BERBISNIS

Red Hat Umumkan 1.000 Perusahaan Enterprise di Seluruh Dunia yang Mengadopsi Red Hat OpenShift Container Platform untuk Memperkuat Aplikasi Bisnisnya

Views

Red Hat, Inc, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, telah  mengumumkan bahwa lebih dari 1.000 pelanggan menggunakan Red Hat OpenShift Container Platform, yang dapat memperkuat posisi Red Hat sebagai pemimpin cloud hybrid dan Kubernetes enterprise.

Tonggak sejarah  tersebut terjadi saat Red Hat mengumumkan ketersediaan Red Hat OpenShift 4, generasi terbaru dari platform Kubernetes enterprise yang terpercaya, yang menghadirkan kemudahan bagaikan cloud dengan operasi otomatisasi full-stack di cloud hybrid.

Ashesh Badani, Senior Vice President, Cloud Platforms, Red Hat mengungkapkan bahwa Red Hat telah memimpin di industri ini dengan kehadiran Kubernetes enterprise-ready dan Open Hybrid Cloud, yang menjadikan inovasi dapat diakses oleh perusahaan-perusahaan enterprise dunia.

“Dengan lebih dari 1.000 pelanggan yang menggunakan Red Hat OpenShift hanya dalam beberapa tahun, kami melihat ini sebagai tonggak perdana dalam transformasi yang jauh lebih besar yang terjadi di setiap industri. Kami merasa optimis akan masa depan,” ujar Ashesh Badani, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/05/2019).

Menurut  451 Research memperkirakan pasar software container aplikasi akan meningkat lebih dari 5,5 dolar AS miliar pada tahun 2023 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 28%. Dengan terus berkembangnya ranah teknologi ini, semakin banyak perusahaan mempercayai Red Hat untuk mendukung upaya transformasi digital yang didukung oleh container dan Kubernetes. Tahun lalu, pelanggan Red Hat OpenShift meningkat hampir dua kali lipat.

Jay Lyman, Principal Analyst, Cloud Native and DevOps, 451 Research mengungkapkan bahwa Red Hat merupakan salah satu vendor pertama yang fokus pada penggunaan container dan Kubernetes enterprise. Software OpenShift-nya, yang terus menjadi produk Kubernetes unggulan di pasaran, menyederhanakan administrasi pusat kluster Kubernetes, lingkungan dan pengguna, serta mengotomatisasi instalasi dan pembaruan proses.

“Pendekatan Red Hat terhadap Kubernetes enterprise selaras dengan keinginan perusahaan-perusahaan enterprise, yang menjadikan Red Hat OpenShift Container Platform sebagai pemimpin di pasar Kubernetes enterprise dengan lebih dari 1.000 pelanggan,” ujarnya.

Mulai dari perusahaan energi hingga perindustrian, semakin banyak perusahaan menggunakan Red Hat OpenShift, solusi Kubernetes enterprise terkemuka, untuk mentransformasi industri mereka.

Para pelanggan Red Hat OpenShift mewakili perusahaan-perusahaan yang menggunakan container dan Kubernetes untuk infrastruktur hybrid mereka. Red Hat OpenShift mendukung usaha para pelanggan di seluruh dunia dan dari berbagai industri. Industri-industri seperti otomotif, layanan keuangan, perhotelan, asuransi, logistik, ritel, perjalanan, telekomunikasi, lembaga pemerintah dan lain-lain, mengandalkan OpenShift sebagai platform Kubernetes mereka.

Para pelanggan seperti Bank ANZ, Banco Santander, Cathay Pacific, Copel Telecom, GE, Lufthansa Technik, Macquarie Bank, Miles and More GmbH, Paychex, Porsche Informatik, Sabre, Swisscom AG, Via Varejo, dan X by Orange merupakan beberapa perusahaan yang memanfaatkan Red Hat OpenShift, termasuk pemenang penghargaan Red Hat Innovation Awards tahun ini, yaitu BP, Deutsche Bank, Emirates NBD, HCA Healthcare, dan Kohl’s.

Hampir 50% dari perusahaan-perusahaan dalam daftar Fortune 100 menggunakan Red Hat OpenShift. Hampir 30% dari perusahaan-perusahaan dalam daftar Fortune Global 500 menggunakan OpenShift, yaitu:

  • 2 dari 3 perusahaan energi teratas
  • 2 dari 3 perusahaan perhotelan teratas
  • 2 dari 3 perusahaan telekomunikasi teratas
  • 3 dari 5 perusahaan kedirgantaraan teratas
  • 4 dari 5 perusahaan industri teratas
  • 3 dari 10 perusahaan keuangan teratas
  • 4 dari 10 perusahaan ritel teratas
  • 5 dari 10 perusahaan layanan kesehatan teratas
  • 5 dari 10 perusahaan transportasi teratas

Transformasi Digital Didukung oleh Kubernetes Enterprise di Seluruh Cloud Hybrid

Karena semakin banyak perusahaan mentransformasi bisnis mereka dengan aplikasi yang menciptakan nilai baru, container Linux dan Kubernetes telah menjadi teknologi inti di pasar platform aplikasi cloud-native bernilai multimiliaran dolar ini. Red Hat OpenShift hadir sebagai platform cloud hybrid terbuka terkemuka guna menyatukan beragam teknologi ini, yang memungkinkan dan mempercepat pengembang enterprise dan tim operasi TI.

Beberapa contoh terkini terkait bagaimana perusahaan terkemuka memperoleh manfaat dari Kubernetes enterprise dari Red Hat, antara lain:

  • Lufthansa Technik, Red Hat OpenShift Container Storage menyediakan penyimpanan skalabel untuk platform tersebut dan Red Hat JBoss Enterprise Application Platform (JBoss EAP) menyediakan back-end untuk aplikasi-aplikasi Java AVIATAR milik Lufthansa Technik.
  • Macquarie Bank: Untuk mentransformasi infrastruktur perbankan digitalnya, Macquarie beralih ke solusi yang berbasis cloud dengan menggunakan Red Hat OpenShift Container Platform. Perusahaan ini menggunakan OpenShift untuk memodernisasi aplikasi lama secara berulang dan menggunakan layanan microservice dalam container guna menyederhanakan dan mengotomatisasi siklus hidup mereka.
  • Porsche Informatik GmbH: Industri otomobil kini tengah mengalami salah satu transformasi terbesar dalam 100 tahun lebih sejarah perjalanannya. Perusahaan ini menggunakan Red Hat OpenShift Container Platform dan Red Hat OpenShift Container Storage untuk mengatur aplikasi pelanggan akhir dan mendukung proses pengembangan portabel.
  • X by Orange: Red Hat OpenShift Container Platform membantu X by Orange untuk lebih cepat menciptakan dan merilis layanan baru, serta menghadirkan platform Kubernetes “penyedia agnostik” pada infrastruktur multicloud.

Red Hat OpenShift merupakan platform Kubernetes enterprise terkemuka, dengan operasi otomatis untuk mengelola cloud hybrid dan penyebaran multicloud, yang dioptimalkan untuk produktivitas pengembang dan inovasi tanpa gesekan.

Red Hat OpenShift dijalankan pada Red Hat Enterprise Linux, sistem operasi Linux komersial yang paling banyak digunakan di cloud publik. Lebih dari 90% perusahaan dalam daftar Fortune 500 mempercayai Red Hat.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »