Memanfaatkan Internet sebagai Sarana Kreatif dan Inovatif

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,– Internet bisa membuat konsumtif, namun jika bisa memanfaatkannya dengan baik maka akan menjadi sarana produktif. Apalagi bil setiap orang dapat melihat fakta pontensi pengguna internet yang kini telah mencapai 202,6 juta dengan 170 juta di antaranya aktif menggunakan media sosial.

“Media sosial bisa membuat konsumtif, tapi juga bisa jadi sarana inovatif dan produktif,” kata Sugiarti, Instruktur Edukasi4ID saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat I, pada Selasa (5/10/2021).

Dia mengatakan, konsumtif memakai internet di sini diartikan sebagai bentuk memenuhi keinginan, status dan gaya hidup. Misalnya mudah tergoda membeli produk dan barang yang belum tentu bermanfaat. Pengguna media sosial yang konsumtif juga bisa terpengaruh bila informasi yang dilihat tidak bermanfaat. Selain itu menjadi konsumtif saja jika hanya digunakan untuk mencari hiburan dan kesenangan.

Sementara itu dengan 170 juta pengguna dan rata-rata durasi pemakaian mencapai 3 jam 14 menit per hari, sebenarnya media sosial bisa membuat seseorang menjadi kreatif dan inovatif. Media sosial bahkan bisa menjadi sarana pemenuhan kebutuhan, berbagi informasi dan relasi, mendapatkan pengetahuan dan wawasan, mendapatkan referensi tempat belanja yang sesuai kebutuhan, dan tempat menyalurkan hobi. Dalam skala yang lebih tinggi, media sosial bisa memberikan manfaat ekonomi dan menghasilkan uang.

Lebih lanjut Sugiarti menyebut cara agar tidak konsumtif di media soaial adalah dengan mengatur waktu penggunaan dan memilih untuk mengkonsumsi informasi yang bermanfaat saja. “Meski terdapat sisi kreatif dan produktif, produksi konten di media sosial merupakan salah satu hasilnya yang bisa disesuaikan dengan pemahaman pembuat konten,” katanya lagi.

Tentunya isi konten haruslah bersifat positif serta informatif, dengan sifat menghibur dan memberi rasa senang, serta mendidik lewat konten yang memberikan contoh perilaku positif. Di samping itu sisi memiliki bermanfaat dari sebuah konten juga diperlukan dengan memberikan nilai tambah dibanding konten lainnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Depok, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Kundarti, Wakabid Kesiswaan SMA Yapemri Depok, Elfira Fitri, Manager External Student Affairs di Universitas Multimedia Nusantara, dan Rizky A, Julianda Instruktur Edukasi4ID.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 7 kali dilihat,  7 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *