Konten Kreatif Jadi Sarana Penyebaran Budaya Digital Positif

  • Whatsapp


JAKARTA,– Kehidupan saat ini tak bisa lagi dipisahkan dari kebutuhan terhadap internet. Bahkan bisa jadi sejak bangun tidur pun hal pertama yang dilihat hampir setiap orang adalah gawai di mana di dalamnya terdapat media sosial dan segala jenis interaksi. Mulai dari kebutuhan mencari informasi berita terkini sampai keperluan pekerjaan dan belajar.

Masifnya penggunaan internet dan interaksi di ruang digital, perlu diikuti dengan etika dan sopan santun seperti halnya di dunia nyata. Chika Amalia, seorang Public Figure Branding & Partnership saat menjadi nara sumber di webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat I, pada Senin (6/9/2021) memberikan tips untuk mengisi ruang digital dengan konten yang kreatif agar bisa menjadi budaya digital positif. Antara lain:

  1. Berbagi ilmu konten berupa tips resep makanan nusantara. Hal ini merupakan salah satu cara menyebarkan budaya Indonesia namun berhubungan erat dengan keseharian yang tak lepas dari makanan.
  2. Menyebarkan semangat positif
  3. Untuk kolaborasi, mempertemukan budaya nyata dan digital.
  4. Sarana edukasi di berbagai bidang, misalnya kesehatan dan keuangan. Bisa dalam bentuk berbagi konten tips sesuai bidang Anda.
  5. Menyebarkan keindahan nusantara, seperti alam maupun budaya. Jika suka traveling, memyebarkan konten positif temoat wisata di penjuru negeri merupakan cara menyebarkan budaya positif.
  6. Mengunggah nyanyian dengan keragaman bahasa daerah. Hal ini sama saja dengan mempopulerkan budaya negeri.

Webinar Literasi Digital di Kota Depok, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Hani Purnawnti, Divisi Program Edukasi4ID, Dwi Sinta Septiani, Staff Pengajar SMK Bina Rahayu, dan M. Hasim, Staff Pengajar SMK Bina Rahayu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 6 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *