• Homepage
  • >
  • BERBISNIS
  • >
  • Mendobrak Pasar Low-Code, OutSystems Cetak Rekor Pertumbuhan 63 Persen

Mendobrak Pasar Low-Code, OutSystems Cetak Rekor Pertumbuhan 63 Persen

  • Dodo
  • 7 Februari 2018
  • 0

Outsystems, penyedia platform nomor satu untuk pengembangan aplikasi low-code yang cepat, melaporkan bahwa mempercepat adopsi pelanggan telah mendorong pertumbuhan di setiap aspek bisnis.

Untuk tahun 2017,OutSystems melaporkan adanya kenaikan akan pendapatan berulang tahunan (annual recurring revenue) mereka sebesar 63 persen.

OutSystems juga mendapatkan 275
perusahaan enterprise baru sebagai pelanggan, dan lebih dari 50,000 pengembang baru.

“Pelanggan kami menang dan mempercepat inisiatif transformasi digital mereka dengan platform low-code kami,” ujar Paulo Rosado, CEO OutSystems.

“Kesuksesan ini memicu permintaan luar biasa dari setiap pasar utama di seluruh dunia.”kata dia

OutSystems menunjuk pada adopsi low-code yang berhasil oleh para pelanggan seperti Logitech, yang mengganti lebih dari 80 aplikasi Lotus Notes yang sudah lama, dengan OutSystems dalam 18 bulan. Selain itu, Deloitte dan Prudential baru-baru ini telah menunjukkan kekuatan platform OutSystems di sebuah konferensi industri, di mana mereka mengajukan aplikasi menggunakan AI (Artificial Intelligence, kecerdasan buatan) dan IoT (Internet of Things) untuk analisa risiko secara otomatis.

“Kami sangat senang melihat pelanggan menggunakan solusi kami untuk berbagai proyek transformasi digital yang sangat beragam,” kata Pedro Pimenta , Chief Customer Officer
OutSystems.

“Dari merampingkan pelaksanaan bisnis internal hinggal memberikan
pengalaman pelanggan yang disruptive, pelanggan kami berinovasi dengan low-code.”

OutSystems juga membantu organisasi-organisasi di Asia-Pasifik mewujudkan tujuan transformasi digital mereka. OutSystems membantu Ricoh (Singapore) Pte Ltd., perusahaan global untuk penyedia peralatan pengolahan gambar, untuk mengganti beberapa aplikasi yang teputus dan memberhentikan aliran data dari luar (siloed data).

Hal ini membantu mereka terbebas dari biaya perangkat lunak tambahan, mengurangi biaya perangkat keras mereka, dan meningkatkan produktivitas pengembang. ATOS, sebuah perusahaan layanan teknologi informasi,menggunakan OutSystems untuk membangun sistem manajemen aset penting untuk beberapa angkatan laut, yang memungkinkan mereka melacak kapal, menjadwalkan perawatan, dan mengelola personil.

“Kami senang dengan nilai bisnis yang diajukan oleh low-code ke perusahaan-perusahaan di Asia-Pasifik,” kata Mark Weaser , Vice President, Asia-Pacific di OutSystems .

Banyak pelanggan dan mitra kami di kawasan ini telah memulai proyek yang menarik dengan kami untuk mewujudkan tujuan transformasi digital mereka, mulai dari memutuskan data terpisah hingga menyatukannya dengan sistem sebelumnya.

“Kami berharap untuk bisa melanjutkan pertumbuhan yang luar biasa ini dan memperkuat status kami sebagai platform pengembang aplikasi low-code terkemuka di pasar. “Tambah mark

Analis industri yang dihormati secara konsisten menyoroti keberhasilan pelanggan OutSystems sebagai kunci kekuatan, Pelanggan yang senang juga memilih OutSystems sebagai platform pengembang low-code nomor 1 pada situs peer review termasuk Peer
Insights, G2Crowd, 2 dan TrustRadius.

“OutSystems adalah salah satu produk pengembang low-code dengan rating tertinggi untuk tahun 2017 dengan ulasan yang sangat positif dari
para pengguna di TrustRadius ,” kata Megan Headley, Direktur Riset TrustRadius.

Rangkuman dari 2017 meliputi:
• Pertumbuhan pendapatan berulang tahunan sebesar 63 persen di seluruh dunia
• Menambahkan 275 perusahaan sebagai pelanggan baru dan 50.000 pengembang
baru di seluruh dunia
• Menyampaikan karya transformasi digital utama dengan mitra utama seperti Deloitte, Cognizant, KPMG, Tech Mahindra, ATOS, NCS, CTC, dan Persistent Systems
• Posisi kepemimpinan di empat laporan industri besar dari Gartner dan Forrester
• 60 pembaharuan produk ke platform peraih penghargaan, mulai dari inovasi low￾code seperti debugging mobile visual hingga sertifikasi keamanan termasuk ISO dan
SOC

Siap untuk 2018
OutSystems sedang mempersiapkan pertumbuhan yang lebih besar lagi di tahun 2018 dengan menambah dewan direksi dan mempekerjakan lebih banyak karyawan.

Tom Schodorf,mantan SVP bidang penjualan dan operasi lapangan di Splunk , dan John Kinzer, CFO dari HubSpot , baru bergabung sebagai anggota dewan, dan Bill Macaitis,
mantan CRO/CMO dari Slack, bergabung sebagai penasihat.

Pada tahun 2017, OutSystems berkembang pesat menjadi lebih dari 600 karyawan di seluruh dunia, dan dinobatkan sebagai salah satu Perusahaan Komputasi Awan (Cloud
Computing Companies) Terbaik dan CEOs to Work for oleh Forbes, berdasarkan skor Glassdoor. Asia Pasifik melipatgandakan jumlah karyawannya, ditambah dengan membuka
kantor baru di Australia dan Jepang, dan berkembang ke pasar Hong Kong. Dengan 55 karyawan baru mulai bulan Januari, OutSystems memasuki 2018 dengan lebih dari 650 karyawan di seluruh dunia.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »