Nasional

Kamrussamad: Kritisi Usulan Paket Stimulus KADIN 1.600 Triliun Tidak Realistis

Kamrussamad: Usulan KADIN yang tidak didukung oleh data akurat.
577Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

EKSEKUTIF.id – Dalam upaya pemulihan dunia usaha, KADIN mengusulkan adanya Program Paket Stimulus sebesar Rp 1.600 Triliun atau diasumsikan 10% dari PDB dengan alasan semua sektor ekonomi terdampak Pandemi Covid-19 yang masih terus menghantam dunia.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Komisi XI dari fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, usulan KADIN tidak didukung oleh data akurat. Menurutnya, jika KADIN ingin menggerakan sektor rill harusnya memiliki skema penyelamatan UMKM, karena 129 juta tenaga kerja aktif, mayoritas berada disektor UMKM sekitar 96%, dan UMKM klaster pertama yang terdampak dari Pandemic.

Kamrussamad: Prioritaskan UMKM

“Apalagi jika stimulus tersebut diberikan ke sektor perbankan sebesar Rp 600 Triliun kemudian disalurkan ke dunia usaha, maka bisa dipastikan UMKM tidak akan menikmati, tapi korporasi besar yang akan mengambil manfaat. Maka potensi BLBI dan kasus Century akan bisa terulang kembali,” tegas Kamrussamad , di Jakarta.

Mereka mendesak Bank Indonesia untuk melakukan printing money dan membeli SUN yang akan diterbitkan Pemerintah dengan memggunakan payung Perppu No.1 tahun 2020. Dalam kaitan ini, katanya, publik harus mengawasi secara ketat terhadap arah kebijakan ini demi kepentingan rakyat kedepan. “Kita pasti akan mendukung dunia usaha sepanjang prioritaskan sektor UMKM, sehingga kita bisa menahan penambahan laju pengangguran,” tegas Ujar Kamrussamad dari Komisi Keuangan dan Perbankan ini. (ACH)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »