BERBISNIS

Mengusung Tema Mindfully Wealthy in 21st Century Permata Bank Gelar Wealth Wisdom 2019 : Menggapai Hidup yang Lebih Kaya, Bermakna & Esensial

175Views

Permata  Bank kembali mengadakan acara Wealth Wisdom yang ke-6 tahun 2019  dengan mengusung tema: Mindfully Wealthy in 21st Century.  Tema tersebut diangkat dengan berbagai latar belakang perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini yang membuat pola pemikiran serba cepat dan instan yang  pada akhirnya berdampak negatif pada beberapa prilaku  fisik dan atau  kejiwaan.

Hal itu diungkapkan dalam acara press coferensce  Wealth Wisdom  2019  yang dihadiri oleh Djumariah Tenteram – Retail Banking Director  Permata  Bank,   Sarjito selaku Deputi Komisioner, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Glenn Ranti – Head of Marketing Communications, Adjie Santosoputro – Emotional Healing & Mindfulness Expert, dan Susan Bachtiar, di Jakarta , Selasa ( 13/08/2019).

Pada kesempatan tersebut Djumariah Tenteram mengungkapkan berbagai hal tentang latar belakang penyelanggaraan acara Wealth Wisdom  2019  .

Djumariah mengungkapkan bahwa di era percepatan seperti saat ini, pengelolaan kekayaan yang tepat harus disajikan dalam cara yang semakin relevan bagi masyarakat masa kini.

“Sesuai dengan tema yang diangkat dalam acara Wealth Wisdom tahun ini, PermataBank membahas mindfull secara menyeluruh dari berbagai aspek serta industri dengan menghadirkan berbagai tokoh inspirasional dan berkompeten dibidangnya,” ujar Djumariah, saat press conference  di Jakarta , Selasa ( 13/08/2019).

“Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dari PermataBank terhadap isu terkini dan membuat Wealth Wisdom menjadi wadah edukasi yang menginspirasi kekayaan dan kebahagiaan lintas generasi,” jelas Djumariah.

Lebih jauh Djumariah  mengungkapkan bahwa Data dari riset PermataBank yang dilakukan ditiga kota besar di Indonesia, menyatakan bahwa, 3 dari 4 orang sering melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Riset ini membuktikan adanya kompleksitas yang dihadapi masyarakat metropolitan saat ini untuk dapat memenuhi apa yang mereka inginkan dan mempercepat segala prosesnya.

Data lainnya menyatakan era disrupsi teknologi juga mempengaruhi tingkat intimasi kepada sesama, hampir 70% orang menggunakan smartphone pada saat makan bersama keluarga. Hal ini membuat kehangatan berkumpul bersama orang tercinta perlahan menjadi memudar.

Membahas mengenai media sosial, Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang senang berbagi lewat jejaring sosial ini, didapatkan data sebanyak 62% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan untuk menggunakan media sosial selama setidaknya 4 jam dalam sehari.

Hal itu  menurut Djumariah,  tentunya membantu Informasi tersebar secara masif dan menimbulkan tren FOMO (Fear Of Missing Out), terbukti dari 2 dari 3 orang sebisa mungkin akan melakukan berbagai aktifitas yang sedang kekinian, secara tidak langsung tren ini menimbulkan rasa ketakutan ketinggalan sesuatu yang sedang tren dimasanya.

Berbagai kondisi tersebut menurutnya,  membuat masyarakat modern harus benar – benar bisa bijak menyikapi semua hal yang terjadi di era percepatan saat ini untuk dapat mempertahankan kualitas hidupnya.

Jangan sampai setiap perkembangan yang ada tidak disikapi dengan tepat sehingga menyebabkan kondisi kesehatan mental dan fisik menjadi terganggu, terlebih membuat makna dari kekayaan yang dimiliki pudar secara perlahan.

PermataBank memaknai kekayaan menjadi enam pilar yaitu : relationship, social giving, health, money, spirituality, dan experience. Enam pilar tersebut yang membuat PermataBank percaya, bahwa ada faktor lain yang perlu dijaga selain materi dalam memaknai kekayaan yang sesungguhnya.

Wealth Wisdom merupakan acara tahunan yang digelar  PermataBank  sejak tahun 2014 lalu  untuk memberikan sebuah perspektif berbeda akan esensi dari kekayaan dan kebahagiaan yang seutuhnya.

Acara tahunan tersebut konsisten memaknai kekayaan dan kebahagiaan secara lebih baik dari tahun ketahun membuat Wealth Wisdom bertransformasi menjadi sebuah medium yang peduli dan mewadahi kebutuhan informasi yang selalu relevan disetiap masanya.

Gelaran acara Wealth Wisdom 2019  yang akan digelar  di dua kota besar; Jakarta pada tanggal 14-15 Agustus 2019 yang dibuka untuk umum dan Surabaya pada 14 September 2019 yang menjadi acara loyalti bagi Nasabah PermataBank Priority.  Acara tersebut akan  menghadirkan kelas-kelas yang komperhensif serta edukatif untuk menyampaikan beragam pesan yang berkaitan dengan sikap mindful yang diharapkan meningkatkan kekayaan hidup yang sesungguhnya.

Terdapat lebih dari 39 sesi kelas inspiratif, 7 workshop, music performance dan movie screening dengan lebih dari 70 pembicara ternama yang akan memberikan paparan dan isu-isu terkini yang sering dihadapi oleh masyarakat metropiltan melalui sharing ilmu dan pengalaman mereka.

Beberapa pembicara yang akan mengisi kelas-kelas Wealth Wisdom 2019 diantaranya adalah; Nadya Hutagalung, Reza Gunawan, Axton Salim, Desi Anwar, dan James Prananto.

Semua kelas dibuat secara menarik dengan gaya dan pembahasan inspiratif dari masing-masing pembicara. Terdapat juga serta 3 ekshibisi yaitu Mindful Universe #Shopalogic, Mindful Home #JanganDiTunda, dan Mindful Investing #InvestAsyik yang akan memberikan pengalaman baru untuk mereka dalam menikmati sebuah konferensi yang diadakan oleh institusi keuangan.

Ada juga kegiatan sosial, Creator’s Auction yang hasilnya nanti akan diberikan sepenuhnya untuk program pendidikan dari CSR PermataBank yaitu PermataHati.

 

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas