Keseharian Masyarakat Sudah Beralih ke Digital

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,-Digital skills merupakan kemampuan dalam memahami, mengoperasikan, menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk mengakses dan mengelola informasi yang mendukung aktivitas baik dalam kehidupan, belajar atau bekerja.

“Kadang orang berpikir kenapa butuh digital skills? Padahal digital skills simple ya kalau misalnya orang berpikir gaptek padahal hamper setiap hari membuka Google mesin pencari. Kita butuh digital skills karena sekarang sudah zamannya teknologi jadi harus ngerti teknologi,” kata Harryanto Wen CEO Red Mitra Indonesia saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat I,  pada Kamis (14/10/2021).

Digital skills meliputi tingkat dasar hingga lanjutan yang digunakan untuk keperluan bidang pekerjaan, misalnya content creator, SEO, data analyst, hinggasosial media strategy. Namun digital skills dasar seperti menggunakan aplikasi chatting untuk komunikasi, aplikasi e-learning, aplikasi m-banking termasuk online banking juga termasuk di dalamnya. Selain itu ada aplikasi marketing, aplikasi creative untuk mengedit foto dan membuat video untuk unggahan di sosial media.

“Digital skills dan pandemi  ini amat erat hubungannya, kita mobilitasnya sangat terganggu nggak bisa kumpul-kumpul maka kita bisa memakai video call dan sudah banyak yang memakai fitur ini,” katanyalagi.

Untuk bekerja penggunaan Zoom meeting dan Google meets saat ini sudah sangat terbiasa. Di sisi hiburan, penggunaan aplikasi streaming seperti Netflix dan YouTube juga termasuk dalam digital skills di kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat dikatakan secara tidak sadar sebenarnya saat ini kehidupan masyarakat tak lepas dari segala sesuatu yang membutuhkan digital skills. Selain itu untuk mempelajarinya tidaklah begitu sulit asalkan mau belajar dan memiliki minset pemikiran yang terbuka.

Webinar Literasi Digital di Kota Depok, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula narasumber seperti Goretti Meiliani, Project & Planning Section Head Binus Group, Irma Nawangwulan Lecture di IULI, Taufik Hidayat, Kepala UPT IT dan Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf, dan Manda Utoyo, seorang Digital Creator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *