Majalah Eksekutif

Metland Hibahkan Stasiun Telaga Murni Ke Pemerintah

Diresmikan Menhub Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi (tengah) bersama jajaran manajemen Metland tekan tombol sebagai tanda resmi dioperasikannyaStasiun Kereta Api Telaga Murni (13/8) petang di daerah Cikarang Barat.
145Views

PT Metropolitan Land (Metland) Tbk, berhasil merampungkan pembangunan Stasiun Kereta Api Telaga Murni yang berlokasi di daerah Cikarang Barat. Proyek senilai Rp51 miliar itu oleh Metland dihibahkan ke pemerintah dan diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi.

“Ini merupakan success story yang memang sejalan dengan apa yang disarankan oleh Presiden. Dalam hal pengembangan infrastruktur, pemerintah memang juga terus berupaya menggalang kerja sama dengan swasta di semua tempat. Penghibahan stasiun oleh Metland selaku pengembang kepada pemerintah, ini merupakan kali pertama dalam ranah stasiun perkeretaapian. Kita dorong supaya ini bisa jadi role model bagi swasta untuk melaksanakan kegiatan sejenis. Terima juga atas support Pemda yang telah mewujudkan Stasiun Telaga Murni untuk dimanfaatkan masyarakat pengguna jasa,” tutur Budi Karya Sumadi dalam sambutan peresmian Stasiun Metland Telaga Murni di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, (13/8) petang.

Menhub, Budi Karya Sumadi datang menumpang KRL dari Jakarta dan tiba di stasiun Metland Telaga Murni sekitar pukul 14.55 WIB. Dalam acara peresmian juga dilakukan penandatanganan perjanjian hibah antara PT Fajarputera Dinasti pengembang kawasan Perumahan Metland Cibitung yang dilakukan Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Thomas J. Angfendy, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri. Stasiun seluas 2.051 meter persegi yang dibangun sejak 2015 ini kemudian diserahkan pengoperasinya kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Menurut Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land, Tbk, Anhar Sudradjat,  stasiun ini  dibangun dengan biaya sekitar Rp51 miliar. Semua fasilitas mulai dari lahan dan juga sarana pra sarana di stasiun seluruhnya  dibangun sesuai spesifikasi teknis, sehingga bisa memenuhi standar pelayanan yang memadai. Seperti ticketing gate, fasilitas mushola, ruang tunggu dan lainnya untuk menunjang kenyamanan para pengguna jasa kereta api.

“Stasiun ini dibangun dan diserahkan ke pemerintah sifatnya murni hibah dan kami harapkan ini bisa membantu meningkatkan layanan bagi masyarakat luas. Jadi bukan semata untuk kepentingan properti Metland, namun masyarakat sekitar tentunya juga makin mendapatkan kemudahan dengan adanya stasiun ini,” ujar Anhar Sudradjat dalam jumpa pers.

Stasiun ini memiliki panjang peron mencapai 260 meter yang mampu menampung 12 rangkaian kereta. Pembangunannya sudah dikerjakan sejak 2015 dan rampung pada 2018. Sebelum diresmikan, stasiun modern yang dilengkapi tangga berjalan (escalator) dan lift penumpang ini juga sudah dilakukan ujicoba sejak 18 Mei 2019 lalu dan melayani perjalanan kereta rel listrik lintas Cikarang. Jumlah penumpang terus menanjak hingga kisaran 53 ribu penumpang pada bulan Juli 2019.

Dengan adanya Stasiun Telaga Murni ini, masyarakat sekitar dapat menggunakan moda transportasi KA dari lokasi yang lebih dekat dari tempat tinggal. Dengan memakai KA dengan waktu tempuh ke tempat tujuan juga menjadi lebih cepat dan hemat biaya. Stasiun KRL Telaga Murni ini setidaknya dapat melayani empat kecamatan yakni Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Utara, dan Tambun Selatan atau sekitar 38% wilayah penduduk Kabupaten Bekasi. (ACH)

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas