Mendagri Tjahjo Kumolo Apresiasi Ajang Top BUMD 2018

  • Churry
  • 4 Mei 2018
  • 0

Menteri Dalam Negeri (Mendagri),Tjahjo Kumolo mengapresiasi penyelenggaraan TOP BUMD 2018 yang merupakan kegiatan corporate rating atau penilaian kerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di seluruh Indonesia. Melalui ajang ini, diharapkan bisa memacu perusahaan-perusahaan daerah meraih kinerja lebih baik, termasuk dalam pengelolaan bisnis agar lebih profesional dan bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya bangga dengan pelaksanaan Top BUMD ini karena bisa menjadi ajang bergengsi untuk memberi rangsangan bagi BUMD yang ada di negeri kita ini untuk menjadi lebih baik. Apalagi Panitia tidak hanya memberikan penghargaan saja, tetapi juga memberikan masukan-masukan agar BUMD bisa tumbuh dan berkembang. Tentu ini sangat positif karena peranan dan fungsi BUMD jelas akan memberikan peningkatan perekonomian dan pemerataan pendapatan, termasuk pelayanan umum kepada masyarakat,” ungkap Mendagri Tjahyo Kumolo, saat memberikan sambutan pada ajang penghargaan “Top BUMD 2018” yang diselenggarakan majalah BusinessNews Indonesia bersama Asia Business Research Center, serta beberapa Tim Penilai, yang berlangsung (3/5), di Rafflesia Grand Balai Kartini, Jakarta.

Mendagri juga mengingatkan agar para Kepada Daerah, baik pejabat Pemkab, Pemkot, dan Pemprov, agar bisa terus meningkatkan pembinaan, untuk mendorong BUMD bisa terus meraih kinerja yang lebih baik. Menurutnya, jika BUMD ini dikelola dengan baik dan profesional, sebenarnya juga memiliki potensi besar meraih keuntungan usaha untuk mendukung roda perekonomian masyarakat di daerah-daerah yang juga akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita akui masih banyak BUMD yang kinerjanya kurang bagus, bahkan merugi. Inilah salah satu tugas dari seorang kepada daerah untuk bisa mendorong BUMD-BUMD ini menjadi lebih baik. Punya kinerja usaha yang sehat bahkan meraih keuntungan. Saya optimis jika BUMD ini dikelola dengan baik dan profesional, bisa menjadi entitas usaha yang akan memberikan kontribusi bagi ekonomi kita. Buktinya, dalam kegiatan TOP BUMD 2018 ini ada BUMD yang sehat dan meraih untung. Tentu ini bisa menjadi contoh bagi BUMD-BUMD lain. Jadi nantinya para kepala daaerah tidak perlu studi banding jauh-jauh ke luar negeri untuk meningkatkan perusahaan daerahnya, tetapi bisa belajar dari BUMD-BUMD yang sudah berhasil ini,” ujarnya disambut tepuk angan meriah dari ratusan audiens yang datang dari berbagai daerah.

Ditambahkan, BUMD punya peran besar dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah, peningkatan produksi, perluasan kecepatan kerja dan pemerataan pendapatan daerah. Selain itu, BUMD juga mengemban fungsi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. Karena itu, berbagai langkah perlu dilakukan untuk mengembangkan BUMD, seperti revitalisasi sehingga pengelolaannya lebih profesional agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat umum. “Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada daerah untuk mengambangkan BUMD asal fokus, karena mayoritas BUMD rugi. Jadi kami berharap BUMD terus berinovasi dan bisa saling studi banding,” ujarnya.

Gubernur Top Pembina BUMD 2018

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, salah satu pemenang kategori Top Pembina BUMD 2018. Selain Gubernur Jawa Timur, juga ada 16 Gubernur lain yang meraih penghargaan yang sama. Di antaranya, Gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sumatera Utara, Banten, Kalimanta Timur, Kalimantan Utara, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Riau, dan Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP BUMD 2018 M Lutfi Handayani yang juga Pemred Majalah BusinessNews Indonesia mengatakan, kegiatan top rating ini digelar setiap tahun yang tahun ini sudah keempat kalinya. Tujuannya untuk memberikan apresiasi penghargaan kepada BUMD berprestasi, bikinerja baik dan memberikan kontribusi baik kepada daerah maupun nasional. Proses penilaian kegiatan TOP BUMD sudah dimulai sejak awal tahun ini, dengan menyeleksi lebih dari 2.000 BUMD yang datanya dikumpulkan dari asosiasi BUMD.

“Setelah disaring, ada 200 BUMD yang kita lakukan seleksi penjurian. Terus kita wawancarai mereka, dan juga ada saran perbaikan. Jadi kegiatan ini juga ada proses pembelajaran yang bisa mereka petik untuk masukan bagi perbaikan. Mudah-mudahan ke depan BUMD kita bisa jauh lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu dewan juri Suryo Danisworo mengatakan, ada yang berbeda dari Top BUMD ini dari award-award sejenis. Terutama adanya sesi nilai tambah atau masukan bagi BUMD untuk perbaikan ke depan. Ajang Penganugerahan TOP BUMD 2018 dihadiri sekitar 750 peserta yang juga dihadiri para pejabaat daerah. Dalam kesempatan itu juga hadir Ketua DPD RI Oesman Sapta, dan ketua Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (ACH)

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »