Cara Kreatif Memanfaatkan Peluang di Era Digital

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Era digital merupakan sebuah masa di mana aktivitas masyarakat dalam kehidupan telah dipermudah dengan bantuan teknologi. Era ini menjadi momentum, bahwa hanya dengan bekerja online di rumah saja orang bisa sangat produktif, dengan perangkat digital jangkauan pun menjadi luas.

“Bahkan beberapa saluran digital dipakai untuk keperluan marketing lewat media sosial, marketplace, Google Ads, email hingga What’sApp,” ujar Asyraf Ilmansyah, Data Scientist & Analyst BRI, saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Rabu (29/9/2021).

Penerapannya saat ini, lewat saluran digital rapat virtual di tengah kondisi pandemi Covid-19 memudahkan pertemuan secara online. Adapun untuk tempat penyimpanan data kini pun sudah secara online, dalam dunia design berbagai karya dibuat menggunakan aplikasi seperti adobe photoshop dan ilustrator. Melalui pemanfaatan saluran digital tadi, akhirnya peluang pun terbuka untuk pengusaha dan pekerja digital. Misalnya IT developer, influencer/KOL, visual designer, digital marketer, seller via digital channel hingga bagi para investor saham atau trader.

Berbagai jenis usaha seperti food & beverage pun dapat memperluas usahanya lewat media sosial. Termasuk untuk bidang peternakan dan kosmetik bisa melakukan branding di media sosial. Serta bidang EO atau event organizer bisa melakukanya lewat memadukan acara offline, Instagram, dan What’sApp meliputi bisnis dekorasi, catering, dan printing.

Dengan pemanfaatan saluran digital tadi, Asyraf mengingatkan untuk tetap menjaga data pribadi di internet. Yakni dengan membuat password yang sulit, jangan memberikan informasi data pribadi yang terlalu detail, memperhatikan akses yang diminta oleh aplikasi, hingga setting semua privasi akun media sosial yang digunakan.

Webinar Literasi Digital di Kota Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Lina Erliana, Guru Konseling SMA Negeri 4 Bekasi, Dedi Suryadi, Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Bekasi, Ahmad Kultur, Ketua STIE Pertiwi Bekasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 2 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *