BERBISNIS

Red Hat Rilis Red Hat Enterprise Linux 8

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

Red Hat, Inc, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, baru-baru  ini  mengumumkan ketersediaan umum dari Red Hat Enterprise Linux 8, sistem operasi yang dirancang untuk menjangkau luasnya penyebaran di seluruh TI perusahaan.

Untuk setiap beban kerja yang dijalankan pada lingkungan apa pun, Red Hat Enterprise Linux 8 menghadirkan suatu pengalaman Linux enterprise tunggal untuk memenuhi berbagai kebutuhan teknologi yang unik dari perusahaan-perusahaan yang tengah berkembang. Mulai dari mengerahkan beban kerja Linux baru ke dalam produksi hingga meluncurkan strategi transformasi digital, perusahaan enterprise generasi berikutnya dibangun berbasis platform Linux enterprise terkemuka di dunia.

Red Hat Enterprise Linux 8 adalah sistem operasi yang dirancang ulang untuk era cloud hybrid dan dibangun untuk mendukung beban kerja dan operasi yang membentang mulai dari pusat data perusahaan hingga beberapa cloud publik.

Menurut Paul Cormier, President, Products and Technologies, Red Hat, selama dua dekade terakhir, kami telah melihat Linux bertumbuh dari sistem operasi niche menjadi sistem operasi default bagi pusat data perusahaan.

“Red Hat Enterprise Linux telah berada di garis depan evolusi ini, yang mendukung hampir setiap beban kerja dan lingkungan TI perusahaan yang dapat dipahami oleh mitra dan pelanggan kami. Red Hat Enterprise Linux 8 melanjutkan pekerjaan ini, tetapi memberikan lebih dari sekadar Linux yang siap produksi; Red Hat Enterprise Linux 8 menghadirkan katalis bagi inovasi di skala cloud,” ujar Paul dalam keterangan tertulisnya,   Senin ( 13/05/2019).

Red Hat memahami bahwa sistem operasi harus melakukan lebih dari sekadar menjadi bagian dari tumpukan teknologi; sistem operasi harus menjadi katalis bagi inovasi. Mulai dari container Linux dan cloud hybrid hingga DevOps dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Red Hat Enterprise Linux 8 dibangun untuk tidak hanya mendukung TI perusahaan pada cloud hybrid, tetapi untuk membantu strategi-strategi teknologi baru ini berkembang.

Seiring pentingnya penyebaran cloud hybrid dan multicloud bertumbuh, sistem operasi harus berevolusi juga. Menurut IDC[1], sebanyak 70% pelanggan sudah menerapkan lingkungan multicloud dan 64% aplikasi dalam portofolio TI tipikal saat ini berbasis di lingkungan cloud, baik publik maupun privat.

Red Hat memandang sistem operasi sebagai titik kunci inovasi TI ini dan bahkan lebih, terutama karena Red Hat Enterprise Linux siap untuk memberi dampak bagi lebih dari 10 triliun dolar pendapatan bisnis global di tahun 2019[2], menurut sebuah studi IDC yang disponsori oleh Red Hat.

Red Hat Enterprise Linux 8: Linux Cerdas untuk Cloud Hybrid

Selama lebih dari 15 tahun, Red Hat telah membantu perusahaan berinovasi di Linux, pertama-tama di pusat data mereka dan kini di cloud hybrid. Ketika pusat data bertumbuh dalam skala dan cakupan, serta kompleksitas beban kerja meningkat, keterampilan yang diperlukan untuk menerapkan dan memelihara sistem produksi berbasis Linux menjadi semakin penting.

Dengan diumumkannya Red Hat Enterprise Linux 8, kecerdasan dan keahlian ini kini terintegrasi dengan langganan Red Hat Enterprise Linux secara langsung (default) melalui Red Hat Insights sehingga menghadirkan keahlian Red Hat Linux sebagai layanan (as-a-service).

Red Hat Insights membantu mengidentifikasi dan memulihkan masalah TI secara proaktif, mulai dari kerentanan keamanan hingga masalah stabilitas. Red Hat Insights menggunakan analitik prediktif berdasarkan pengetahuan luas Red Hat tentang teknologi terbuka untuk membantu administrator dalam menghindari masalah dan waktu henti yang tidak direncanakan di lingkungan produksi.

Mengelola sistem yang tersebar di berbagai infrastruktur on-premise dan berbasis cloud dapat menghadirkan tantangan signifikan bagi perusahaan TI. Red Hat Smart Management, add-on berlapis untuk Red Hat Enterprise Linux, membantu tim TI dalam mendapatkan manfaat dari komputasi cloud hybrid sekaligus meminimalkan kompleksitas manajemen yang melekat.

Menggabungkan Red Hat Satellite untuk manajemen sistem on-premise dan layanan manajemen cloud untuk penyebaran Red Hat Enterprise Linux, Red Hat Smart Management menghadirkan kemampuan yang kaya untuk mengelola, menambal, mengkonfigurasi, dan menyediakan penyebaran Red Hat Enterprise Linux di cloud hybrid. 

Red Hat Enterprise Linux 8: Memacu Jalan yang Lebih Cepat ke Aplikasi Modern

Untuk memenuhi tuntutan bisnis yang kian berkembang, perusahaan TI mencari beban kerja baru, mulai dari AI hingga Internet-of-Things (IoT), untuk mendorong keunggulan kompetitif di pasar yang ramai. Linux memberikan kekuatan yang inovatif untuk memperkuat layanan yang berbeda ini, tetapi hanya Red Hat Enterprise Linux 8 yang memberikan inovasi ini bersama dengan code base yang diperkuat, pembaruan keamanan yang luas, dukungan pemenang penghargaan dan ekosistem yang luas dari teknologi pendukung yang teruji dan tervalidasi.

Sementara itu, Stefanie Chiras, Vice President and General Manager, Red Hat Enterprise Linux, Red Hat mengungkapkan bahwa Inovasi dan Linux tidak dapat dipisahkan. Mulai dari membangun backbone Internet hingga membentuk neuron pertama AI, Linux mendorong TI masa kini dan masa depan.

“Red Hat Enterprise Linux 8 menerapkan peran Linux sebagai mesin inovasi TI, mengkristalkannya menjadi platform yang dapat diakses, terpercaya, dan lebih aman. Mencakup keseluruhan cloud hybrid, platform Linux enterprise terkemuka di dunia ini menghadirkan katalis bagi perusahaan TI untuk melakukan lebih dari sekadar memenuhi tantangan masa kini; Red Hat Enterprise Linux 8 memberi mereka fondasi dan tool untuk meluncurkan masa depan mereka sendiri, di mana pun mereka inginkan,” ujarnya.

Red Hat Enterprise Linux selalu dikenal sebagai fondasi yang stabil dan aman untuk aplikasi. Namun, dahulu sulit untuk mendapatkan bahasa dan kerangka kerja terbaru yang diinginkan pengembang tanpa mengorbankan stabilitas itu.

Red Hat Enterprise Linux 8 memperkenalkan Application Streams, di mana bahasa yang bergerak cepat, kerangka kerja dan tool pengembang sering diperbarui dalam aliran ini tanpa memengaruhi sumber daya inti yang menjadikan Red Hat Enterprise Linux sebagai tolok ukur perusahaan. Application Streams memadukan inovasi pengembang yang lebih cepat dengan stabilitas produksi dalam satu sistem operasi kelas enterprise. 

Red Hat Enterprise Linux 8: Memperkenalkan Dunia yang Penuh Peluang bagi Semua Orang

Linux terus menjadi sistem operasi nomor satu bagi pengembang yang membangun aplikasi enterprise generasi berikutnya. Ketika aplikasi ini bergerak ke tahap produksi, stabilitas, peningkatan keamanan dan pengujian/sertifikasi pada hardware dan lingkungan yang ada menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Hal ini mengalihkan tanggung jawab dari pengembang ke tim operasi, dan ditambah dengan tren yang memandang Linux sebagai platform utama untuk aplikasi produksi, membuat administrasi Linux dan keterampilan manajemen penting bagi pusat data modern.

Red Hat Enterprise Linux 8 dirancang untuk menurunkan penghalang masuk ke Linux sehingga memungkinkan aksesibilitas yang lebih besar untuk administrator Windows, pemula Linux, dan administrator sistem-sistem baru tanpa perlu mengkhawatirkan command line.

Red Hat Enterprise Linux 8 mengabstraksi banyak kompleksitas mendalam terkait tugas sysadmin yang mendetail di belakang konsol web Red Hat Enterprise Linux. Konsol ini menyediakan antarmuka grafis yang intuitif dan konsisten untuk mengelola dan memantau sistem Red Hat Enterprise Linux, mulai dari kesehatan mesin virtual hingga kinerja sistem secara keseluruhan.

Untuk lebih meningkatkan kemudahan penggunaan, Red Hat Enterprise Linux mendukung upgrade di tempat sehingga menyediakan jalur yang lebih ramping, efisien dan tepat waktu bagi pengguna untuk mengkonversi instance Red Hat Enterprise Linux 7 ke sistem Red Hat Enterprise Linux 8.

Red Hat Enterprise Linux 8 juga mencakup Red Hat Enterprise Linux System Roles, yang mengotomatisasi banyak tugas yang lebih kompleks seputar mengelola dan mengkonfigurasi Linux dalam produksi.

Didukung oleh Red Hat Ansible Automation, System Roles adalah modul yang sudah dikonfigurasi sebelumnya yang memungkinkan alur kerja otomatis siap pakai untuk menangani tugas sysadmin yang umum dan kompleks. Otomatisasi ini memudahkan administrator sistem baru untuk mengadopsi protokol Linux dan membantu menghilangkan kesalahan manusia sebagai penyebab masalah konfigurasi umum. 

Red Hat Enterprise Linux: Mengaktifkan Dunia yang Sarat dengan Berbagai Kemungkinan Tanpa Mengorbankan Keamanan

Inovasi TI berakar pada open source, dengan Linux yang sering berfungsi sebagai katalis untuk banyak kemajuan besar dalam teknologi enterprise, mulai dari container Linux dan Kubernetes hingga serverless dan AI.

Didukung oleh rantai pasokan open source yang lebih aman dan diperkuat, Red Hat Enterprise Linux 8 membantu membuka jalan bagi perusahaan TI untuk mengadopsi inovasi yang siap produksi dengan hanya menggunakan paket yang diperlukan untuk beban kerja tertentu. Hal ini meningkatkan adopsi teknologi yang tengah berkembang sekaligus membantu meminimalkan potensi risiko.

Untuk meningkatkan keamanan, Red Hat Enterprise Linux 8 mendukung standar kriptografi OpenSSL 1.1.1 dan TLS 1.3. Hal ini memberikan akses ke beberapa standar terkuat dan terbaru dalam perlindungan kriptografi yang dapat diimplementasikan di seluruh sistem melalui satu perintah sehingga membatasi kebutuhan akan kebijakan dan penyetelan khusus aplikasi.

Dengan aplikasi dan layanan cloud-native yang kerap mendorong transformasi digital, Red Hat Enterprise Linux 8 memberikan dukungan penuh untuk toolkit container Red Hat. Berdasarkan standar terbuka, toolkit ini menghadirkan teknologi untuk membuat, menjalankan, dan berbagi aplikasi containerized. Hal ini membantu merampingkan pengembangan container dan menghilangkan kebutuhan akan daemon container yang besar dan kurang aman.

Setiap Pusat Data. Setiap Cloud. Setiap Aplikasi.

Red Hat Enterprise Linux 8 menggerakkan ekosistem mitra yang berkembang, seperti yang diharapkan dari Red Hat Enterprise Linux, yang mencakup ribuan aplikasi bersertifikat, image container Linux, konfigurasi hardware, dan penyedia cloud.

Dikembangkan atas kolaborasi mendalam yang ditempa oleh Red Hat dengan para pemimpin TI lainnya dan melalui pengujian ekstensif, Red Hat Enterprise Linux 8 mendorong nilai tambah untuk konfigurasi hardware dan beban kerja tertentu, termasuk arsitektur Arm dan POWER, serta aplikasi real-time dan solusi SAP.

Red Hat Enterprise Linux 8 membentuk fondasi untuk seluruh portofolio cloud hybrid Red Hat, dimulai dengan Red Hat OpenShift Container Platform 4 dan Red Hat OpenStack Platform 15 yang akan datang. Red Hat Enterprise Linux CoreOS yang akan dirilis juga dibangun berbasis Red Hat Enterprise Linux 8, yang merupakan sistem operasi dengan footprint minimal yang dirancang untuk menampung penyebaran RedHat OpenShift Container Platform.

Red Hat Enterprise Linux 8 juga didukung secara luas sebagai sistem operasi tamu pada infrastruktur cloud hybrid Red Hat, termasuk Red Hat OpenShift 4, Red Hat OpenStack Platform 15 dan Red Hat Virtualization 4.3.

Peluncuran Red Hat Enterprise Linux 8 juga bertepatan dengan ketersediaan umum Red Hat Universal Base Image, image userspace yang berasal dari Red Hat Enterprise Linux untuk membangun container Linux bersertifikat Red Hat.

Red Hat Universal Base Image tersedia bagi semua pengembang dengan atau tanpa berlangganan Red Hat Enterprise Linux sehingga menyediakan fondasi yang lebih aman dan andal untuk membangun aplikasi containerized yang siap dipakai oleh perusahaan enterprise. Aplikasi yang dibangun dengan Universal Base Image dapat dijalankan di mana saja dengan manfaat dari siklus hidup Red Hat Enterprise Linux dan dukungan dari Red Hat ketika dijalankan pada Red Hat Enterprise Linux atau Red Hat OpenShift Container Platform.

 

 

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas