Latest News

Latest Posts

- Advertisement -
MAJALAH EKSEKUTIF – terbit sejak 1979 –

Latest Tweets

Find Us on Socials

Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

Laman

Dorong Peningkatan Pemasaran dan Penjualan Produk Pegadaian Jalin Kerja Sama dengan 4 BUMD DKI

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

 

Setelah sukses bersinergi dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri dari perusahaan BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan beberapa Instansi di seluruh Indonesia, kini PT Pegadaian (Persero)  kembali  menjalin kerja sama dengan 4 perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta.

Peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan prodak.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, Direktur Utama Jamkrida Jakarta Chusnul Ma’arif, Direktur Utama Bank DKI Wahyu Widodo, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin, dan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Ketua Dewan Masjid Indonesia Muhammad Jusuf Kalla.

“Hingga saat ini kami telah melakukan kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan berbagai instansi di seluruh Indonesia,” ujar  Kuswiyoto, saat acara Penandatanganan Kerja- Sama tersebut , di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (9/10/2019).

“Kerja sama yang kami lakukan bukan semata-mata meningkatkan volume penjualan dan pemasaran prodak kami. Tapi juga mengoptimalkan kanal distribusi masing-masing perusahaan, sehingga saling memberikan keuntungan,” jelas Kuswiyoto.

Pada kesempatan tersebut, Kuswiyoto menjabarkan tujuan dari penandatanganan kerja sama antar Pegadaian dan 4 BUMD ini untuk saling menguntungkan dalam meningkatkan sinergi antar semua pihak, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.

“Hal ini dilakukan dalam rangka mempeluas jaringan sinergi antar BUMN dengan BUMD, khususnya di DKI Jakarta,” tegasnya.

Ditambahkan bahwa kerja sama tersebut juga meliputi pemanfaatan sumber daya, prodak, layanan dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan. Sehingga sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh semua pihak dan newujudkan One Family, One Nation, and One Vision to Excellence.

“Adanya kerja sama ini setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan  bisnis masing-masing,”

Kuswiyoto juga menjelaskan bahwa  kerja sama yang dilakukan oleh Pegadaian diharapka  dapat memberikan dampak postif untuk peningkatan kinerja perseroan. Hal ini terlihat dari kinerja perusahaa di Kuartal lll yang meningkat dibandingkan periode yang sama.

Outstanding Loan tercatat menunjukkan peningkatan sebesar 17%, total aset sebesar 14% , dan laba bersih sebesar 19%. Aset Pegadaian tercatat mencapai Rp 59 triliun, pendapatan usaha mencapai Rp 9,8 triliun dan laba bersih Rp 2,35 triliun.

Hingga September 2019, bisnis Pegadaian yang direpresentasikan dari penyaluran uang pinjaman tumbuh 17,72 % dibandingkan periode sebelumnya (YoY), angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan industri pembiayaan pada periode yang sama, tumbuh sebesar 3,53 % dari Rp 435,72 triliun menjadi Rp 451,11 triliun.

 

 

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »