BERBISNIS

Indosat Jual 3100 Tower Seharga Rp. 6,39 Trilliun kepada Mitratel dan Protelindo

148Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Ket. Foto : 

 President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama (kiri) saat berjabat tangan dengan Chief Executive Officer Mitratel, Herlan Wijanarko (tengah), yang disaksikan oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah (kanan) saat penandatanganan perjanjian jual beli menara di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta (14/10).

 

PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo), perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, telah  mengumumkan bahwa pada tanggal 14 Oktober 2019 perusahaan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan masing-masing PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel)   dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yang telah ditetapkan sebagai pemenang dari proses tender penjualan 3100 Tower (  menara telekomunikasi) milik Indosat Ooredoo.

Mitratel telah memenangkan 2100 menara dan Protelindo telah memenangkan 1000 menara, dengan total transaksi senilai  Rp 6,39 Trilliun. Pembayaran transaksi akan dilakukan seluruhnya dalam bentuk tunai pada saat penyelesaian transaksi.

Proses Perjanjian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) tersebut melibatkan masing-masing penasehat keuangannya. J.P. Morgan bertindak selaku penasihat keuangan eksklusif Indosat Ooredoo. Redpeak Advisers bertindak selaku penasihat keuangan Protelindo, dan Credit Suisse bertindak selaku penasehat keuangan Mitratel dalam proses transaksi di atas.

Penyelesaian masing-masing transaksi akan dilakukan sebelum akhir tahun ini, tergantung syarat penutupan pada umumnya sebuah transaksi dan persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan pada 21 Nopember 2019.

Meski demikian Indosat Ooredoo nantinya akan menyewa kembali menara-menara tersebut selama 10 tahun dari masing-masing pembeli bersamaan dengan dilakukannya penyelesaian transaksi.

Menurut  President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama mengungkapkan pihaknya merasa senang  telah  menyelesaikan transaksi jual-beli tersebut. “Kami senang telah menyelesaikan transaksi ini yang akan memberikan manfaat positif bagi semua pihak,” ujar Ahmad dalam keteranga tertulisnya,  Selasa ( 15/10/2019).

“Transaksi ini memungkinkan Indosat Ooredoo untuk mempercepat pelaksanaan strategi kami, dan terutama untuk terus meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami. Kami telah menempatkan portofolio berkualitas tinggi bersama dua penyedia menara telekomunikasi terkemuka di Indonesia dan akan menyewa kembali dengan persyaratan yang menarik untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kami secara berkelanjutan,”  jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Mitratel, Herlan Wijanarko, juga menyambut gembira transaksi tersebut.  “Kami berkeyakinan bahwa di masa mendatang industri menara masih terus tumbuh seiring dengan berkembangnya teknologi dan layanan seluler,”  ujar Herlan  pada kesempatan yang sama.

“Akuisisi 2.100 menara Indosat Ooredoo ini akan memperkuat fundamental bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel secara signifikan, sekaligus sejalan dengan rencana jangka panjang Perseroan,” tambahnya.

Selain itu, Direktur Utama & CEO Protelindo – Ferdinandus Aming Santoso, mengungkapkan, “Keberhasilan kami sebagai salah satu pemenang tender ini semakin memperkuat kemitraan strategis jangka panjang dan meningkatkan hubungan bisnis yang produktif dengan Indosat Ooredoo.”

“Penambahan 1.000 tower dan kurang lebih 1.850 tenant akan semakin memperkuat posisi kami sebagai penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jumlah tower hampir 20.000 dan jumlah tenant lebih dari 32.000,” jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »