Masyarakat Harus Adaptif dengan Kuasai Digital Skills di Masa Pandemi

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Pandemi Covid-19 membawa perubahan dalam kehidupan di masyarakat.  Seperti interaksi antar manusia dalam berkomunikasi, bekerja, berkehidupan, berkarya, dan belajar yang dulu sifatnya langsung atau konvensional, kini perlu didukung teknologi.

Industri kreatif, salah satunya bidang musik merupakan bidang kreatif yang sebagian besar pendapatannya datang dari menggelar kegiatan konser atau acara pertunjukan secara live. Kegiatan konser dengan menjual interaksi langsung antara musisi bersama penonton dan interaksi antar penonton ini sejak pandemi sebagian besar menjadi terhenti.

“Kita bisa selamat, survive di masa pandemi ini karena transformasi digital,” kata Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Selasa (5/10/2021).

Lebih jauh dia mengatakan sejak pandemi Covid-19, kehidupan manusia pun mengalami revolusi yaitu perubahan interaksi antar manusia dalam berkomunikasi, bekerja, berkehidupan, berkarya, dan belajar. Kini manusia perlu didukung dengan media teknologi, sehingga hubungan manusia satu dengan manusia lainnya, maupun bersosialisasi, bekerja, berubah menjadi online dan menuju format hybrid.

Beberapa bidang pekerjaan yang sebelumnya tidak ada bermunculan. Selain itu bidang pekerjaan terkait kemampuan digital seperti editing video, desain graphic, content writer, dan masih banyak lagi. Hal tersebut berkaitan dengan berkembangnya start up company, digital creator yang memerlukan tenaga kerja yang memiliki kemampuan digital tersebut. Masyarakat pun harus beradaptasi dengan beralih profesi maupun belajar hal baru terkait kemampuan digital yang harus dimiliki untuk dapat bertahan.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Iman Darmawan, seorang Fasilitator Public Speaking, Aditya Nova, Ketua Jurusan Hotel & Pariwisata IULI, dan Taufik Hidayat, Kepala UPT IT dan Dosen Fakultas Teknik Universitas Syekh Yusuf.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *