Majalah Eksekutif

Pengguna Mobil Chevrolet Panik, Saat GM Motor Umumkan Tak Jual Produksi di Indonesia

149Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

EKSEKUTIF.id — General Motors (GM) memproduksi SUV Chevrolet Blazer dengan kapasitas tujuh penumpang atau tiga baris tempat duduk. Akan tetapi, pesaing kuat Toyota Rush ini, tak bisa mulus masuk Indonesia.

Peminat Chevrolet Blazer XL sontak mengerem keinginannya membeli otomotif pabrikan asal Amerika Serikat (AS), General Motors (GM) itu.

General Motors (GM) baru saja mengumumkan segera menghentikan penjualan kendaraan merek Chevrolet,   terhitung mulai Maret 2020.

Pabrikan mobil asal Detroit, Michigan, Amerika Serikat menyebut keputusan sulit tersebut terpaksa diambil oleh GM setelah melalui berbagai pertimbangan yang menyeluruh.

“Keputusan yang sulit ini konsisten dengan strategi global GM untuk tetap berfokus pada pasar yang memiliki jalur yang jelas untuk mencapai keuntungan yang berkesinambungan,” ungkap Hector Villarreal, President GM Asia Tenggara.

Villarreal menambahkan bahwa di Indonesia pihaknya tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan keuntungan berkesinambungan.

“Faktor-faktor ini juga membuat kegiatan-kegiatan operasional kami menjadi semakin terpengaruh oleh faktor-faktor yang lebih luas di Indonesia, seperti pelemahan harga komoditas dan tekanan mata uang asing,” sambungnya.

GM sadar betul keputusannya itu tidak hanya berimbas pada pemilik kendaraan Chevrolet di Indonesia tapi juga para pekerja. Sebagai bentuk tanggung jawab, GM akan memberikan apa yang menjadi hak para pekerja.

Walau Chevrolet berhenti jualan di pasar domestik Indonesia pada akhir Maret 2020, GM mengaku komit tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan dalam bentuk layanan garansi dan purna jual.

Pasalnya, mobil-mobil Chevrolet yang bagus-bagus itu, bahkan sudah memiliki komunitas, sesama pengguna Chevrolet.

Hanya saja, konsumen harus diakui agak kuatir, ketika pengguna mobil Chevrolet melakukan perjalanan jauh. Ya, menjadi sulit aja nyari bengkelnya dibanding  merek Jepang. Demikian komen para penguna Chevrolet.

 

redaksi
the authorredaksi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »