Connect with us
script data-ad-client="ca-pub-4777880934442148" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Berita Bisnis

BPD Se-Indonesia Tarik Undian Nasional Tabungan Simpeda Dengan Total Hadiah Rp3 Miliar

Published

on


 

Jakarta, ItWorks- Di tengah pandemi Covid-19, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai Regional Champion yang berada dari Aceh sampai dengan Papua, masih bisa tetap eksis menjalankan aktivitas bisnis layanan perbankan bagi para nasabah. Melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), BPD se-Indonesia senantiasa memberikan yang terbaik untuk nasabah tercinta, salah satunya dengan tetap melaksanakan customer loyalty program berupa program Undian Nasional Tabungan Simpeda dilakukan secara daring.

“Di tengah-tengah situasi yang belum benar-benar pulih, kita masih bisa melaksanakan Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda BPDSI, meskipun kita laksanakan secara daring melalui media elektronik. Sesuai dengan ketentuan yang ada saat ini, memang sistem daring menjadi salah satu cara dan solusi lam dalam melaksanakan suatu kegiatan,” ungkap Ketua Umum Asbanda Supriyatno, yang juga Direktur Utama Bank Jateng, dalam rilis pers pada (27/3) yang terima redaksi, di Jakarta.

Disebutkan, Undian Nasional Tabungan Simpeda yang dikemas dalam tajuk Panen Rejeki bank BPD kali ini memasuki periode ke-2 Tahun XXXI-2021 dengan menyuguhkan total hadiah sebesar Rp 3 Miliar untuk 584 nasabah Tabungan Simpeda seluruh Indonesia.

Dalam penarikan Undian Nasional periode kali ini, salah satu Nasabah Bank Sultra memenangkan hadiah utama sebesar Rp 500 juta. Kemudian hadiah kedua masing-masing Rp 100 juta untuk 4 pemenang dimenangkan oleh nasabah Bank Kalbar, Nasabah Bank Nagari, Nasabah Bank Jatim, dan Nasabah Bank Aceh Syariah.

Dijelaskan, untuk dapat mengikuti program Panen Rejeki Bank BPD juga cukup mudah, hanya dengan membuka Tabungan Simpeda di bank Pembangunan Daerah (BPD) yang ada di masing-masing daerah, serta terus meningkatkan saldonya akan memiliki peluang besar memenangkan hadiahnya. Karena setiap kelipatan dari Rp 50.000,- saldo Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah, nasabah mendapatkan 1 nomor undian.

Sekilas Tabungan Simpeda

Menurut, Ketua Umum Asbanda Supriyatno, Tabungan SIMPEDA sudah berusia 31 tahun dan merupakan salah satu produk pemersatu Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia. Tabungan Simpeda sebagai produk penghimpunan dana masyarakat, dalam perkembanganya terus mengalami peningkatan.

Terkait dengan posisi Tabungan Simpeda BPD se- Indonesia, Ketua Umum Asbanda menjelaskan bahwa, pada Penarikan Undian Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXI – 2021 di Jakarta kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Desember 2020 berjumlah 7,2 juta penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 59,75 triliun.

Apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda bulan Februari 2020 di Ancol Jakarta, dari sisi penabung terjadi kenaikan sebesar 4,49% atau naik sebanyak 341.554 penabung, sedangkan saldo Simpeda meningkat 5,20% atau naik sebesar Rp3,27 triliun.

“Dapat kami sampaikan di sini, bahwa BPD yang paling banyak menghimpun Tabungan Simpeda sejak lebih dari 10 tahun terakhir, yaitu Bank Jatim. Tercatat sampai dengan posisi Desember 2020 telah menghimpun Simpeda sebanyak ±Rp15,14 triliun atau sebesar 24,03% dari Tabungan Simpeda Nasional,”ujarnya.

Dia berharap dengan adanya Undian Nasional Simpeda ini, bagi yang mendapatkan Hadiah Undian Simpeda nanti akan sedikit membantu, khususnya dalam kondisi pamdemik seperti saat ini.

Dalam perhelatan akbar kali ini, Ketua Umum Asbanda juga menyampaikan bahwa, nasabah tercinta Tabungan BPD yang ada di seluruh Indonesia akan dihibur oleh penampilan penyanyi dari Yogyakarta, yakni Tri Suaka dan Nabila Suaka, dan dapat disaksikan baik melalui youtube channel Asbanda Media Center juga melalui zoom secara gratis yang informasinya terdapat di intagram asbanda media center.

Kinerja BPD Se-Indonesia

Peran strategis BPD adalah mempercepat pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah melalui kegiatan usahanya, baik sebagai penghimpun dana masyarakat maupun dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat. Kinerja BPD seluruh Indonesia yang terus menunjukan pertumbuhan. Kinerja BPD ini dilihat dari kinerja keuangan maupun operasional semakin membaik. Hal ini dapat dilihat dari berbagai indikator yang berhasil dibukukan oleh BPD seluruh Indonesia.

Untuk Laporan Keuangan, dalam situasi dan kondisi sulit seperti saat ini, BPD SI tetap membukukan laporan keuangan yang positif. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan di beberapa Pos keuangan.

Adapun total aset, posisi Desember 2020, Aset BPDSI mencapai Rp 765,89 triliun atau naik yoy sebesar 6,64% dari Rp 718,19 triliun. BPD pada umumnya mengalami peningkatan, bahkan disaat perbankan nasional mengalami penurunan, BPD mengalami pertumbuhan, khususnya penyaluran kredit, BPD tumbuh ± 5,15% sementara perbankan nasional turun 2,41%.

Dana Pihak Ketiga, posisi Desember 2020, DPK BPDSI mencapai Rp 588,62 triliun atau naik yoy sebesar 10,90% dari Rp 530,78 triliun. Begitu juga Kredit yang disalurkan, pada posisi Desember 2020, Kredit BPDSI mencapai Rp 492,04 triliun atau naik yoy sebesar 5,15% dari Rp 467,92 triliun, dimana secara nasional, kredit perbankan turun sebesar 2,41%.

Begitu juga dengan Laba, meningkat yoy sebesar 6,64% menjadi Rp 12,07 triliun dari 11,32 triliun. Sedangkan Modal Inti BPDSI, posisi Desember 2020 mencapai Rp 85,85 triliun, naik yoy sebesar 9,57% dari Rp 78,35 triliun, dengan modal inti terbesar yaitu bank bjb sebesar Rp 10,04 triliun dan terkecil yaitu Bank Sulteng sebesar Rp 1,053 triliun.

Sampai dengan Desember 2020, BPD terdiri dari : 4 BPD pada BUKU 3, dan 23 BPD pada BUKU 2, jadi sudah tidak ada lagi BPD berada pada BUKU 1. Namun bila mengacu pada kecukupan Modal Inti minimum, sampai dengan Desember 2020, sudah ada 11 BPD memiliki Modal inti di atas Rp 3 triliun dan masih ada 16 BPD yang memiliki Modal Inti di atas Rp 1 triliun namun di bawah Rp 3 triliun. (ACH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Bisnis

Pertumbuhan Penjualan Naik 107,7 % – MD Picture Raih  Laba  Rp. 17,3 Miliar pada Q1 2021

Published

on

By


 

PT MD Pictures Tbk  telah mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal pertama yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021.  Perseroan catat pertumbuhan signifikan pada nominal penjualan menjadi Rp 61 miliar. Alhasil, laba bersih Perseroan tercatat Rp 17,3 miliar. 

Pada kuartal pertama tahun 2021, nominal penjualan tumbuh dua kali lipat dari Rp 29,4 miliar pada kuartal pertama tahun 2020 menjadi Rp 61 miliar pada periode yang sama tahun ini atau tumbuh sebesar 107,7%.

Kontributor utama atas pertumbuhan ini adalah dari kategori film dengan kontribusi sebesar 90,7% dari total pendapatan, setara dengan nilai nominal sebesar Rp 55,3 miliar atau tumbuh 196,4% dibandingkan dengan angka pada setahun sebelumnya yaitu Rp 18,7 miliar. Pendapatan dari kategori film meliputi pendapatan dari digital, cinema dan televisi. Kontributor pendapatan lainnya terdiri dari sewa bangunan dan sewa peralatan shooting.

Kontributor utama pertumbuhan penjulan  pada Q 1 tersebut berasal dari Digital Sales yang tumbuh pesat hampir 20 Ribu persen dibandingkan kuartal Pertama tahun sebelumnya dari Rp 0,3 miliar menjadi Rp 51,04 miliar.

Sebagai bagian dari pivot strategy MD Pictures, tercatat adanya pertumbuhan pesat pada penjualan di sektor digital sebesar 19.762,5% dibandingkan setahun sebelumnya, dari Rp 0,3 miliar menjadi Rp 51,04 miliar di kuartal pertama 2021.

Penjualan digital berkontribusi sebesar 92,3% dari total penjualan film dan 88,7% dari total penjualan. Sejalan dengan masa new normal karena pandemi, penjualan program televisi tumbuh dua kali lipat sedangkan penjualan film bioskop masih relatif rendah.

Direktur Utama MD Pictures, Manoj Punjabi mengatakan, “Kinerja positif pada kuartal ini merupakan hasil dari tanggapan cepat FILM dalam beradaptasi dengan pandemi COVID-19 di awal 2020 melalui penerapan pivot strategy dimana kami memasuki pasar dan bentuk konten hiburan baru. Tantangan ini menjadi peluang bagi kami dimana terdapat peluang emas di masa cemas.”

Pertumbuhan pesat pada penjualan tersebut menurut Manoj,  diiringi oleh penurunan pada beban pokok penjualan sebesar 10,9% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp 27,3 miliar. Hal ini menghasilkan laba bruto sebesar Rp 33,7 miliar pada kuartal ini. Beban operasional turun sebesar 29,4% dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp 24,1 miliar menjadi Rp 17,0 miliar.      

Secara keseluruhan, pertumbuhan penjualan dan penurunan beban operasional memungkinkan MD Pictures untuk secara drastis memperbaiki kinerjanya dari kerugian bersih senilai  Rp 7,5 miliar pada setahun sebelumnya menjadi laba bersih senilai Rp 17,3 miliar pada kuartal pertama 2021.

“Perubahan strategi kami untuk menjadi produsen hiburan online menjadikan FILM untuk tidak hanya bertahan di pasar namun juga berhasil meningkatkan kinerja secara drastis,” ungkap Manoj, dalam keterangan tertulisnya, “ Jum at ( 16/04/2021 ).

“Sejarah panjang MD Pictures dalam menghasilkan film dan series original serta beragam franchise yang sukses memungkinkan kami untuk melakukan transformasi cepat dan menerapkan model pendapatan baru yang menghasilkan laba bersih jauh lebih tinggi pada kuartal I 2021,” tambah Manoj Punjabi.

Perseroan terus mengelola neraca keuangan yang sehat, dengan pertumbuhan aset sebesar 3,0% dibandingkan akhir tahun 2020, menjadi Rp 1,4 triliun per 31 Maret 2021.

Indonesia sedang mengalami revolusi digital dan MD Pictures menjadi produsen dan distributor terkemuka untuk hiburan dalam bentuk digital baru, bekerja sama dengan, antara lain, Disney+Hotstar, WeTV dan Iflix, Viu, Netflix, Vidio, Migo, danTelkomsel Maxstream.

Ke depannya, MD Pictures berencana untuk terus menjadi pemimpin pasar dan memanfaatkan pertumbuhan pesat di industri ini.



Post Views:
6

Continue Reading

Berita Bisnis

DJI AIR 2S Hadir di Jaringan Outlet Erajaya Group

Published

on

By


Menggabungkan Kualitas Gambar yang Luar Biasa dengan Kinerja Penerbangan yang Mumpuni

Eksekutif.com, – Erajaya Group bersama DJI, pemimpin global dalam drone sipil dan teknologi kamera kreatif, hadirkan DJI Air 2S secara Exclusif.

Drone kamera portabel ini adalah solusi drone all-in-one, dengan kinerja penerbangan yang kuat, menggunakan sensor 1” untuk pengambilan gambar 20 megapiksel dan video 5,4K.

Peningkatan kualitas kamera serta cara baru
dalam menerbangkan dan memvisualisasikan gambar, produk terbaru DJI ini telah membuat tolak ukur yang baru dalam memberikan pengalaman menerbangkan drone.

Djohan Sutanto, Direktur Erajaya Group, menyatakan, “Tak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini drone merupakan teknologi inklusif makin dicari masyarakat. Kemudahan pengoperasian, resolusi kamera yang terus meningkat, umur batere yang membaik, ukuran produk yang makin ringan dan compact membuatnya menjadi salah satu opsi mengabadikan momen spesial bagi pengguna individu maupun para pembuat konten (content creator).”

Menyongsong momen Lebaran tahun ini, kami secara khusus menghadirkan drone terbaru dari DJI yaitu DJI Air 2S, dan memberikan penawaran khusus untuk setiap
pembelian baik. Ucap Djohan kepada media, saat acara peluncuran DJI Air 2S secara virtual, Jumat (16/04).

Kami mengundang pencinta drone dan produk DJI untuk dapat mengunjungi outlet DJI di Mal Grand Indonesia lantai 3A untuk melihat produk eksklusif ini. Imbuhnya.

DJI Air 2S telah tersedia dengan 2  pilihan Combo. Yang pertama adalah Standard Combo yang dibanderol seharga Rp 15.999.000, sudah termasuk drone, pengendali jarak jauh, satu buah baterai
serta semua kabel dan bagian yang diperlukan. Combo yang kedua adalah Fly More Combo yang dijual dengan harga Rp 20.999.000, mencakup drone, pengendali jarak jauh, tiga buah baterai, filter ND, hub
pengisian daya, dan tas bahu

Setiap pembelian DJI Air 2S pada tanggal 16 April hingga 18 April 2021 di DJI Authorized Reseller Store Grand Indonesia dan di beberapa jaringan outlet Urban Republic (UR) pilihan, akan mendapatkan hadiah
langsung SanDisk Extreme 128GB secara gratis.

Hadiah langsung ini juga bisa didapatkan melalui pembelian di official store DJI e-commerce marketplace Tokopedia untuk 100 orang pembeli pertama.

Selain itu, pelanggan Urban Republic bisa memperoleh cashback hingga Rp 400.000* dan cicilan 0% hingga 18 bulan dengan menggunakan Kartu Kredit Bank BCA dan Mandiri.

Produk ini juga akan segera tersedia di beberapa jaringan outlet iBox dan Erafone tertentu.



Post Views:
5

Continue Reading

Berita Bisnis

Permintaan Mobil Melonjak – Daihatsu Lakukan Special Action 3P

Published

on

By


Jakarta, -Pemerintah telah menerapkan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia.

Dukungan ini memberikan dampak positif kepada pasar otomotif dan juga produsen kendaraan, khususnya Daihatsu.

Pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mengalami peningkatan volume retail sales menjadi sekitar 77 ribu unit, atau naik sebesar 65% dibandingkan bulan Februari 2021.

Demikian juga dengan Daihatsu, pada periode yang sama, mengalami penjualan tertinggi sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, yakni sekitar 12 ribu unit, atau naik sekitar 47 persen dibandingkan Februari 2021.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan, ujar Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam keterangan rilisnya, Jumat (16/04).

Pada sisi whole sales, secara nasional juga mengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.

Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadi sekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu.

Penjualan mobil Daihatsu mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021.

Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).
Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu.

Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit.

 



Post Views:
3

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 Eksekutif.ID | Kerjasama dan kolaborasi silahkan email: eksekutifmatra@gmail.com. Hotline 0816-1945-288