Rabu, September 19, 2018
Hotline 0816-1945288 eksekutifmatra@gmail.com
Futured

Dell EMC Hadirkan Kecanggihan Infrastruktur Hiperkonvergensi di Indonesia

3Views

Pasar infrastruktur  TI  di Indonesia berkembang sangat pesat. Hal itu diungkapkan oleh Catherine Lian, Managing Director, Dell EMC Indonesia.  Salah satu segmennya adalah  hyper-converged infrastructure (HCI). “HCI adalah segmen yang paling cepat berkembang di pasar infrastruktur TI karena berbagai skala perusahaan senantiasa menginginkan penyederhanaan infrastruktur yang substansial,” ujar Catherine Lian.

Berkaitan dengan  HCI tersebut,  Dell EMC, sebagai perusahaan yang berfokus kepada perkembangan infrastruktur TI baru saja mengumumkan mengenai perluasan portofolio pada sistem terpadu miliknya yang kini sudah menggunakan server Dell EMC PowerEdge ke dalam VxRail Appliances hyper-converged infrastructure (HCI). Pada VxRail Appliance versi 4.5 terbaru ini, Dell menawarkan opsi software dan hardware enterprise yang lebih banyak dalam penawaran HCI yang paling cepat berkembang di industri.

VxRail Appliances di server PowerEdge tersebut memungkinkan Dell EMC untuk menangani lebih banyak contoh kasus penggunaan di Indonesia dan membantu memodernisasi pusat data dengan layanan dan dukungan yang komprehensif sebagai solusi untuk membantu pertumbuhan bisnis dan perlindungan investasi bagi berbagai skala perusahaan.

VxRail Appliances di server PowerEdge mampu memperlas kemampuan VxRail Appliances sehingga kineja CPU bisa mencapai 40 persen lebih besar, lebih fleksibel, dan dengan skalabilitas yang lebih baik dengan konfigurasi yang lebih banyal. Dengan VxRail Appliances, beban kerja baru dapat ditambahkan ke dalamnya, seperti beban kerja storage berkapasitas besar, beban kerja virtualisasi client penuh grafis, dan lingkungan kantor remote atau kantor cabang.

Beberapa fitur enterprise terbaru dari Dell EMC VxRail Appliances 4.5 meliputi :

  • Penyempurnaan fitur penerapan enterprise – Menghadirkan pengalaman pemasangan dan penerapan yang lebih sederhana untuk membantu pelanggan enterprise dalam mengelola VxRail Appliance sesuai kebutuhan. Pengalaman penerapan VxRail Appliance, dimana penerapan satu appliance dioptimalkan hanya dalam waktu 20 menit3, kini juga dapat diterapkan pada ukuran kluster yang lebih besar, sehingga pelanggan dapat menambah dan mengelola 10 appliance atau lebih semudah mengelola satu appliance.
  • Fleksibilitas hardware tambahan menurunkan biaya total kepemilikan – Opsi prosesor tunggal yang baru mengurangi biaya penerapan lisensi software berbasis prosesor untuk penggunaan yang lebih besar hingga 64 node. Pilihan-pilihan jaringan baru, seperti 12 port tambahan, memungkinkan VxRail Appliances untuk dapat digunakan di lingkungan yang membutuhkan segmentasi beban kerja di jaringan fisik.
  • Dukungan untuk teknologi VMware terbaru – Dukungan VMware vSphere 6.5 dan VMware vSAN 6.6 meningkatkan optimalisasi algoritma layanan data untuk mempercepat kinerja flash, enkripsi data-at-rest berbasis software untuk mencegah akses data yang tidak diinginkan, dan penyempurnaan fitur perlindungan untuk stretched clusters.
  • Interoperabilitas yang lebih baik dengan teknologi dari Dell EMC – Pelanggan yang menggunakan VxRail Appliances kini dapat memanfaatkan gateway Dell EMC Secure Remote Services (ESRS) terpusat yang memberikan satu titik dukungan dua arah jarak jauh yang aman bagi seluruh infrastruktur Dell EMC mereka.

Dell EMC  menurut Catherine , berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan segemen tersebut dan menjawab permintaan di Indonesia.  “Kami kini memperluas ketersediaan VxRail Appliances di server PowerEdge yang telah lama dinantikan. Berbagai skala perusahaan kini dapat mendapatkan manfaat dari kinerja HCI yang lebih baik dengan fleksibilitas dan skalabilitas yang jauh lebih tinggi,” tegas Catherine.

Solusi VxRail Appliances yang didukung PowerEdge tersebut kini sudah tersedia di pasar Indonesia mulai 9 Oktober 2017.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Translate »