BERBISNIS

Metland – Kemsos Ground Breaking Fasilitas Ability Hub

Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara (lima dari kanan) didampingi Komisaris dan jajaran direksi PT Metropolitan Land lakukan Ground Breaking Ability Hub yang berlangsung (16/12), di kawasan Metland Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.
146Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

EKSEKUTIF.id – PT Metropolitan Land Tbk., (Metland) melalui Yayasan Metropolitan Peduli (YPM) bersama Kementerian Sosial (Kemsos) RI melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan gedung Ability Hub, yang akan digunakan sebagai workshop untuk memfasilitasi  para penyandang disabilitas, agar bakat dan kreatifitasnya di bidang usaha dan industri, bisa lebih berkembang. Selain works shop, gedung yang akan dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di kawasan Metland Cibitung-Bekasi ini, juga akan dilengkapi ruang galeri atau show room untuk menampilkan produk-produk dari para disabilitas, sehingga bisa makin dikenal luas dan mudah menembus pasar bisnis.

“Kami atas nama pemerintah, sangat mengapresiasi pembangunan Ability Hub yang diinisiasi oleh Grup Metropolitan Land ini. Upaya ini sejalan dengan komitmen Pak Presiden Jokowi yang akan terus berupaya memberdayakan potensi dan kreatifitas para disabilitas dari aspek ekonomi melalui fasilitas seperti ini, termasuk dukungan pendanaan, agar mereka bisa lebih mandiri. Mengingat jumlah penyandang disabilitas yang banyak,  saat ini mencapai lebih dari 21 juta orang, sehingga perlu perhatian dan dukungan semua pihak, baik dari swasta dan juga pemerintah daerah. Makanya kami berharap, ke depan langkah seperti yang dilakukan Metropolitand Land ini, bisa diikuti oleh swasta lainnya. Ini adalah investasi jangka panjang yang tak ada batasnya, apalagi membantu sosial untuk sesama, berarti ini juga investasi untuk akherat,” ungkap Mensos, Juliari P Batubara saat memberikan sambutan pada acara Ground Breaking Ability Hub yang berlangsung (16/12), di kawasan Metland Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Dengan bantuan seperti pelatihan, pendampingan manajemen, termasuk pengembangan produk maupun pemasaran, diharapkan kedepan para disabilitas peserta program Ability Hub ini, bisa menjadi pelaku usaha atau entrepreneur yang bisa menghasilkan produk barang  bernilai jual tinggi, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Produk yang bisa dikembangkan seperti produk aminities untuk memenuhi kebutuhan perhotelan, produk cindera mata atau souvenir, batik, bahkan juga bisa berupa pembuatan kaki atau tangan palsu karena kebutuhannya yang juga cukup banyak.

“Mengenai produknya, tentu bisa beragam, sesuai dengan keahlian mereka untuk lebih dikembangkan. Selama program ini berjalan, para peserta akan mendapatkan pendampingan dan pembekalan pengetahuan dalam hal manajemen produksi, operasional, keuangan, hingga pemasaran, sehingga nantinya bisa lebih mandiri,” ujar Mensos, Juliari Batubara.

Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Thomas J. Angfendy dalam laporannya mengatakan, Ability Hub merupakan wadah yang disiapkan bagi para penyandang disabilitas supaya dapat menyalurkan keterampilan dalam memproduksi barang kerajinan dan memasarkannya. Peserta program Ability Hub nantinya akan diambil dari para penyandang disabilitas yang sebelumnya telah mendapatkan pembekalan keterampilan kerja dari Balai Besar Kementrian Sosial.

“Tahap awal ini akan dibangun 12 workshop. Kita juga akan memberi bekal keterampilan merek tentang usaha dan manajemen, sehingga kita harapkan nyandang disabilitas dapat lebih mandiri dan menghidupi dirinya sendiri, tanpa harus bergantung pada orang lain,” ujar Thomas.

Paparan pers : Ir Nanda Widya Komisaris Metropolitan Land Tbk., yang juga Founder Yayasan Metropolitan Peduli (batik) memberikan keterangan pers pada acara Ground Breaking Ability Hub yang berlangsung (16/12), di kawasan Metland Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, Ir Nanda Widya Komisaris Metland yang juga Founder Yayasan Metropolitan Peduli dalam jumpa pers mengatakan, Ability Hub merupakan salah satu bentuk kontribusi Metland dalam kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019.

Melalui program ini, Metland mendukung para penyandang disabilitas dalam hal peningkatan ketrampilan bisnis, hingga akses pemasaran untuk barang-barang yang telah diproduksinya.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita untuk memberdayakan disabilitas. Mereka cukup banyak jumlahnya, mencapai 22 juta orang dan banyak di antara mereka yang punya potensi dan keahlian yang bisa dilatih dan dikembangkan menjadi pelaku usaha dalam bidang produksi sesuai  keterampilan yang dimilikinya. Tentu ini butuh dukungan banyak pihak,” ujar Nanday Widya yang juga menjadi Ketua Bidang II HKSN 2019 ini yang puncaknya akan diadakan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 20 Desember mendatang. (ACH)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: