BERBISNIS

KAHMIPreneur : Mandalika Harus Jadi Penggerak Utama Perekonomian Wilayah

Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad jadi narasumber pada LK III HMI Nusra (22/8), di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
133Views

Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat bisa menjadi salah satu penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah dan mampu mewujudkan daya saing Nusa Tenggara Barat dan Indonesia secara keseluruhan” ujar Kamrussamad dihadapan peserta LK III HMI Nusra pada (22/8), di BP PAUD dan DIKMAS, Kota Mataram, Nus Tenggara Barat (NTB).

Dia menilai dengan adanya KEK Mandalika, diharapkan bisa menjadi terobosan bagi kawasan – kawasan sekitar Mandalika untuk meningkat secara perekonomian. Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika sendiri telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 52 Tahun 2014 untuk menjadi kawasan pariwisata. Kawasan Mandalika berdiri di lahan seluas 1.035 hektar yang dikerjakan oleh PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC), BUMN yang sebelumnya telah berhasil membangun kawasan pariwisata Nusa Dua di Bali.

Dilihat dari lokasinya, Mandalika sangatlah strategis. Berjarak 30 menit dari bandara Internasional Lombok, terbentang mulai dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan. Selain itu, terdapat Pantai Kuta yang terkenal dengan pasir putih dan air laut yang jernih, lengkap dengan latar belakang pemandangan bukit yang menjadi pintu masuk KEK Mandalika. Sisi lain terdapat potensi wisata sosial dengan adanya masyarakat Desa Adat Sade dan Desa Adat Ende khas masyarakat Sasak, penghuni asli Pulau Lombok yang berada tak jauh dari KEK Mandalika.

“Melalui KEK Mandalika, kita harapkan dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan ekonomi, kesenjangan antar wilayah, dan menciptaakan daya saing perekonomian Indonesia,” ungkap Kamrussamad dalam pelatihan LK III HMI Nusra.

Mengutip dari situs kek.go.id milik Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Republik Indonesia, nilai investasi yang diperlukan pembangunan KEK Mandalika sebesar 2,2 T dan diprediksi mampu menarik investasi hingga 28, 63 T di tahun 2025. Potensi dampak perekonomian diperkirakan mampu menyumbang hingga 7,5 T bagi ekonomi nasional. Sektor tenaga kerja dengan adanya KEK Mandalika diproyeksikan mampu menyerap 58.700 orang. (ACH)

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: