BERBISNISNasional

Eksekutif.id, Bacaan Pebisnis & Gaya Hidup

516Views

EKSEKUTIF.id  — Sebagai bacaan pebisnis yang mendapat anugerah Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2009 yang lalu, sebagai bacaan bisnis pertama di Indonesia, terbit sejak 1979.

“Jangan mengaku eksekutif, jika belum membaca majalah eksekutif.”

Tepat untuk mempertajam sorotan dan pemahaman mengenai perkembangan ekonomi, bisnis, dan manajemen — nasional maupun internasional.

Menyajikan tulisan yang patut dibaca kalangan pembuat keputusan; untuk diterapkan dalam usaha, memperluas wawasan, maupun sebagai bandingan atau referensi.

Memperkenalkan tokoh-tokoh eksekutif yang berperan dan mempengaruhi dunia bisnis, hingga sosok di perekonomian atau bangsa ini.

Mengetengahkan pula tulisan-tulisan yang segar, mengenai gaya hidup, kesenian, budaya, kesehatan dan kegemaran — untuk meredakan ketegangan para eksekutif yang senantiasa hidup.

Di era Konvergensi Media, selain terbit di cetak (print), e-magazine juga online di www.eksekutif.id. Kami juga sedang merancang eksekutif TV. Karena “Eksekutif Grup” memilih hanya untuk yang terbaik untuk Anda.

majalah eksekutif yang terbit sejak 1979.

Tujuh alasan beriklan di majalah eksekutif, yang kini punya online dan sedang mempersiapkan TV.

Berdasarkan survei kami terhadap beberapa pengiklan (termasuk agency) dan analisis terhadap kekuatan-kekuatan yang dimiliki, maka ada beberapa alasan bagi pengiklan untuk melakukan promosi di Eksekutif.

Pertama: tepat untuk membangun citra produk & perusahaan. Sekitar 75% pengiklan memasang iklan di Eksekutif sebagai bagian dari media mix dalam kampanye promosi.

Pemasangan iklan di eksekutif antara lain ditujukan untuk membangun citra di benak konsumen; bahwa produk, jasa atau perusahaan yang diiklankan memiliki mutu terbaik, fungsional, tepat untuk konsumen menengah-atas.

Kedua: Menjangkau kalangan atas. Survei yang kami lakukan menunjukkan mayoritas pembaca Eksekutif adalah setingkat manajer senior ke atas.

Dengan tiras yang terus meningkat, khususnya untuk produk-produk eksklusif bagi kalangan menengah atas, kecuali membangun citra, tujuan beriklan dari produk/jasa/perusahaan adalah untuk mendongkrak penjualan.

Cukup banyak pengiklan yang target pasarnya khusus kalangan atas hanya memasang iklan di Eksekutif (atau dengan tambahan 1-2 media lainnya).

Ketiga: Lebih berjangka waktu lama. Sebagai majalah bulanan, otomatis usia iklan di Eksekutif lebih lama dibandingkan dengan majalah manapun.

Majalah ini masih akan terus dibolak-balik pembaca selama jangka waktu satu bulan, sehingga diyakini produk / jasa / perusahaan yang diiklankan akan semakin menancap di ingatan konsumen dan pada akhirnya menggiring mereka untuk membeli, berempati dan sebagainya – sesuai dengan tujuan beriklan masing-masing produk / jasa / perusahaan.

Keempat: Eksklusif. Dengan seluruh halaman terdiri dari kertas matt paper berkualitas, maka setiap iklan tampil secara eksklusif dan enak dilihat.

Iklan tidak terganggu oleh adanya kertas rendah kualitas yang mendominasi halaman-halaman majalah seperti yang ditemui di banyak majalah lainnya.

Kelima: Eksis (kepastian terbit) . Dalam perjalanannya, di tahun 2019 ini, eksekutif tetap mempertahankan keberadaannya meski situasi ekonomi dan politik di Indonesia mengalami berbagai gelombang perubahan.

Bagi pengiklan tentu ukuran kepastian terbit dan eksistensi sangat penting.

Keenam: Ekonomis. Pengertian ekonomis dalam hal ini adalah murah, Cost Promotion Unit (CPU) sangat kompetitif dibandingkan dengan media lain pada segmen pasar yang sama. Ditambah kualitas produksi yang tidak mengalami penurunan dari masa ke masa.

Ketujuh: Inovatif. Inovatif juga menjadi hal penting karena kreativitas desain tidak menjadi kendala bagi Eksekutif untuk memberikan yang terbaik bagi pengiklan ataupun agency.

Majalah Eksektif taglinenya adalah Majalah Bisnis dan Gaya Hidup. Artinya, “Jangan mengaku eksekutif, jika belum membaca majalah eksekutif yang terbit sejak 1979. Terus terbit di majalah cetak, kemudian berkembang ke online dan e-magazine.

Perlu diingatkan kepada segenap relasi, nara sumber dan pemasang iklan, bahwa majalah eksekutif dalam menjalankan roda usaha, tetap menjaga etik dan kompetensi.

Ketentuan dari Dewan Pers kami junjung tinggi. Dengan diadakannya Pendataan Pers Nasional, maka semakin jelaslah mana media yang abal-abal atau pers di industri yang memiliki usaha ekonomi memiliki dasar dan kepastian.

Salah satu fungsi Dewan Pers berdasarkan pasal 15 ayat (2) huruf g Undang-undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers, yaitu Mendata Perusahaan Pers Nasional.

Perlu diketahui, Dewan Pers sudah menetapkan, bahwa media massa yang tidak terdaftar di Dewan Pers saat ini tidak digolongkan sebagai pers. Media massa yang tidak terdaftar, tidak bisa lagi berdalih sebagai media nasional.

Pers yang tidak tunduk pada kode etik jurnalistik dan Undang-undang Pers, tidak berhak atas perlindungan yang diatur kode etik, Undang-undang Pers, dan berbagai jaminan kemerdekaan pers.

Majalah eksekutif bisa dibeli lewat e-magazine dan komitmen terus hadir di cetak (print). Silahkan berlangganan, hubungi 0816-1945288

klik: ini

 

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: