Perhatikan Etika saat Berinteraksi di Ruang Digital

  • Whatsapp


JAKARTA,- Sebanyak 59,5% populasi global telah menggunakan internet. Dari total tersebut, 92,6% atau 4,32 miliar mengakses internet dari perangkat seluler. Adapun di Indonesia pada Januari 2021 terdapat 202,6 juta pengguna internet, jumlahnya meningkat sebanyak 27 juta selama masa pandemi.

“Penggunaan internet bisa dibagi menjadi dua yaitu untuk keperluan teleconference seperti meeting dan media sosial,” kata Intan Maharani COO PositiVibe saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat I, pada Jum’at (13/8/2021).

Dia mengatakan diperlukan etika saat berinteraksi di dunia digital. Dalam teleconference sama halnya dengan rapat atau pertemuan offline setiap individu perlu melakukan persiapan diri, memakai pakaian yang pantas, hadir tepat waktu, mematikan mikrofon jika tidak berkepentingan, menyalakan kamera video sebagai bentuk menghargai siapa oun yang ada di ruang meeting termasuk penyaji materi, dan memberi tanda terlebih dulu saat akan mengemukakan pendapat.

Adapun di media sosial, etika tak tertulis yang berlaku berupa memilih bahasa dan tutur kata yang baik, sopan dan informatif untuk dibagikan. Memilih teman di media sosial pun seperti halnya memilih lingkungan di dunia nyata, carilah akun positif dan informasi yang positif. Pastikan juga informasi valid jika ingin membagikannya, sebaiknya pilih untuk tidak berkomentar atau diam daripada membubuhkan komentar negatif. Terpenting hindari untuk mengunggah informasi dan data pribadi di media sosial.

“Ada tips cara memilih kawan interaksi agar tidak termakan hoaks. Jika mewakili individu pilih akun asli jangan second account, bila itu institusi pilih yang ada tanda centang biru atau akun representatif dan pastikan informasi yang dibagikan valid, jika terpaksa memberi asumsi berikan noted dengan jelas bahwa ada asumsi di dalamnya,” tutur Intan.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Shandy Susanto, Dosen Podomoro University, dan Taufik Hidayat, Kepala UPT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Syekh Yusuf.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *