Connect with us
script data-ad-client="ca-pub-4777880934442148" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Berita Bisnis

Dukung Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia – Unilever Luncurkan  “Unilever Muslim Centre of Excellence “

Published

on


 

PT Unilever Indonesia, Tbk. mengumumkan peluncuran “Unilever Muslim Centre of Excellence” (Unilever MCOE) sebagai bentuk komitmen Perusahaan berbagi peran dengan pemerintah dan sejumlah organisasi terpercaya untuk mendukung Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah, sejalan dengan tujuan dari Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024.

Peluncuran Unilever MCOE   yang dilakukan secara  virtual  tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kenegaraan serta tokoh penting di bidang ekonomi dan komunitas muslim, seperti Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin – Wakil Presiden RI, Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D – Menteri Keuangan RI, Dr.  Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si – Menteri Perindustrian RI, Drs. Teten Masduki – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Ventje Rahardjo – Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ira Noviarti – President Director PT Unilever Indonesia, Tbk. Serta tokoh-tokoh agama lainnya.

Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia menyatakan dalam sambutannya, “Langkah dan strategi pemerintah untuk menjadikan Indonesia pemimpin ekonomi syariah dunia terus bergulir dan bergerak secara positif. Pemerintah terus mendorong dan memfasilitasi kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan ekonomi syariah, termasuk keterlibatan dunia usaha. “

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Unilever Indonesia, Tbk. yang telah mengambil langkah strategis meluncurkan ‘Muslim Center of Exellence’ untuk Unilever Global, sekaligus menjadikan Unilever Indonesia sebagai global hub produk Halal Unilever. Kedepannya, saya berharap ‘Unilever Muslim Center of Excellence’ ini akan diikuti oleh pemain-pemain industri halal global lainnya, dengan mengambil langkah yang konkrit implementatif untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia,” jejas Kyai sepuh ini dalam sambutannya, Kamis ( 08/04/2021 ).

Sementara itu, Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menanggapi, “Beroperasi di Indonesia selama 87 tahun, Unilever Indonesia sebagai pemain terdepan di industri FMCG berkomitmen kuat untuk terus bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, sembari mendukung program-program pemerintah dalam memajukan perekonomian bangsa, salah satunya melalui sektor industri halal, sejalan dengan MEKSI yang dicanangkan pemerintah. Komitmen ini telah kami mulai sejak tahun 1994, dimana kami menjadi salah satu perusahaan FMCG pertama yang pabriknya mendapat Sistem Jaminan Halal (SJH) halal dari MUI.”

Seiring dengan waktu, Unilever Indonesia semakin memperkuat komitmen penerapan sistem jaminan halal secara menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari formulasi dan bahan baku; pasokan bahan baku; proses dan fasilitas produksi; hingga proses distribusi. Saat ini seluruh fasilitas pabrik Unilever di Indonesia telah mendapatkan SJH dan juga brand yang diproduksi di Indonesia telah mendapat sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

“Komitmen tersebut terus kami perkuat dengan meluncurkan ‘Unilever MCOE’ sebagai wujud keseriusan Unilever dalam melahirkan rangkaian produk dan program yang relevan dengan kebutuhan konsumen muslim di Indonesia maupun dunia,” jelas Ira.

“Di bawah naungan Unilever yang beroperasi di 180 negara, ‘Unilever MCOE’ yang berbasis di Indonesia akan menjadi percontohan bagi market Unilever secara global dan akan menjadi pusat insight bagi ragam inovasi dan produk yang sesuai dengan dinamika kebutuhan konsumen Muslim di Indonesia dan dunia dengan berkolaborasi dengan 6 pusat riset Unilever di tingkat global. Penempatan MCOE di Indonesia didasari atas pengalaman Unilever Indonesia yang mumpuni, ditambah konsumen muslim tanah air yang beragam, dinamis, dan terus bertumbuh dengan sangat signifikan,” lanjut Ira.

Ventje Rahardjo, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) berkomentar, “Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia yang diluncurkan oleh Bapak Presiden pada Mei 2019 yang lalu telah menjadi rujukan yang jelas bagi segenap stakeholder di Indonesia untuk bergerak mengembangkan insiatifnya masing-masing dalam suatu kerangka bersama yang strategis guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia dan pemimpin ekonomi syariah global.

“Ke depan, KNEKS akan terus berperan sebagai konsolidator dan melaksanakan arrangement ini agar terus terjalin sinergi dengan baik di antara semua pelaku, baik pemerintah, pelaku usaha, kalangan akademisi dan masyarakat lebih luas, dalam bersama-sama membangun ekonomi syariah Indonesia,” jelas Ventje.

Rizki Raksanugraha, Director of Supply Chain PT Unilever Indonesia, Tbk. menjelaskan, “Unilever memiliki portfolio produk dari kategori yang sangat beragam, mulai dari home care, personal care hingga makanan dan minuman. Berangkat dari pengalaman ini, salah satu bagian utama dari ‘Unilever MCOE’, yaitu ‘Halal Collaboration Hub’, akan menjadi pusat insight bagi ragam inovasi dan produk yang sesuai dengan dinamika kebutuhan konsumen muslim di Indonesia maupun dunia. Dalam operasionalnya, Halal Collabration Hub akan berkoloborasi dengan 6 pusat riset Unilever di tingkat global serta civitas akademika di dalam maupun di luar negeri.”

Berlokasi di kantor pusat Unilever Indonesia, BSD Tangerang, “Halal Collaboration Hub” memaksimalkan kapasitas teknologi dan inovasi yang dimiliki Unilever secara global.  Dengan konsep kerja Physical-Digital, “Halal Collaboration Hub” akan mempercepat akses informasi mulai dari ide pengembangan produk (inspire), pembuatan (create), hingga akhirnya dicoba oleh konsumen (experience) untuk mengetahui apakah inovasi yang bersangkutan telah menjawab kebutuhan dengan baik. Melalui fasilitas ini, “Unilever MCOE” dipercaya akan mampu melahirkan blueprint yang bermanfaat bagi market muslim di negara-negara lain sekaligus mendorong volume ekspor ke berbagai wilayah dunia.

Unilever Muslim Centre of Excellence menaungi “Halal Collaboration Hub” dan berbagai program pemberdayaan komunitas muslim.

Agar inovasi yang dilahirkan selalu selaras dengan nilai-nilai dan kebutuhan konsumen muslim, pengembangan dan pengimplementasian “Unilever MCOE” turut didukung oleh Muslim Advisory Board yang terdiri dari sederatan tokoh muslim berkompeten.

Di akhir acara, Rizki berpesan, “Sesuai dengan strategi global Unilever yaitu ‘The Unilever Compass’, Unilever memiliki aspirasi untuk menjadi perusahaan yang berlandaskan pada tujuan mulia (purpose-led) serta terus relevan dan siap menghadapi masa depan (future-fit). Percaya bahwa kesuksesan kami harus sejalan dengan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan, kami berharap seluruh kolaborasi yang terangkum di dalam ‘Unilever MCOE’ ini dapat mempelopori sebuah sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pihak swasta dan organisasi kemasyarakatan dalam bergotong-royong wujudkan perekonomian syariah dan industri halal yang lebih maju, inklusif serta mampu menembus level global.”

 



Post Views:
2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Bisnis

Pertumbuhan Penjualan Naik 107,7 % – MD Picture Raih  Laba  Rp. 17,3 Miliar pada Q1 2021

Published

on

By


 

PT MD Pictures Tbk  telah mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal pertama yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021.  Perseroan catat pertumbuhan signifikan pada nominal penjualan menjadi Rp 61 miliar. Alhasil, laba bersih Perseroan tercatat Rp 17,3 miliar. 

Pada kuartal pertama tahun 2021, nominal penjualan tumbuh dua kali lipat dari Rp 29,4 miliar pada kuartal pertama tahun 2020 menjadi Rp 61 miliar pada periode yang sama tahun ini atau tumbuh sebesar 107,7%.

Kontributor utama atas pertumbuhan ini adalah dari kategori film dengan kontribusi sebesar 90,7% dari total pendapatan, setara dengan nilai nominal sebesar Rp 55,3 miliar atau tumbuh 196,4% dibandingkan dengan angka pada setahun sebelumnya yaitu Rp 18,7 miliar. Pendapatan dari kategori film meliputi pendapatan dari digital, cinema dan televisi. Kontributor pendapatan lainnya terdiri dari sewa bangunan dan sewa peralatan shooting.

Kontributor utama pertumbuhan penjulan  pada Q 1 tersebut berasal dari Digital Sales yang tumbuh pesat hampir 20 Ribu persen dibandingkan kuartal Pertama tahun sebelumnya dari Rp 0,3 miliar menjadi Rp 51,04 miliar.

Sebagai bagian dari pivot strategy MD Pictures, tercatat adanya pertumbuhan pesat pada penjualan di sektor digital sebesar 19.762,5% dibandingkan setahun sebelumnya, dari Rp 0,3 miliar menjadi Rp 51,04 miliar di kuartal pertama 2021.

Penjualan digital berkontribusi sebesar 92,3% dari total penjualan film dan 88,7% dari total penjualan. Sejalan dengan masa new normal karena pandemi, penjualan program televisi tumbuh dua kali lipat sedangkan penjualan film bioskop masih relatif rendah.

Direktur Utama MD Pictures, Manoj Punjabi mengatakan, “Kinerja positif pada kuartal ini merupakan hasil dari tanggapan cepat FILM dalam beradaptasi dengan pandemi COVID-19 di awal 2020 melalui penerapan pivot strategy dimana kami memasuki pasar dan bentuk konten hiburan baru. Tantangan ini menjadi peluang bagi kami dimana terdapat peluang emas di masa cemas.”

Pertumbuhan pesat pada penjualan tersebut menurut Manoj,  diiringi oleh penurunan pada beban pokok penjualan sebesar 10,9% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp 27,3 miliar. Hal ini menghasilkan laba bruto sebesar Rp 33,7 miliar pada kuartal ini. Beban operasional turun sebesar 29,4% dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp 24,1 miliar menjadi Rp 17,0 miliar.      

Secara keseluruhan, pertumbuhan penjualan dan penurunan beban operasional memungkinkan MD Pictures untuk secara drastis memperbaiki kinerjanya dari kerugian bersih senilai  Rp 7,5 miliar pada setahun sebelumnya menjadi laba bersih senilai Rp 17,3 miliar pada kuartal pertama 2021.

“Perubahan strategi kami untuk menjadi produsen hiburan online menjadikan FILM untuk tidak hanya bertahan di pasar namun juga berhasil meningkatkan kinerja secara drastis,” ungkap Manoj, dalam keterangan tertulisnya, “ Jum at ( 16/04/2021 ).

“Sejarah panjang MD Pictures dalam menghasilkan film dan series original serta beragam franchise yang sukses memungkinkan kami untuk melakukan transformasi cepat dan menerapkan model pendapatan baru yang menghasilkan laba bersih jauh lebih tinggi pada kuartal I 2021,” tambah Manoj Punjabi.

Perseroan terus mengelola neraca keuangan yang sehat, dengan pertumbuhan aset sebesar 3,0% dibandingkan akhir tahun 2020, menjadi Rp 1,4 triliun per 31 Maret 2021.

Indonesia sedang mengalami revolusi digital dan MD Pictures menjadi produsen dan distributor terkemuka untuk hiburan dalam bentuk digital baru, bekerja sama dengan, antara lain, Disney+Hotstar, WeTV dan Iflix, Viu, Netflix, Vidio, Migo, danTelkomsel Maxstream.

Ke depannya, MD Pictures berencana untuk terus menjadi pemimpin pasar dan memanfaatkan pertumbuhan pesat di industri ini.



Post Views:
6

Continue Reading

Berita Bisnis

DJI AIR 2S Hadir di Jaringan Outlet Erajaya Group

Published

on

By


Menggabungkan Kualitas Gambar yang Luar Biasa dengan Kinerja Penerbangan yang Mumpuni

Eksekutif.com, – Erajaya Group bersama DJI, pemimpin global dalam drone sipil dan teknologi kamera kreatif, hadirkan DJI Air 2S secara Exclusif.

Drone kamera portabel ini adalah solusi drone all-in-one, dengan kinerja penerbangan yang kuat, menggunakan sensor 1” untuk pengambilan gambar 20 megapiksel dan video 5,4K.

Peningkatan kualitas kamera serta cara baru
dalam menerbangkan dan memvisualisasikan gambar, produk terbaru DJI ini telah membuat tolak ukur yang baru dalam memberikan pengalaman menerbangkan drone.

Djohan Sutanto, Direktur Erajaya Group, menyatakan, “Tak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini drone merupakan teknologi inklusif makin dicari masyarakat. Kemudahan pengoperasian, resolusi kamera yang terus meningkat, umur batere yang membaik, ukuran produk yang makin ringan dan compact membuatnya menjadi salah satu opsi mengabadikan momen spesial bagi pengguna individu maupun para pembuat konten (content creator).”

Menyongsong momen Lebaran tahun ini, kami secara khusus menghadirkan drone terbaru dari DJI yaitu DJI Air 2S, dan memberikan penawaran khusus untuk setiap
pembelian baik. Ucap Djohan kepada media, saat acara peluncuran DJI Air 2S secara virtual, Jumat (16/04).

Kami mengundang pencinta drone dan produk DJI untuk dapat mengunjungi outlet DJI di Mal Grand Indonesia lantai 3A untuk melihat produk eksklusif ini. Imbuhnya.

DJI Air 2S telah tersedia dengan 2  pilihan Combo. Yang pertama adalah Standard Combo yang dibanderol seharga Rp 15.999.000, sudah termasuk drone, pengendali jarak jauh, satu buah baterai
serta semua kabel dan bagian yang diperlukan. Combo yang kedua adalah Fly More Combo yang dijual dengan harga Rp 20.999.000, mencakup drone, pengendali jarak jauh, tiga buah baterai, filter ND, hub
pengisian daya, dan tas bahu

Setiap pembelian DJI Air 2S pada tanggal 16 April hingga 18 April 2021 di DJI Authorized Reseller Store Grand Indonesia dan di beberapa jaringan outlet Urban Republic (UR) pilihan, akan mendapatkan hadiah
langsung SanDisk Extreme 128GB secara gratis.

Hadiah langsung ini juga bisa didapatkan melalui pembelian di official store DJI e-commerce marketplace Tokopedia untuk 100 orang pembeli pertama.

Selain itu, pelanggan Urban Republic bisa memperoleh cashback hingga Rp 400.000* dan cicilan 0% hingga 18 bulan dengan menggunakan Kartu Kredit Bank BCA dan Mandiri.

Produk ini juga akan segera tersedia di beberapa jaringan outlet iBox dan Erafone tertentu.



Post Views:
5

Continue Reading

Berita Bisnis

Permintaan Mobil Melonjak – Daihatsu Lakukan Special Action 3P

Published

on

By


Jakarta, -Pemerintah telah menerapkan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia.

Dukungan ini memberikan dampak positif kepada pasar otomotif dan juga produsen kendaraan, khususnya Daihatsu.

Pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mengalami peningkatan volume retail sales menjadi sekitar 77 ribu unit, atau naik sebesar 65% dibandingkan bulan Februari 2021.

Demikian juga dengan Daihatsu, pada periode yang sama, mengalami penjualan tertinggi sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, yakni sekitar 12 ribu unit, atau naik sekitar 47 persen dibandingkan Februari 2021.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan, ujar Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam keterangan rilisnya, Jumat (16/04).

Pada sisi whole sales, secara nasional juga mengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.

Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadi sekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu.

Penjualan mobil Daihatsu mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021.

Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).
Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu.

Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit.

 



Post Views:
3

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 Eksekutif.ID | Kerjasama dan kolaborasi silahkan email: eksekutifmatra@gmail.com. Hotline 0816-1945-288