Nasional

KAHMIPreneur Berikan Beasiswa Pelajar/ Mahasiswa Terdampak Covid-1

289Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

EKSEKUTIF.id – Dunia pendidikan Indonesia turut mengalami kesulitan dalam situasi pandemic Covid-19. Padahal sekolah dan kampus merupakan laboratorium pemimpin Indonesia  masa depan.

Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), KAHMIPreneur memberikan program beasiswa bagi para pelajar- mahasiswa yang terdampak pandemic virus corona-Covid -19. Mereka yang terpilih adalah pelajar atau mahasiswa yang memiliki minat entrepreneur (wira usaha) yang tinggi.

Melalui beasiswa ini, pelajar dan mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneurship, diharapkan tetap bisa eksis dan bisa terus berinovasi. Terlebih di era digital dengan mengembangkan minat dan bakat entrepreneur yang dimilikinya berbasis ICT.

Program beasiswa ini diinisiasi oleh Founder KAHMIpreneur Kamrussamad. Diharapkan beasiswa ini bisa membantu kesulitan yang dialami para siswa atau mahasiswa akibat dampak virus corona ini untuk biayai kuliah. Selain itu, prgram diharapkan juga bisa membuka peluang kesuksesan untuk para penerimanya.

Penyerahan program beasiswa KAHMIpreneur.

“Dengan insentif berupa beasiswa, diharapkan mereka tetap bisa fokus mengejar cita-cita menjadi calon kader pengusaha muda yang handal, memiliki daya juang serta kreativitas yang tinggi. Ini sejalan dengan komitmen KAHMIPreneur yang ingin terus mendorong lahirnya banyak usahawan baru di kalangan generasi muda,” ujar Kamrussamad dalam keteragan tertulis kepada pers, baru-baru ini.

Dikatakan, total terdapat 20.700 orang mendaftar untuk mendapat beasiswa ini. Di antaranya berasal dari unsur pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dalam hal ini, Komite seleksi telah menentukan kriteria di antaranya memilki jiwa wirausaha, memiliki prestasi akademik, berasal dari Wilayah Zona Merah alias PSBB, serta memiliki ide kreatif dalam menggerakkan Sektor Riil melalui ide bisnis UMKM. “Salah satu kriterianya, mereka harus punya ide yang kreatif dan inovatif terkait kewirausahaan,” tegas Kamrussamad.

Binsis di era digitalisasi seperti sekarang ini katanya juga diperlukan kepekaan tersendiri dari para pelaku usaha. Tak terkecuali bagi para start-up (rintisan) usaha yang juga harus jeli membaca tren perkembangan pasar, termasuk tren digitalisasi yang kian berkembang pesat. “Melalui inovasi dan kreatifitas baru, banyak start-up yang bisa cepat melesat. Tak lain karena mereka miliki kelebihan dalam hal inovasi teknologi digital,”ujarnya. (ACH)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »