Budaya Tak Boleh Hilang di Tengah Digitalisasi

  • Whatsapp


JAKARTA, Hootsuit dan We Are Social mengungkapkan dari hasil survei pada Januari 2020 sebanyak 59% penduduk dunia sudah dapat mengakses internet.

Fenomena serupa juga terjadi di Indonesia, Hootsuit memperkirakan internet sudah dapat diakses oleh 64% warga Indonesia atau sekitar 175,4 juta jiwa.

Tingginya jumlah pengakses digital berdampak pada semakin tingginya pengguna layanan digital dan perubahan gaya hidup masyarakat. Mengenai hal tersebut, Asep Kambali, Founder Komunitas Historia Indonesia mengungkapkan ada beberapa keseimbangan hidup yang harus dimiliki milenials di tengah perubahan digitalisasi.

“Dari tradisi ke modernisasi tetap harus memahami dan menguasai tradisi tapi mampu menyesuaikan hidup di era modern. Lalu antara melihat sejarah dan masa kini memiliki visi jauh ke depan, memahami konteks kekinian, tapi tidak melupakan sejarah,” kata Asep saat berbicara dalam Webinar Literasi Digital wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Di samping itu, antara global yang diiringi lokal dalam globalisasi masyarakat tetap perlu berpikir global namun tetap bertindak lokal. Namun berpikir menyeluruh, melakukan hal-hal kecil yang berdampak pada dunia menyeluruh dan tetap bisa beradaptasi dari cara konvensional atau tradisional menuju digital agar tidak tertinggal zaman.

“Persoalan bangsa ini amat kompleks, ibarat puzzle setiap pemuda atau komunitas seharusnya hadir menjadi satu keping solusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi negeri ini,” ujar Asep lagi.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat I, kali ini menghadirkan pula nara sumber lainnya seperti Dee Rahma seorang Digital Marketing Strategis, Rachel Octavia, Founder The F People, serta Ira Pelitawati dari Relawan TIK Jabar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 43 kali dilihat,  43 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *