Ini Sisi Positif Penggunaan Gadget untuk Anak

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Perkembangan teknologi dan kehadiran gadget dengan berbagai kecanggihannya seringkali menjadi sebuah ancaman bagi orang tua karena takut anak-anak kecanduan. Bahkan anak-anak yang sudah kecanduan gadget bisa memicu beberapa efek buruk, sehingga sulit untuk melepaskannya.

Hal itu dijelaskan, Yohana Ginting, Influencer & Content Creator, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (21/10/2021).

Ia mengemukakan, orang tua perlu menyadari bahwa gadget tidak melulu selalu memiliki kesan negatif seperti merusak otak dan tumbuh kembangnya. “Ada beberapa sisi positif serta manfaat dari penggunaan gadget untuk anak,” terangnya.

Lanjutnya, tidak selalu membicarakan hal negatif dengan adanya penggunaan gadget bagi anak-anak, ada beberapa manfaat positif yang sering dilupakan.

Meskipun ada sisi positifnya perlu diingat peran orang tua tetap harus ada agar durasi penggunaan gadget tidak berlebihan. Adapun sisi positif internet:

1. Mampu merangsang kemampuan anak untuk berpikir kreatif
Perlu diketahui penggunaan gadget terhadap anak-anak bisa memberikan sisi yang positif bila digunakan dengan baik. Merangsang daya kreativitas anak bisa menjadi salah satu dampak positif dari gadget apalagi jika diimbangi dengan sebuah karya. Semakin berkembangnya teknologi terdapat beberapa aplikasi yang dapat melatih keseimbangan antara otak kiri dan kanan anak, sehingga semakin terasah dengan baik. Penggunaan gadget yang tepat bisa membantu anak berkarya sebagai seorang konten kreator.

2. Melatih cara berpikir anak menjadi lebih kritis
Perkembangan teknologi dari hari ke hari dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan kognitifnya bahkan bisa lebih signifikan. Perlu diketahui kemampuan kognitif ini dapat membantu dirinya sendiri meningkatkan keterampilan cara berpikirnya di masa mendatang, termasuk memecahkan sebuah masalah. Kognitif yang baik juga dapat meningkatkan kemampuan anak dalam membuat sebuah strategi seperti perencanaan ketika ingin memberikan solusi. Selain itu, gadget bisa memberikan sisi lain yang positif seperti ada banyak media interaktif, video game atau aplikasi edukatif lainnya. Tanpa disadari ini dapat membantu anak mama merangsang kemampuan berpikirnya apalagi saat dirinya tidak mengerti, maka ia akan lebih kritis untuk bertanya.

3. Membantu anak dalam merangsang kemampuan motorik
Orang tua seringkali merasa khawatir bahwa anak-anak yang keseringan bermain gadget akan memberikan dampak buruk. Semua ini memang bisa terjadi bila orang tua dan anak pun tidak bisa mengontrol penggunaan gadget secara tepat. Maka dari itu, untuk meminimalisir segala dampak duruk memang sebaiknya dibatasi penggunaannya. Namun, berikan waktu tersendiri untuk anak bisa mengaksesnya seperti saat akhir pekan agar ia pun bisa belajar mengenai sisi positif dari gadget.

4. Anak menjadi lebih pintar dalam memilih berbagai informasi
Penggunaan gadget pada anak-anak yang sudah masuk sekolah akan memudahkan dirinya untuk mendapatkan informasi lebih banyak. Apalagi si Anak pun perlu memahami perkembangan lingkungan sekitar untuk memperkaya pengetahuan serta informasinya. Namun, sebagai orang tua juga perlu tetap mengawasi mengenai apa saja yang telah diakses oleh anak-anak ketika sedang mencari berbagai informasi menggunakan gadget. Meskipun dapat memberikan sisi positif untuk pengetahuannya, sebaiknya tetap diawasi agar anak tetap mengakses semua konten yang sesuai dengan usianya.

5. Memberikan kemudahan untuk bisa berkomunikasi secara lebih intens
Meskipun ada banyak teknologi yang semakin memudahkan aktivitas sehari-hari, namun orang tua perlu bersikap bijak untuk memilih berbagai perangkat yang bisa digunakan oleh anak-anak. Selain orang tua tidak boleh terlalu gaptek alias gagap teknologi, sebisa mungkin juga perlu memberikan sebuah perangkat teknologi terbaik dan tentunya tepat guna.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (21/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Rulli Suprayugo (Radio Broadcaster at RRI), Erna Eriana (CEO Cleoparta Management), Ahmad Andianto (Guru Jejuruan Multimedia SMPN 1 Tapen Bondowoso), dan Meitha Kurniasari Experienced Secretary to BOD sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 4 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *