BERBISNIS

 Maestro Waralaba  F & B  Bedi Zubaedi  –  Rilis  Brand Baru   “ Makan Bakso “ dengan Konsep Kekinian

346Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

Bedi Zubaedi sang maestro di bidang waralaba khususnya Food & Beverage, yang telah melahirkan beberapa brand sukses baik dikelola sendiri maupun bisnis dengan konsep kemitraan, kembali meluncurkan brand baru di tahun 2020, yaitu sebuah  Brand  yang  dinamakan “Makan Bakso”.

“Makan Bakso” sendiri sejatinya adalah warung bakso yang  disulap dengan konsep kekinian. Meskipun hal itu  masuk di kategori bisnis yang sudah lazim ditemukan disetiap sudut kota, namun Bedi sangat optimis bisnis yang dibalut dengan konsep kekinian  tersebut akan mampu bersaing dengan merek yang sudah ada. Pasalnya, Bedi sangat mengutamakan kualitas dan standar serta keunikan  produknya.

“Makan Bakso menghadirkan bakso dengan konsep yang berbeda, dengan jaminan utama kebersihannya, kehalalannya menu yang unik dan harga terjangkau. Memang, kategori bakso masuk ke dalam ‘makanan sejuta umat’. Akan tetapi, jika yang ditawarkan adalah konsep baru dan menu yang unik, saya percaya ‘Makan Bakso’ akan menjadi pilihan utama para Bakso Lover,” ujar Bedi saat acara opening sekaligus launching Resto Makan Bakso, di Jakarta, Selasa ( 10/03/2020 ).

Bedi menjelaskan Makan Bakso menyediakan beragam menu bakso; ada bakso polos, urat, jumbo dan ditambah bakso kekinian dengan isi keju, mozarela, serta yang paling istimewa adalah bakso Tamago (telur ceplok setengah matang yang disajikan di atas bakso dan mie).

Cita rasa istimewa Makan Bakso tertuang di dalam kuah kaldunya; ada consommé, sumsum, iga, ditambah baksonya yang lezat dan sensasi paduan telur setengah matang. Sehingga menu Makan Bakso memiliki gizi dan energi yang tinggi.

Dalam menjaga kualitas baksonya, Makan Bakso menjaga mata rantai proses pembuatannya mulai dari daging sapi Bali segar hasil potongan langsung, kemudian diolah menggunakan peralatan yang seluruhnya stainless steel, selanjutnya dikirim ke cabang-cabang dengan sesuai standar. Sehingga jaminan 99% kualitas tinggi terjamin sesuai standar.

“Karena bisnis F&B tentu DNA nya ada di produk. Sehingga menjaga kualitas produk dan layanan merupakan kunci paling penting,” papar Bedi.

Sementara itu, Benita Adzani, Managing Director Makan Bakso mengungkapkan, di tahun 2020 ini Makan Bakso menargetkan dapat memiliki 10 resto milik sendiri. Benita meyakini target itu akan terpenuhi, bahkan bisa saja terlampaui dengan dukungan penuh dari Bedi Corporation yang expert bisnis makanan, dan terbukti dengan setiap brand yang dibangunnya selalu diterima market, serta mengikuti perkembangan zaman dan tren.

Dan seperti halnya bisnis-bisnis di bawah Bedi Corporation sebelumnya yang membuka peluang kemitraan, Makan Bakso juga siap menerima calon mitra. Menurut Bedi, meski Makan Bakso baru berusia seumur jagung, namun dengan segala pengalaman dan kemampuan Bedi Corporation di bidang F&B, Bedi yakin Makan Bakso akan menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Makan Bakso akan memberikan perhatian penuh atas berjalannya bisnis mitra melalui support principal. Bahkan Bedi optimis bahwa BEP  Makan Bakso akan bisa tercapai dalam kurun waktu 24 bulan.

Lalu, berapa kisaran nilai investasi yang dibutuhkan? Setidaknya untuk membuka resto Makan Bakso, calon mitra dapat menyiapkan investasi senilai Rp. 150 juta – Rp. 400 juta tergantung kondisi ruko. Bahkan, Makan Bakso menawarkan dua konsep kerjasama kepada calon mitranya, yakni, manage by principal atau manage by mitra.

Bedi Corporation adalah perusahaan yang bergerak dibidang Food and Beverage yang berdiri dari tahun 2012. Owner dari Bedi Corporation adalah Bedi Zubaedi sang maestro di bidang waralaba dan beliau merupakan founder Quick Chicken, sebuah perusahaan waralaba rumah makan siap saji lokal tahun 2000.

Saat ini Bedi Corporation sudah memiliki beberapa brand yaitu Huma Steak tahun 2012 dan dilanjutkan dengan Bedilicious, Nomi Nomi Delight, Ayam Goreng Kampung Hj. Listiawari, AGTL Ny. Nannys dan Makan Bakso yang bergerak dibidang Food and Beverage.

 

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: