BERBISNIS

Hadirkan Personal Medical Management – AIA Indonesia Gandeng Medix

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Ket. Foto :

(Ki-Ka) Stuart Spencer, Group Chief Marketing Officer, AIA Group ; Lim Chet Ming, Chief Marketing Officer, PT AIA FINANCIAL ; Sainthan Satyamoorthy, Presiden Direktur PT AIA FINANCIAL ; Sigal Atzmon, Group CEO dan President, Medix

 

Menyusul kesuksesan kemitraan dengan AIA Hong Kong dan AIA Singapura, AIA Group dan Medix, perusahaan manajemen medis global, belum lama ini mengumumkan kemitraan regional dan Indonesia menjadi negara pertama diluncurkannya skema kemitraan baru ini.

Skema kemitraan tersebut  dilakukan  PT AIA FINANCIAL (AIA) dan Medix  yang  diresmikan dengan meluncurkan layanan Personal Medical Management bagi nasabah AIA di Indonesia.

Melalui kemitraan eksklusif dengan Medix, nasabah AIA di Indonesia akan mendapat akses layanan Personal Medical Management ketika menghadapi kondisi medis yang sulit. Saat terdiagnosis kondisi medis serius atau kompleks, nasabah AIA akan mendapat dukungan dari tim medis selama menjalani perawatan. Mulai dari diagnosis, masa perawatan hingga masa pemulilhan.

Nasabah akan mendapat akses untuk pemeriksaan medis yang holistik, evaluasi ulang kondisi medis, rujukan untuk tes diagnostik tambahan – jika diperlukan, konsultasi multi-disiplin yang berkesinambungan, koordinasi perawatan, panduan dan dukungan emosional yang diberikan oleh tim Medix yang terdiri dari ahli medis dari seluruh dunia.

Sainthan Satyamoorthy, Presiden Direktur, PT AIA FINANCIAL, mengatakan, “Nasabah adalah prioritas utama kami. Kemitraan strategis AIA dengan Medix merupakan wujud komitmen kami untuk terlibat langsung dan menjadi bagian dari kehidupan nasabah, melampaui model bisnis asuransi tradisional dan pasif.

“Layanan Personal Medical Management menegaskan posisi AIA sebagai pemimpin pasar dalam produk proteksi kesehatan dengan menyediakan akses layanan medis personal dan berkualitas. Kemitraan ini merupakan wujud komitmen kami untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik,” ujar Sainthan, saat peluncuran layanan tersebut di Jakarta, Jumat ( 05/07/2019).

Sementara itu Sigal Atzmon, Medix Group CEO dan President, mengatakan, “Medix hadir untuk memberikan akses dan implementasi layanan kesehatan terbaik di mana pun di seluruh dunia. Kami sangat bangga dapat bermitra dengan AIA Group yang memiliki visi dan misi sejalan dengan Medix.

“Kami sangat senang dapat hadir di Indonesia untuk peluncuran kemitraan regional ini. Bersama, kami yakin dapat membuat perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat di Indonesia serta menawarkan pendekatan holistik dan berorientasi pada pasien. Informasi lengkap serta sarana yang tepat untuk membuat pilihan cermat adalah hak dasar bagi semua pasien. Untuk itu, kami menghadirkan inovasi terbaru dalam penanganan medis,” ujar Atzmon pada kesempatan yang sama.

“Kemitraan ini akan membuat perbedaan nyata; yang mewakili visi dan komitmen bersama untuk meningkatkan efisiensi prosedur medis di seluruh kawasan, meningkatkan aksesibilitas medis, hasil medis dan yang terpenting, meningkatkan pengalaman medis secara keseluruhan,” tambahnya.

Personal Medical Management dapat dinikmati oleh nasabah Premier Hospital & Surgical (PHS) dan Premier Hospital & Surgical Plus (PHS Plus). Dengan memiliki PHS atau PHS Plus, nasabah akan terproteksi atas biaya perawatan medis sekaligus berhak untuk mendapatkan akses layanan eksklusif yang bisa menjadi panduan untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan menerima perawatan sebaik mungkin, dimanapun di seluruh dunia.

Dalam perkembangan dunia medis saat ini yang menyediakan berbagai pilihan, spesialis, teknologi dan metode perawatan, sangat penting untuk dapat memberikan informasi yang personal dan dapat ditindaklanjuti oleh masyarakat. Tidak seperti layanan Opini Kedua (second opinion) yang hanya menyediakan sekali konsultasi, layanan Personal Medical Management menyediakan panduan dan dukungan yang berkesinambungan dari tim manajemen personal dan berdedikasi serta rangkaian konsultasi dengan tim multi-disiplin yang terdiri dari spesialis terkemuka di sepanjang tahapan perawatan medis.

Penanganan medis yang tepat melalui dukungan yang komprehensif sangat penting terutama saat menghadapi kondisi medis yang serius seperti penyakit kritis. Berdasarkan data dari International Agency for Research on Cancer (IARC), tingkat kejadian untuk penyakit kanker di Indonesia selama 2018 mencapai 136,2 per 100.000 penduduk, sementara angka kematian untuk kanker di tahun yang sama mencapai 84,1 per 100.000 penduduk.

Sementara publikasi World Health Organization (WHO) tentang profil Penyakit Tidak Menular di Indonesia menunjukkan 35% dari total kematian pada 2016 disebabkan oleh penyakit kardiovaskular dan 12% disebabkan oleh penyakit kanker.

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas