Connect with us
script data-ad-client="ca-pub-4777880934442148" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Berita Bisnis

Dunia Pekerjaan akan Berubah Pasca Pandemi

Published

on


Prediksi masa depan dunia pekerjaan menurut para akuntan profesional dalam Webinar “The Future of Work”

Dunia pekerjaan akan terus berubah setelah adanya pandemi COVID-19, menurut para akuntan profesional yang mengikuti webinar bertajuk ICAEW-AFA Bitesize Webinar on the Future of Work pada 22 Februari lalu.

Webinar yang diselenggarakan ICAEW (the Institute of Chartered Accountants in England and Wales) dan AFA (the ASEAN Federation of Accountants) mendiskusikan tentang tiga faktor yang terbukti berdampak positif pada dunia kerja selama pandemi, seperti percepatan proses transformasi digital, jam kerja fleksibel, dan peningkatan kesempatan untuk bekerja dari jarak jauh (remote working).

Webinar ini diikuti oleh berbagai peserta dari Singapore, Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan negara di kawasan Asia tenggara lainnya.

Mark Billington, Direktur Regional ICAEW, Greater China dan Asia Tenggara meresmikan sesi webinar tersebut dengan berbagi temuan dari survei ICAEW baru-baru ini yang berjudul  ICAEW Future of Work Report yang dilakukan kepada para chartered accountants di lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Survei tersebut menemukan bahwa hampir semua bisnis dan usaha menduga kehidupan kerja akan berbeda di masa depan, dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

Mark bergabung dengan para pemimpin industri ternama seperti Bonnie Tham, Head of People & Support, BDO Malaysia; Tay Woon Teck, Managing Director, Business Consulting, RSM Singapore; Sarah Foo, Chairman, CA ANZ, Hong Kong Overseas Regional Council 2021 dan ASPAC Technology and Automation Lead – Global Indirect Tax Services, KPMG dalam diskusi panel yang penuh wawasan tentang manfaat dan tantangan model kerja baru untuk kedepannya.

Dalam laporan ICAEW Future of Work Report yang dibahas di webinar ini, ICAEW menemukan bahwa tiga faktor teratas yang berdampak positif pada kehidupan kerja responden adalah akselerasi dalam transformasi digital (dikatakan sebesar 87 persen), jam kerja fleksibel (dikatakan sebesar 74 persen), dan peningkatan kerja jarak jauh (dikatakan sebesar 66 persen).

Namun, responden juga menyoroti tantangan signifikan dalam menghadapi pengaturan kerja baru, seperti kesulitan dalam melibatkan klien baru dan membangun hubungan (dikatakan oleh 61 persen), menjaga moral staf (57 persen) dan mempertahankan klien dan hubungan yang sudah ada (54 persen).

Sentimen tersebut juga terus digaungkan selama diskusi panel, di mana para panelis juga menyinggung adanya tantangan untuk menerima bakat baru, meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi kelelahan (burn-out) di antara karyawan, dan cara mempertahankan kontak dengan konsumen dan komunikasi yang kuat dengan para klien.

Mark menambahkan “Meskipun bekerja secara jarak jauh telah membawa beberapa dampak positif; seperti percepatan upaya digitalisasi organisasi dan pengaturan kerja yang fleksibel bagi karyawan mereka; bisnis dan perusahaan perlu mempertimbangkan manfaat ini secara bersamaan dengan tantangan yang turut hadir dalam jangka panjang, terutama area di mana interaksi tatap muka tetap memegang peranan penting.”

Hasil survei kami menggarisbawahi perlunya lebih banyak inisiatif dalam pendampingan, bimbingan dan pelatihan formal untuk talenta baru, serta cara baru untuk terlibat secara virtual baik secara internal maupun eksternal. Pada akhirnya, penting untuk diingat bahwa organisasi adalah tentang manusia, dan kesuksesan serta kesejahteraan keduanya saling terkait erat,” ungkap Mark (09/03).

Sesi ini juga melibatkan peserta dalam survei singkat setelah webinar dilaksanakan, yang mengumpulkan berbagai tanggapan tentang bagaimana mereka memandang lanskap dunia kerja di masa depan.

Sejalan dengan hasil survei internasional, survei ini menemukan bahwa lebih dari sembilan dari sepuluh responden percaya bahwa kehidupan kerja akan terus terlihat berbeda setelah pandemi (92 persen), sementara hampir delapan dari sepuluh responden menyatakan bahwa kehidupan pekerjaan mereka sangat dipengaruhi oleh pandemi (79 persen).

Di kesempatan yang sama, Aucky Pratama, Direktur Eksekutif, AFA, mengatakan “Di tengah realitas jarak jauh baru dan lanskap bisnis yang berkembang pesat, penting bagi akuntan untuk bertindak sebagai penasihat terpercaya dan berfungsi sebagai kekuatan untuk kebaikan, dengan memandu bisnis dan organisasi tentang cara menavigasi fase normal baru untuk pekerjaan, mengatasi kepedulian yang berkelanjutan dan mendorong fase pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan berikutnya.”

Dalam banyak hal, ini semua dimulai dengan mengadopsi pendekatan yang mengutamakan manusia, tentang cara menumbuhkan pengalaman kerja digital yang efisien dan memuaskan sambil mengatasi masalah tertentu seperti kurangnya komunikasi tatap muka dengan karyawan dan klien baru. pungkas Aucky.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Bisnis

DJI AIR 2S Hadir di Jaringan Outlet Erajaya Group

Published

on

By


Menggabungkan Kualitas Gambar yang Luar Biasa dengan Kinerja Penerbangan yang Mumpuni

Eksekutif.com, – Erajaya Group bersama DJI, pemimpin global dalam drone sipil dan teknologi kamera kreatif, hadirkan DJI Air 2S secara Exclusif.

Drone kamera portabel ini adalah solusi drone all-in-one, dengan kinerja penerbangan yang kuat, menggunakan sensor 1” untuk pengambilan gambar 20 megapiksel dan video 5,4K.

Peningkatan kualitas kamera serta cara baru
dalam menerbangkan dan memvisualisasikan gambar, produk terbaru DJI ini telah membuat tolak ukur yang baru dalam memberikan pengalaman menerbangkan drone.

Djohan Sutanto, Direktur Erajaya Group, menyatakan, “Tak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini drone merupakan teknologi inklusif makin dicari masyarakat. Kemudahan pengoperasian, resolusi kamera yang terus meningkat, umur batere yang membaik, ukuran produk yang makin ringan dan compact membuatnya menjadi salah satu opsi mengabadikan momen spesial bagi pengguna individu maupun para pembuat konten (content creator).”

Menyongsong momen Lebaran tahun ini, kami secara khusus menghadirkan drone terbaru dari DJI yaitu DJI Air 2S, dan memberikan penawaran khusus untuk setiap
pembelian baik. Ucap Djohan kepada media, saat acara peluncuran DJI Air 2S secara virtual, Jumat (16/04).

Kami mengundang pencinta drone dan produk DJI untuk dapat mengunjungi outlet DJI di Mal Grand Indonesia lantai 3A untuk melihat produk eksklusif ini. Imbuhnya.

DJI Air 2S telah tersedia dengan 2  pilihan Combo. Yang pertama adalah Standard Combo yang dibanderol seharga Rp 15.999.000, sudah termasuk drone, pengendali jarak jauh, satu buah baterai
serta semua kabel dan bagian yang diperlukan. Combo yang kedua adalah Fly More Combo yang dijual dengan harga Rp 20.999.000, mencakup drone, pengendali jarak jauh, tiga buah baterai, filter ND, hub
pengisian daya, dan tas bahu

Setiap pembelian DJI Air 2S pada tanggal 16 April hingga 18 April 2021 di DJI Authorized Reseller Store Grand Indonesia dan di beberapa jaringan outlet Urban Republic (UR) pilihan, akan mendapatkan hadiah
langsung SanDisk Extreme 128GB secara gratis.

Hadiah langsung ini juga bisa didapatkan melalui pembelian di official store DJI e-commerce marketplace Tokopedia untuk 100 orang pembeli pertama.

Selain itu, pelanggan Urban Republic bisa memperoleh cashback hingga Rp 400.000* dan cicilan 0% hingga 18 bulan dengan menggunakan Kartu Kredit Bank BCA dan Mandiri.

Produk ini juga akan segera tersedia di beberapa jaringan outlet iBox dan Erafone tertentu.



Post Views:
5

Continue Reading

Berita Bisnis

Permintaan Mobil Melonjak – Daihatsu Lakukan Special Action 3P

Published

on

By


Jakarta, -Pemerintah telah menerapkan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia.

Dukungan ini memberikan dampak positif kepada pasar otomotif dan juga produsen kendaraan, khususnya Daihatsu.

Pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mengalami peningkatan volume retail sales menjadi sekitar 77 ribu unit, atau naik sebesar 65% dibandingkan bulan Februari 2021.

Demikian juga dengan Daihatsu, pada periode yang sama, mengalami penjualan tertinggi sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, yakni sekitar 12 ribu unit, atau naik sekitar 47 persen dibandingkan Februari 2021.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan, ujar Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam keterangan rilisnya, Jumat (16/04).

Pada sisi whole sales, secara nasional juga mengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.

Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadi sekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu.

Penjualan mobil Daihatsu mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021.

Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).
Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu.

Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit.

 



Post Views:
3

Continue Reading

Berita Bisnis

Pendaftaran Peserta Global Water Award  Berhadiah Total US$1 Juta Segera Ditutup 30 April 2021

Published

on

By


 

 Kompetisi para inovator solusi air bersih yang digelar UAE Water Aid Foundation ‘Suqia’ akan segera ditutup.  Saat batas akhir pendaftaran penghargaan Mohammed bin Rashid Al Maktoum Global Water Award makin dekat, UAE Water Aid Foundation ‘Suqia’ mengumumkan bahwa beberapa negara telah ambil bagian dalam penghargaan ini untuk pertama kalinya.

Algeria dan Kenya akan bergabung dengan Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Oman, Kuwait, Mesir, Bangladesh, Jepang, Indonesia, Malaysia, Inggris Raya, India, Jerman, Yunani, Prancis, Swiss, Italia, Spanyol, Belgia, dan Belanda.

Seluruh perusahaan, pusat-pusat penelitian, lembaga riset dan penelitian, kalangan innovator maupun anak muda dari seluruh dunia, yang telah mengembangkan berbagai teknologi inovatif yang mampu menjawab tantangan kelangkaan air bersih, diundang untuk mendaftarkan karya mereka pada siklus ketiga penghargaan ini, yakni sebelum 30 April 2021. Peserta harus mendaftar melalui website: www.suqia.ae

Saeed Mohammed Al Tayer, Chairman of the Board of Trustees di Suqia UAE, merasa senang melihat makin banyaknya negara yang berpartisipasi dalam penghargaan yang diluncurkan oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab dan Pemimpin Dubai, itu.

Kompetisi bagi para inovator solusi air bersi global  berhadiah total US$1 juta  ini , bertujuan untuk menyediakan air minum bagi masyarakat kurang mampu maupun yang terdampak bencana di seluruh dunia, terlepas dari apapun agama, etnis, kebudayaan, dan kebangsaannya.

Al Tayer menekankan bahwa perluasan jangkauan penghargaan ini meliputi teknologi-teknologi baru yang dapat memproduksi, mendistribusikan, menyimpan, memonitor, menghilangkan garam, dan memurnikan air, dengan menggunakan energi terbarukan serta penambahan kategori Innovative Crisis Solutions.

“Penambahan kategori ini telah mendorong lebih banyak perusahaan dan individual yang berpartisipasi dan berkontribusi untuk menemukan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam mengatasi kelangkaan air, “ jelas Al Tayer dalam keterangan tertulisnya, Jum at ( 16/04/2021).

Beberapa kategori  tersebut akan memperoleh  hadiah sebegai berikut :

Total hadiah untuk Innovative Projects Award adalah US$540.000 (US$240.000 untuk proyek kecil dan US$300.000 untuk proyek yang lebih besar), sementara total hadiah untuk Innovative R&D Award adalah US$400.000 (National Institutions Award: US$200.000 – International Institutions Award: US$200.000). Selain itu, Innovative Individual Award juga memberikan hadiah sebesar US$ 40.000 (Pemenang Youth Award: US$20.000 – Distinguished Researcher Award: US$20.000); Sementara pemenang Innovative Crisis Solutions Award akan mendapat hadiah sebesar US$20.000.

 



Post Views:
2

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 Eksekutif.ID | Kerjasama dan kolaborasi silahkan email: eksekutifmatra@gmail.com. Hotline 0816-1945-288