• Homepage
  • >
  • TIPS
  • >
  • Dukung Gaya Hidup Sehat Bango Luncurkan “Bango Light”

Dukung Gaya Hidup Sehat Bango Luncurkan “Bango Light”

  • Karyoto
  • 3 ago
  • 0

Dewasa ini, jumlah masyarakat Indonesia yang mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat sudah semakin meningkat, seiring dengan makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif yang timbul akibat gaya hidup yang kurang sehat, termasuk diabetes. Dalam menerapkan gaya hidup sehat, salah satu langkah tepat adalah dengan lebih memerhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah.

Sejalan dengan hal itu Bango yang telah berusia 90 tahun, kini menghadirkan solusi dengan meluncurkan inovasi terbarunya, yaitu kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup tersebut. Mempertahankan ciri khas bahan utama pembuatan kecap Bango yaitu kedelai hitam Mallika yang berkualitas, kecap Bango Light mengandung pemanis alami stevia dengan kandungan gula 30% lebih rendah sebagai pilihan untuk menikmati kelezatan aneka kuliner Nusantara dengan cara yang lebih sehat.

Meski demikian Bango tetap meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar tetap memiliki rasa manis gurih yang sama dengan Bango Kecap Manis yang sudah terlebih dulu melegenda. Sehingga kecap Bango Light akan tetap bisa  menemani para ibu di Indonesia yang mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat sambil terus melestarikan warisan kuliner Nusantara di rumah.

Menurut Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk,  menuturkan bahwa  Bango terus menjadi mitra setia ibu dan juga para legenda kuliner dalam menyajikan ragam kelezatan kuliner Nusantara. “Di usia yang ke-90 ini, Bango berupaya untuk terus bergerak progresif dan senantiasa peka terhadap kebutuhan konsumen, agar Bango selalu bisa menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat luas,” ujar Hernie saat peluncuran Bango  Linght di Jakarta, Kamis, ( 8/03/2018).

“Bango melihat bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat kini semakin meningkat, seiring dengan makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif yang timbul akibat gaya hidup yang kurang sehat, termasuk diabetes. Maka, Bango meluncurkan kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup sehat  tersebut,” lanjut Hernie.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bango meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar memiliki rasa manis gurih yang sama dengan Bango Kecap Manis yang sudah terlebih dulu melegenda. Selain stevia, kedelai hitam Malika dan gula kelapa berkualitas khas Bango tetap dipergunakan sebagai bahan dasar, sehingga kecap Bango Light tetap menjadi pilihan tepat untuk memperkaya kelezatan aneka hidangan khas Nusantara.

Selain itu, inovasi ini merupakan implementasi dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang berkomitmen untuk memberikan pilihan yang lebih sehat serta meningkatkan kesehatan dan kualitas nutrisi dalam semua produknya. Salah satu target Sustainable Nutrition yang ingin dicapai pada tahun 2020 adalah mengurangi 25% kadar gula tambahan dimana upaya ini telah dimulai sejak 2016 dengan meluncurkan produk-produk dengan kadar gula yang lebih rendah di banyak pasar, salah satunya kecap Bango Light.

Sementara itu dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK selaku seorang Spesialis Gizi menjelaskan bahwa, salah satu langkah tepat dalam menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan lebih memerhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah, contohnya stevia sebagai pengganti gula. Stevia adalah bahan pemanis alami yang sedang digemari. Terbuat dari ekstrak daun stevia, kecap Bango Light bisa jadi pilihan yang cocok untuk gaya hidup lebih sehat.”

Sama halnya dengan Bango Kecap Manis reguler, kecap Bango Light dapat diaplikasikan untuk berbagai hidangan, baik menjadi bahan yang digunakan saat proses memasak, atau sebagai pelengkap – seperti untuk topping atau cocolan.

 

 

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »