• Homepage
  • >
  • TIPS
  • >
  • Kampanyekan Keselamatan Transportasi, UE Gelar Diskusi Bertajuk “Solusi Transportasi yang Inovatif dan Berkelanjutan”

Kampanyekan Keselamatan Transportasi, UE Gelar Diskusi Bertajuk “Solusi Transportasi yang Inovatif dan Berkelanjutan”

  • Karyoto
  • 30 September 2017
  • 0

Tingginya angka kematian setiap tahunnya yang disebabkan karena kecelakaan transportasi membuat keprihatitan banyak pihak. Oleh karenanya Uni Eropa ( UE ) dengan segenap pengetahuan dan  pengalaman berbagi visi tentang keselamatan transportasi dengan Indonesia.

Menurut Komisioner Eropa Bidang Transportasi – Violeta Bulc, penyebab kematian utama secara global diakibatkan karena kecalakaan lalu-lintas. “Dengan Lebih dari 1,2 juta orang meninggal setiap tahun di jalan-jalan di dunia, membuat kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian secara global,” ujar Violeta dalam sambutannya di dalam Diskusi Meja Bundar Bisnis EU-Indonesia bertajuk diskusi “Solusi Transportasi yang Inovatif dan Berkelanjutan” di Jakarta, Jumat ( 29/09/2017), seperti yang dikutip ANTARA

Oleh karenanya UE terus berupaya menekan angka kematian tersebut dengan melakukan kampanye zero death vision. Kampanye tersebut dilakukan melalui pertemuan para menteri tranportasi dalam acara “4th Asia Europe Meeting Transport Ministers Meeting” (ASEM TMM) di Bali pada 26-28 September 2017. Kampanye zero death vision juga telah disampaikan UE dalam pertemuannya dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Selain kehilangan nyawa, menurut Violeta, kematian dan cedera lalu lintas di negara berpenghasilan rendah dan menengah diperkirakan menyebabkan kerugian ekonomi hingga 5 persen dari produk domestik bruto. .

“Kami akan bekerja sama dengan Indonesia dan berbagi pengalaman kami untuk membantu menurunkan jumlah korban saat ini,” tuturnya.
Di Indonesia sendiri, menurutnya  mobilitas  orang dan barang sebagian besar melalui tranportasi jalan. “Transportasi jalan mendominasi mobilitas orang dan barang di Indonesia, yang menyediakan sekitar 84 persen angkutan penumpang dan 91 persen angkutan barang,” ujarnya Sehingga, menurut Violeta penanganan keselamatan di jalan merupakan hal yang sangat penting.

Oleh karenanya UE berupaya untuk mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur, pengelolaan dan sistem transportasi yang efektif dan efisien demi kemudahan mobilitas dan keselamatan warga.

Dalam upaya medukung usaha tersebut, pada kesempatan yang sama UE juga menggelar diskusi panel yang mengusung tema “ Peranan Perempuan dalam Sektor Transportasi”. Dalam diskusi panel tersebut menghadirkan para pelaku usaha dalam bidang transportasi seperti Noni Purnomo, President Director Blue Bird Group, Eka sari Surbakti –  President Director PT Lorena Karina, Irma Djohan- CFO Bali International Flight Academy serta  Violeta Bulc- Komisioner Eropa Bidang Transportasi, serta dihadiri pula oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam- Vincent Guerend.

Diskusi panel yang juga membahas faktor keselamatan dalam berkendaraan tersebut dimoderatori oleh Mari Pangestu, Senior Fellow, Centre for Strategic and International Studies
yang juga perna menjabat selaku Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »