Pentingnya Menjaga Identitas Pribadi di Internet

  • Whatsapp


JAKARTA,- Keamanan digital yang diartikan sebagai proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring bisa dilakukan secara aman dan nyaman sangatlah penting. Tak hanya untuk mengamankan data yang kita miliki melainkan juga mindungi data pribadi yang bersifat rahasia.

“Internet menghubungkan antarpengguna secara luas dan anonim. Identitas digital pengguna internet dan platform digital bisa sama dengan identitas di dunia nyata, bisa juga tidak. Kita pun rentan berinteraksi dengan orang yang tidak kita kenal yang tidak benar-benar pahami apa maksud dan tujuan interaksi tersebut,” ujar Sari Monik Agustin, Dosen Universitas Multimedia Nusantara saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Senin (5/7/2021).

Dia mengungkapkan, begitu banyaknya kasus penipuan dan rawannya kejahatan di era digital membuat setiap orang harus memahami keamanan data pribadi dan identitas digital. Misalnya data di sosial media yang berupa nama akun, foto profil, deskripsi pengguna, dan identitas lain yang tercantum.

Selain itu perlu juga mengetahui apa sebenarnya jejak digital yang merupakan jejak data yang ditinggalkan saat menggunakan perangkat digital.

Bisa berupa riwayat pencarian, pesan teks dalam aplikasi chat, foto dan video termasuk yang sudah dihapus, foto dan video yang ditandai baik disengaja maupun tidak, lokasi yang kita kunjungi dengan GPS terkoneksi dengan internet, interaksi media sosial.

Potensi kejahatan yang timbul dari memanfaatkan data pribadi meliputi jual beli data, profiling untuk target politik atau iklan di media sosial, pendaftaran akun pinjaman online, ambil alih akun, meretas akun, kepentingan telemarketing, hingga intimidasi dan cyber bullying.

Pengguna internet perlu mengetahui fitur keamanan digital agar privasi dan keamanan data terlindungi, bisa dengan melakukan proteksi perangkat keras berupa kata sandi kuat, fingerprint authentification, face autentification.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Henry V Herlambang CMO Kadobox, Said Hasibuan Sekjen Relawan TIK Indonesia, dan Budiman Akbar Dosen Politeknik Negeri Media Kreatif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 92 kali dilihat,  22 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *