BERBISNIS

Hadirkan Red Hat Ansible Tower 3.4 – Red Hat Gabungkan Otomatisasi Antar Manajemen Cloud Hybrid

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Red Hat, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan ketersediaan umum Red Hat Ansible Tower 3.4, versi terbaru dari kerangka kerja enterprise untuk mengotomatisasi seluruh operasi TI, termasuk infrastruktur, jaringan, cloud dan keamanan.

Red Hat Ansible Tower 3.4 mencakup peningkatan alur kerja, termasuk alur kerja bersarang dan konvergensi alur kerja, yang dirancang untuk menyederhanakan beragam tantangan yang melekat pada pengelolaan infrastruktur cloud hybrid yang kompleks.

Joe Fitzgerald, Vice President, Management, Red Hat, mengatakan “Kami telah melihat perusahaan enterprise yang ingin membangun pusat otomatisasi keunggulan untuk mengakselerasi otomatisasi di seluruh kelompok domain yang lebih luas, termasuk komputasi, jaringan, dan penyimpanan,”  ujarnya dalam keterangan tertulis, Jum’at ( 1/02/2019).

Realitas umum bagi perusahaan-perusahaan enterprise biasanya adalah tim TI dapat mengelola layanan TI on-premise dan cloud, masing-masing dengan pengaturan Ansible Playbooks tersendiri.

Untuk membantu memaksimalkan keunggulan dari otomatisasi di seluruh infrastruktur terdistribusi, perusahaan-perusahaan tersebut bisa berkembang melampaui penerapan otomatisasi guna menciptakan sebuah “pusat keunggulan” otomatisasi.

Sebuah pusat keunggulan yang membantu menyediakan otomatisasi yang konsisten di seluruh perusahaan, berbagi solusi-solusi umum, dan strategi yang dapat diterima karena otomatisasi diperkenalkan ke bidang-bidang baru TI secara internal.

Dengan Red Hat Ansible Tower 3.4, para pengguna kini dapat mendefinisikan satu alur kerja utama yang menyatukan berbagai bidang TI secara bersamaan, yang dirancang untuk mencakup infrastruktur hybrid tanpa dihentikan pada silo-silo teknologi tertentu.

Dengan portofolio manajemen Red Hat, termasuk Red Hat Satellite untuk manajemen Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat CloudForms untuk operasi bare metal, mesin virtual, dan cloud pribadi, yang terintegrasi dengan Red Hat Ansible Tower, para tim TI dapat lebih konsisten dalam mengatur alur kerja di seluruh wilayah infrastruktur IT perusahaan mereka.

“Dengan fitur-fitur baru yang tersedia di Red Hat Ansible Tower 3.4, perusahaan-perusahaan dapat meningkatkan skala dan ruang lingkup kegiatan otomatisasi mereka bersama dengan peningkatan kontrol dan visibilitas,”  ujar  Joe  menegaskan.

Red Hat Ansible Tower 3.4 memperkenalkan fitur-fitur alur kerja dan standar keamanan baru yang dirancang untuk manajemen yang disederhanakan dan lebih aman di seluruh lingkungan TI hybrid.

Dengan adanya peningkatan alur kerja baru, para pengguna dapat menggunakan kembali alur kerja otomatisasi berdasarkan lingkungan dan skenario yang berbeda guna mengelola infrastruktur cloud hybrid mereka dengan lebih baik.

Peningkatan alur kerja yang tersedia di Red Hat Ansible Tower 3.4 meliputi:

  • Alur kerja bersarang memungkinkan pengguna untuk membuat komponen modular yang dapat digunakan kembali guna mengotomatisasi operasi yang lebih kompleks menggunakan Red Hat Ansible Tower dengan kemudahan yang sama seperti playbook yang sederhana.
  • Konvergensi alur kerja memungkinkan pengguna untuk memiliki pekerjaan alur kerja yang tergantung pada penyelesaian beberapa pekerjaan alur kerja lainnya sebelum melanjutkan sehingga memungkinkan titik koordinasi di antara langkah-langkah yang berbeda.
  • Contoh pekerjaan berbasis alur kerja memungkinkan eksekusi terlepas dari keberhasilan atau kegagalan suatu pekerjaan. Jika layanan pendukung perlu dijalankan terlepas dari status alur kerja luar, contoh pekerjaan berbasis alur kerja dirancang untuk membantu agar perusahaan tetap berjalan.
  • Inventaris tingkat alur kerja membantu memungkinkan pengguna untuk menerapkan alur kerja ke inventaris yang dapat mereka akses, yang memungkinkan penggunaan kembali alur kerja penyebaran di seluruh pusat data, lingkungan, dan tim.

Peningkatan Skalabilitas

Dengan pembagian pekerjaan, pengguna dapat mengambil satu pekerjaan besar yang dirancang untuk ribuan mesin dan membaginya menjadi beberapa pekerjaan yang lebih kecil untuk didistribusikan di lingkungan cluster Tower. Ini memungkinkan pekerjaan untuk berjalan lebih andal dan menyelesaikannya secara lebih cepat agar pengguna dapat menyesuaikan skala otomatisasi mereka.

Peningkatan Keamanan

Selain itu, Red Hat Ansible Tower kini kompatibel untuk dijalankan pada Red Hat Enterprise Linux dalam mode yang sesuai dengan FIPS. Sertifikasi keamanan Federal Information Processing Standard (FIPS 140-2) dari National Institute of Standards and Technology (NIST) merupakan standar keamanan komputer yang menetapkan persyaratan untuk modul-modul kriptografi, termasuk komponen hardware dan software, yang digunakan dalam sistem keamanan untuk melindungi informasi yang sensitif tetapi tidak rahasia.

Dengan mengaktifkan Red Hat Ansible Tower untuk dijalankan pada Red Hat Enterprise Linux dalam mode yang sesuai FIPS, perusahaan-perusahaan dapat memenuhi pedoman keamanan informasi yang diperlukan tanpa mengurangi kebutuhan mereka akan solusi software yang inovatif dan fleksibel.

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas