Memiliki Personal Branding dan Digital Skills di Masa Pandemi

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Digital skill berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras/lunak serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Digital skill penting dimiliki karena saat ini aktivitas dilakukan serba online. Kita harus bisa memanfaatkan apa pun yang kita miliki.

“Penting banget untuk kita eksplore dan mengasah kemampuan di dunia digital, mengenal apa saja perqngkat keras dan lunak,” ujar Meiskasa, Recruitment Officer Permata Bank Webinar Literas Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Menurut Meika, selama pandemi penting untuk kita membangun profil digital atau personal di media sosial. Profil digital itu membuat kita bisa bersosialisasi secara online. Meski hanya personal branding, kita tetap perlu menentukan visi dan misi. Kemudian, tampilkan sesuatu yang ingin ditunjukkan kepada publik, misalnya keahlian fotografi atau memasak. Pastikan merawat profil digitasl secara rutin dengan konsisten melakukan update.

Personal branding ini nantinya akan menjadi jejak digital kita di masa mendatang. Apabila kita menggunakan dan memanfaatkannya dengan baik, maka kita memiliki jejak digital yang positif. Begitu pun sebaliknya dengan jejak digital negatif.

“Untuk yang sedang cari kerja dan punya cita-cita berkarier di media sosial. Sebaiknya hapus postingan yang tidak relevan atau bahkan berdampak negatif bagi masa depan,” ujar Meika.

Selain itu, di era digital seperti sekarang personal branding di media sosial menjadi acuan seorang rekrutmen mencari pegawai. Karena media sosial bisa dikatakan mencerminkan sikap dan sifat penggunanya.

Agar bisa bertahan di ruang digital menggunakan digital skills, tentunya kita perlu mengembangkan digital skill dan memperbaruinya secara berkala. Pasalnya, dunia digital memiliki tren yang berbeda setiap tahun bahkan setiap bulannya.

Ia menyampaikan, hal lainnya ialah memperluas jaringan pergaulan kita di ruang digital. Tujuannya untuk memperluas akses dan membuka peluang kita dalam bekerja di berbagai bidang.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021) juga menghadirkan pembicara, Syarief Hidayatulloh (Digital Stategist Hello Monday Morning), Irma Nawangwulan (Dosen International University Liasion Indonesia), Taufik Hidayat (Kepala UPT IT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Syeikh Yusuf), dan Ryan Samuel (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 3 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *