Latest News

Latest Posts

- Advertisement -
MAJALAH EKSEKUTIF – terbit sejak 1979 –

Latest Tweets

Find Us on Socials

Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

Laman

Kerja Nyata Tani Unggul, Berhasil Membranding: “Sayur Ya Sunrise”

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Dari awalnya memasok bawang merah,  kini di 2019 ini  variasi produknya masuk produk premium berlabel Sunrise sudah melayani “horeka” — hotel, restoran dan catering.

EKSEKUTIF.id — “Kami memang jarang diekspos media,” ujar William Salim, CEO Tani Unggul.

Pendiri Unggul Trading Nusantara ini, seorang pebisnis yang bermitra dengan petani, distributor dan pasar modern sejak tahun 2013 yang lalu.

Tani Unggul lahir dengan misi mendukung petani lokal Indonesia dan memberikan produk sayuran berkualitas, yang sehat dan segar.

Dari awalnya berdiri, generasi milenial ini terjun ke lapangan, menjadi seorang suplier bawang merah dengan pendapatan yang hanya Rp 5 juta perbulan dengan hanya dua orang karyawan, yakni supir dan admin.

Sejak usia 21 tahun, William mengaku bersinggungan langsung dengan kehidupan petani.

Ia membangun kepercayaan hingga produknya mudah ditemui di Supermarket, dari Lotte, Hero, Giant, Superindo, Grand Lucky, hingga Careefour dan Hypermart.

Dari awalnya memasok bawang merah,  kini di 2019 ini  variasi produknya masuk produk premium berlabel Sunrise sudah melayani “horeka” — hotel, restoran dan catering.

Anak muda yang gigih dan sempat mengalami jatuh bangun bisnis juga.

Kini, PT Tani Unggul Trading Nusantara berhasil melebarkan sayapnya ke lebih 400 toko di lebih dari 23 kota di seluruh Indonesia.

Jika kita mengenal Sun Pride pisang, untuk Sunrise adalah konsep William yang menyediakan bawang putih tunggal, bawang bombay, hingga kentang diet dan ubi jepang.

“Membeli produk sunrise, membantu petani. Sayur anak bangsa, sayurnya Indonesia,” ujar William, yang punya komitmen membeli hasil panen petani dengan harga terbaik.

“Kami selalu membayar harga ke petani lebih mahal dibanding kompetitor, karena kami juga mendapatkan rangkaian produk pangan yang terbaik,” ujar William Salim, yang mengaku sebagai anak petani dari Jawa Tengah.

Jika bawang merah dari Brebes, wortel dan kentang dari pegunungan Dieng, umbi dari Cilembu, Jawa Barat.

“Desember ini, kami menyiapkan one stop solution, untuk orang-orang yang ingin memiliki gaya hidup sehat dan makan lebih baik di rumah, bernama Hoka.id,” ujar William.

Sosok yang bersahabat ini,  mengaku sudah bekerjasama dengan Tokopedia dan beberapa lagi. Akan tetapi membuka kerjasama dengan marketplace lain.

“Jika majalahmatra.com, yang merupakan marketplace pria sejati ingin bekerjasama, kami juga membuka pintu kerjasama,” demikian penjelasan Stevani Salim, Finance Director Tani Unggul dengan ramah.

Frebriansyah Hermawan, PR dan Marketing dari Tani Unggul menjelaskan, perusahaannya tak hanya mempekerjakan lebih dari 150 karyawan. Tapi, berhasil meningkatkan taraf hidup lebih dari 300 petani di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Ini kami, tani unggul. Sayur anak bangsa. Sayurnya Indonesia,” masih dalam penjelasan Frebriansyah Hermawan, dalam acara gathering media Sunrise, di Hotel Shangrila, 20 November 2019, siang tadi.

“Kami selalu membayar harga ke petani lebih mahal dibanding kompetitor, karena kami juga mendapatkan rangkaian produk pangan yang terbaik,” ujar William Salim, yang mengaku sebagai anak petani dari Jawa Tengah.

baca juga: majalah eksekutif edisi cetak terbaru — klik ini —

www.majalahmatra.com

 

 

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »