pada umumnya minum air putih 8 gelas sehari (sekitar 2 liter) dapat mencukupi kebutuhan air banyak orang. Pesan ini juga mudah untuk diingat. Sehingga, pesan ini terus disampaikan pada Anda.

Namun begitu, Anda sendiri yang dapat menilai berapa banyak air yang Anda butuhkan. Kebutuhan air bervariasi antar individu. Yang paling baik adalah minum setiap kali Anda merasa haus, sehingga kebutuhan air Anda terpenuhi.

Haus merupakan isyarat dari tubuh Anda yang mengatakan bahwa tubuh Anda sedang membutuhkan air.

Kenalilah setiap isyarat haus Anda. Jika Anda mengikuti isyarat tersebut, mungkin air yang Anda minum dalam sehari bisa kurang dari 8 gelas, atau bahkan lebih. Tak perlu memaksakan minum air putih 8 gelas kalau Anda merasa tubuh Anda sudah cukup terhidrasi. Dan tak perlu menahan diri juga bila Anda merasa masih haus setelah minum air putih 8 gelas seharian.

Lihat juga warna urin Anda untuk menentukan apakah Anda sudah cukup minum air putih atau belum. Jika kebutuhan air Anda belum terpenuhi, maka urin Anda akan berwarna lebih gelap. Artinya, Anda harus minum lebih banyak cairan lagi.

Apa saja yang memengaruhi kebutuhan air seseorang?

Terdapat banyak faktor yang memengaruhi kebutuhan air seseorang. Faktor-faktor tersebut adalah:

1. Aktivitas

Jika Anda banyak melakukan aktivitas, seperti olahraga yang mengeluarkan banyak keringat, Anda butuh untuk minum lebih banyak air. Mengapa? Air lebih yang masuk ke tubuh Anda berguna untuk menggantikan cairan tubuh Anda yang hilang melalui keringat.

2. Lingkungan

Anda membutuhkan air lebih banyak saat cuaca sedang panas atau lembab karena Anda lebih banyak berkeringat pada saat ini. Selain itu, jika Anda tinggal di ketinggian 2500 meter, Anda mungkin juga membutuhkan air lebih banyak. Pada ketinggian ini, Anda biasanya akan lebih sering buang air kecil dan bernapas lebih cepat, sehingga lebih banyak cairan tubuh yang terbuang dan Anda perlu menggantinya.

3. Penyakit atau kondisi kesehatan

Saat Anda sedang demammuntah-muntah, atau diare, tubuh Anda akan mengeluarkan lebih banyak cairan. Sehingga, pada saat ini Anda membutuhkan lebih banyak cairan yang masuk ke tubuh Anda. Namun, beberapa kondisi seperti gagal jantungpenyakit ginjal, dan penyakit hati, mungkin dapat membuat Anda harus membatasi asupan air Anda.

4. Kehamilan dan menyusui

Pada saat hamil dan menyusui, wanita membutuhkan air lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan cairannya yang tinggi. Terjadi banyak perubahan di dalam tubuh ibu hamil, sehingga kebutuhan cairan ibu hamil pun meningkat. Ibu menyusui juga membutuhkan air lebih banyak untuk memproduksi ASI.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »