Ciri-Ciri Orang Produktif di Era Internet yang Serba Cepat

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Di era digitalisasi yang serba mudah ini, tidak ada halangan individu untuk bisa produktif. Segala fasilitas yang ada saat ini caranya bisa dimanfaatkan, asal individunya bisa peka pada efisiensi, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

“Jangan sibuk di media sosial pada hal yang tidak memberikan manfaat karena setiap orang pun bisa menghasilkan uang dengan waktu dan kebebasan dari internet,” kata Maria Natasya, Internal Communication Strategic Planner CIMB Niaga saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (10/10/2021).

Dia pun mengajak agar setiap individu bisa merenungkan apakah yang dilakukan selama ini dengan keberadaan internet menambah nilai tambah atau tidak. Lebih jauh dia mengungkap ada beberapa ciri orang produktif di era yang serba cepat seperti sekarang ini. Mereka biasanya individu yang fokus pada tujuannya, sadar akan penggunaan energi dan sumber daya, dan tentunya akan memiliki prioritas yang jelas sehingga memiliki persiapan yang tajam.

“Waktu memang gratis, namun tidak bisa dibeli karena itu sebagai individu yang hidup di era digitalisasi dan industri 4.0 yang akan berus berkembang lebih jauh lagi harus menyadari bagaimana memanfaatkan waktu secara produktif,” katanya lagi.

Apalagi di internet, banyak waktu yang bisa dihabiskan tapi haruslah menghasilkan dan bermanfaat. Saat ini masyarakat sudah masuk ke era baru digital industri 4.0, di era ini semua orang bisa berbudaya kreatif dan produktif menggunakan teknologi. Tanpa batas usia, tanpa hambatan biaya, tanpa pengaruh ruang dan waktu, tanpa alasan dan tanpa berhenti semua orang bisa menjadi kreatif dan produktif.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Di webinar kali ini, hadir pula nara sumber seperti Daniel Hermansyah, CEO of Kopi Chuseyo, Inne Nathalia, seorang Humas & Dosen Komunikasi, Aisyiah Ulfah, Guru TK Bina Harapan III Cinere, Taufik Hidayat, Kepala UPT IT dan Dosen Fakultas Teknik Universitas Syekh Yusuf dan Inge Indriani, Founder Bumbukatjangkoe.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 8 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *