BERBISNIS

Berbisnis Kaus Menjadi Tumbuh Pesat

41Views

“Ya, fenomena kaus hari-hari belakangan ini, membuat bisnis kaus menjadi laris,” ujar Paul Stevan. Coach Densus digital ini mengaku, bukan dirinya yang berbisnis kaus, “Tapi istri saya.”

Paul mengaku, memang bisa membantu mendisainkan sebagai bagian dari memanjakan kostumer. Ia tak mengutip fenomena kaus “#gantipresiden 2019 atau #tetapkerja, yang sekarang ini heboh menjadi dua kutub.

“Masak kaus bisa mengganti presiden, yang bisa mengganti presiden itu hanya rakyat,” tegas Presiden Jokowi, yang juga berstatus bakal calon presiden petahana pada Pilpres 2019.

Bagi presiden Jokowi sendiri, masyarakat sudah dewasa, sudah matang, sudah mengerti, bisa membeda-bedakan jika kaus itu sebagai intrik politik atau kaus sebagai eksistensi, eksis dan trendsetter.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut kaos #2019 GantiPresiden tak perlu dipersoalkan. Menurutnya hal ini serupa dengan yang dilakukan Joko Widodo pada masa kampanye dulu yang menggunakan kemeja kotak-kotak sebelum jadi Presiden.

“Pak Jokowi pakai kotak-kotak dulu kampanye,” ujar Fadlizon. Kata dia, itu semua hanyalah bagian dari ekspresi saja untuk mengkritisi. Hal yang diekspresikan adalah perlu adanya pergantian presiden.

“Kemana saya pergi banyak orang minta kaos #2019GantiPresiden,” ujar Fadlizon. Selain bentuk ekspresi, Fadli juga menilai bahwa kaos #2019GantiPresiden adalah fenomena yang biasa. Kaos juga dijadikan lambang dalam pemilu-pemilu di luar negeri.

Gambar disain, warna kaos, termasuk ukuran size. Kaus itu ada juga tebal, tekstur tipis, atau sedang. bahan yang digunakan untuk pesanan.

“Cek juga, kaus itu memakai jenis sablon apa. Ada banyak varian jenis sablon manual: rubber atau apa,” ujar Paul sembari menyebut nomer teleponnya 0853-51118781. Khusus dirinya, ia beri garansi, “Jika tak memenuhi deadline dan pemesan kecewa, uang kembali ditambah kaus.”

jojomediacoach

klik juga: majalah MATRA edisi terbaru

Tinggalkan Balasan

Translate »